Thursday, January 27, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Poundsterling Inggris Terfokus Data Domestik Dan Pembicaraan AS Dengan China

Must Read

Minyak Jatuh Karena Aksi Ambil Untung Setelah Mencetak High Baru

Harga minyak turun pada hari Kamis karena investor menguangkan keuntungan dari kenaikan 2% di sesi sebelumnya setelah...

Dolar Naik Karena Dorongan Petunjuk Kenaikan Suku Bunga Fed

Dolar naik pada Kamis pagi di Asia, mencapai tertinggi multi-minggu. Mata uang safe-haven AS mendapat dorongan setelah...

Minyak Global Brent Mencapai $90 di Ukraina, Narasi OPEC

ika Anda berusaha cukup keras, Anda akan sampai di sana, kata pepatah. Tidak ada...

Perdagangan di hari Jumat (9/5) walupun pada Poundsterling Inggris terlihat ada minat beli di sekitar level harga 1,3015 tapi secara luas pasangan GBPUSD masih tertahan di oleh SMA 100 skala harian. Pasangan ini masih terlihat tertahan pada kawasan tersebut karena Inggris sangat minim sekali rilis data ekonomi yang juga bertepatan oleh naiknya perhatian pasar terhadap pembicaraan dagang antara AS dengan China. Beberapa waktu terakhir memang sudah berhembus kabar pembaruan mengenai Brexit dan dinamika politik Inggris. Tapi pasar hanya merespon hal tersebut dengan volume perdagangan yang sedikit atau cenderung normal.

Hari Kamis kemarin (8/5) mata uang Poundsterling Inggris mendapatkan dorongan-dorongan positif terhadap Dolar AS. Hal ini terjadi setelah Perdana Menteri Inggris May menerima dukungan dalam jangka pendek. PM May sangat beruntung atas dukungan dan bantuan tersebut untuk mengamankan posisinya ditengah kondisi kursi kekuasaanya yang mulai terancam oleh para pihak oposisi.

Berdasarkan laporan berita dari Bloomberg mengatakan bahwa saat ini Tories memutuskan untuk mundur dari jalan yang sudah dipilihnya untuk mengubah peraturan dengan tujuan menantang posisi PM May. Dengan keputusan Tories untuk mulai mundur dari rencananya memberikan dukungan-dukungan positif pada pergerakan Poundsterling Inggris terhadap Dolar AS. Selain itu  pasangan GBPUSD bisa berhati-hati dengan adanya peristiwa penting hari ini yaitu mengenai pembicaraan kesepakatan dagang antara AS dengan China di Washington.

Presiden Trump sendiri masih memegang teguh apa yang sudah dia sampaikan mengenai ancaman kenaikan tarif atas barang China senilai $325 menjadi 25 persen. Memang China saat ini masih terkesan diam atas ancaman tersebut, tapi jika memang diperlukan China akan melakukan aksi balasan atas ancaman itu. Sementara itu Pound nanti sore akan terfokus ke data mengenai Produk Domestik Bruto dan Produksi sektor Manufaktur Inggris serta IHK dari AS.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Jatuh Karena Aksi Ambil Untung Setelah Mencetak High Baru

Harga minyak turun pada hari Kamis karena investor menguangkan keuntungan dari kenaikan 2% di sesi sebelumnya setelah...

Dolar Naik Karena Dorongan Petunjuk Kenaikan Suku Bunga Fed

Dolar naik pada Kamis pagi di Asia, mencapai tertinggi multi-minggu. Mata uang safe-haven AS mendapat dorongan setelah ketua Federal Reserve AS Jerome...

Minyak Global Brent Mencapai $90 di Ukraina, Narasi OPEC

ika Anda berusaha cukup keras, Anda akan sampai di sana, kata pepatah. Tidak ada kata-kata yang lebih benar yang...

Dolar Sentuh Tertinggi 5-Minggu Pasca Keputusan Kebijakan Fed

Dolar naik ke level tertinggi lima minggu pada hari Rabu setelah Federal Reserve mengatakan kemungkinan akan menaikkan suku bunga AS pada bulan...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 27 Januari 2022

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -