>
Home / berita / Berita Harian Forex / Poundsterling Inggris Terhadap USD Tetap Bertahan Ketika Sentimen Resiko Bergejolak

Poundsterling Inggris Terhadap USD Tetap Bertahan Ketika Sentimen Resiko Bergejolak

Gejolak sentimen risiko beberapa waktu terakhir tidak mampu menggerakkan pasangan mata uang Poundsterling Inggris terhadap USD. Pasangan ini tetap mempertahankan posisinya di sekitar level harga 1,2060 mendekati pembukaan sesi dagang kawasan Eropa hari Kamis (15/8).

Respon pasar terhadap risiko cukup terlambat pasalnya data dari China mengenai aktivitas dilaporkan cukup mengecewakan. Selain itu perang perdagangan AS-China turut menjadi penyebab utama risiko tinggi pada pasar yang menyebabkan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS 10 dan 2 tahun. Bahkan karena perdagangan yang sangat beresiko turut menyeret imbal hasil AS 30 tahun menuju ke titik paling rendah di bawah level 2,0 persen.

Sementara itu dari dalam Poundsterling Inggris, pimpinan dari partai Buruh yaitu Jeremy Corbyn menyatakan dengan tegas akan mengajukan mosi tidak percaya terhadap PM Boris. Dia akan mengajukannya setelah dirasa mendapat dukungan yang cukup dan akan diajukan pada awal bulan September.

Berdasarkan dari Reuters bahwa telah mempersiapkan untuk menunda Brexit dan akan memimpin pemerintahan jika memang PM Boris gagal saat pemilihan suara di dalam parlemen Inggris. Dari The Guardian juga melaporkan berita mengenai PM Boris telah memunculkan berbagai respon lintas partai atas komentarnya mengenai Brexit gabungan.

Sisi yang mampu mendorong penguatan Poundsterling Inggris data dari hubungan Inggris-Iran. Dikabarkan bahwa Marinir dari Kerajaan Inggris telah menyetujui untuk melepas kapal tanker milik Iran yang sebelumnya sempat disita. Hal ini secara otomatis akan menurunkan tensi ketegangan geopolitik kedua negara dan membangkitkan minat pada aset berisiko.

Fokus GBPUSD selanjutnya akan tertuju ke data mengenai penjualan ritel dari Inggris dan AS. Data Inggris ini diprediksi akan mengalami penurunan menuju 2,6 persen dan -0,2 persen dari sebelumnya di 3,8 persen dan 1,0 persen dalam tahunan dan bulanan. Untuk AS diprediksi akan berada di 0,3 persen dari sebelumnya di 0,4 persen.

About Wida Yodik

Check Also

Dolar AS

Dolar AS Menguat Karena Optimisme Dalam Negeri dan Perdagangan

Perdagangan pada pasangan mata uang USDJPY terlihat masih bertahan di sekitar level harga 106. Dolar …

Leave a Reply