Sunday, July 3, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Poundsterling Inggris Terfokus Data Domestik Dan Pembicaraan AS Dengan China

Must Read

Euro Membalik Kerugian saat Dolar AS Terjatuh

Euro pulih pada Kamis dari level terendah dua minggu terhadap dolar, yang tersendat setelah data inflasi baru...

Harga Minyak Kembali Naik Setelah Terjatuh di Sesi Sebelumnya

Harga minyak naik tipis di awal perdagangan pada hari Jumat, setelah tenggelam di sesi sebelumnya karena OPEC+...

80.000 Miliuner Bitcoin Musnah dalam Kehancuran Besar Kripto 2022

Lebih dari 80.000 investor Bitcoin (BTC) telah dicabut status miliunernya karena penurunan pasar kripto, tetapi harga yang...

Perdagangan di hari Jumat (9/5) walupun pada Poundsterling Inggris terlihat ada minat beli di sekitar level harga 1,3015 tapi secara luas pasangan GBPUSD masih tertahan di oleh SMA 100 skala harian. Pasangan ini masih terlihat tertahan pada kawasan tersebut karena Inggris sangat minim sekali rilis data ekonomi yang juga bertepatan oleh naiknya perhatian pasar terhadap pembicaraan dagang antara AS dengan China. Beberapa waktu terakhir memang sudah berhembus kabar pembaruan mengenai Brexit dan dinamika politik Inggris. Tapi pasar hanya merespon hal tersebut dengan volume perdagangan yang sedikit atau cenderung normal.

Hari Kamis kemarin (8/5) mata uang Poundsterling Inggris mendapatkan dorongan-dorongan positif terhadap Dolar AS. Hal ini terjadi setelah Perdana Menteri Inggris May menerima dukungan dalam jangka pendek. PM May sangat beruntung atas dukungan dan bantuan tersebut untuk mengamankan posisinya ditengah kondisi kursi kekuasaanya yang mulai terancam oleh para pihak oposisi.

Berdasarkan laporan berita dari Bloomberg mengatakan bahwa saat ini Tories memutuskan untuk mundur dari jalan yang sudah dipilihnya untuk mengubah peraturan dengan tujuan menantang posisi PM May. Dengan keputusan Tories untuk mulai mundur dari rencananya memberikan dukungan-dukungan positif pada pergerakan Poundsterling Inggris terhadap Dolar AS. Selain itu  pasangan GBPUSD bisa berhati-hati dengan adanya peristiwa penting hari ini yaitu mengenai pembicaraan kesepakatan dagang antara AS dengan China di Washington.

Presiden Trump sendiri masih memegang teguh apa yang sudah dia sampaikan mengenai ancaman kenaikan tarif atas barang China senilai $325 menjadi 25 persen. Memang China saat ini masih terkesan diam atas ancaman tersebut, tapi jika memang diperlukan China akan melakukan aksi balasan atas ancaman itu. Sementara itu Pound nanti sore akan terfokus ke data mengenai Produk Domestik Bruto dan Produksi sektor Manufaktur Inggris serta IHK dari AS.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Euro Membalik Kerugian saat Dolar AS Terjatuh

Euro pulih pada Kamis dari level terendah dua minggu terhadap dolar, yang tersendat setelah data inflasi baru...

Harga Minyak Kembali Naik Setelah Terjatuh di Sesi Sebelumnya

Harga minyak naik tipis di awal perdagangan pada hari Jumat, setelah tenggelam di sesi sebelumnya karena OPEC+ mengatakan akan tetap pada rencana...

80.000 Miliuner Bitcoin Musnah dalam Kehancuran Besar Kripto 2022

Lebih dari 80.000 investor Bitcoin (BTC) telah dicabut status miliunernya karena penurunan pasar kripto, tetapi harga yang lebih rendah berarti jumlah koin...

Coinbase ingin Ekspansi ke Eropa di tengah Crypto Winter

Coinbase memperluas operasinya ke berbagai negara di Eropa di tengah "crypto winter." Meskipun memberhentikan banyak karyawan dan membatalkan tawaran pekerjaan, wakil presiden...

Binance akan Bantu Kamboja dalam Mengembangkan Peraturan Kripto

Pertukaran kripto Binance telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Securities and Exchange Regulator of Cambodia (SERC), menurut pengumuman 30 Juni.
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -