Monday, May 17, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Poundsterling Inggris Tertekan Di Tengah Pelemahan USD, Menunggu KTT Nato dan Data Inggris

Must Read

Animoca Brands Selesaikan Peningkatan Modal dengan Valuasi $ 1 Miliar

Pengembang game yang berfokus pada NFT, Animoca Brands, telah mengumumkan penyelesaian peningkatan modal sebesar $ 88.888.888 berdasarkan...

Bank of Korea ingin Memantau Aktivitas Perdagangan Crypto

Bank of Korea dilaporkan memiliki rencana untuk mempertahankan pengawasan ketat pada aktivitas perdagangan crypto melalui rekening bank...

Bank Sentral Bahrain dan JPMorgan akan Mengerjakan Uji Penyelesaian CBDC

Pemerintah Bahrain, negara Arab terkaya ketiga, bekerja sama dengan bank investasi Amerika JPMorgan Chase dalam proyek percontohan...

Perdagangan di sekitar Poundsterling Inggris hari ini terus mengalami pelemahan di tengah penguatan Dolar AS. Saat ini pasangan GBPUSD terus mengalami penurunan menuju ke level harga 1,2940 saat mendekati pembukaan sesi dagang kawasan Eropa hari Selasa (3/12). Pelemahan Poundsterling diduga terjadi karena adanya dinamika politik Inggris menjelang pemilihan umum. Pasar juga berhati-hati karena Trump akan menuju ke Inggris dalam acara pertemuan NATO.

Sementara itu dari politik Inggris, jajak pendapat dari Survation saat ini menampilkan hasil bahwa Konservatif hanya unggul sekitar sembilan poin di atas partai Buruh. Pasar sendiri memberikan respon negatif setelah pimpinan Tory terus diserang oleh media dan juga pihak oposisi. Hal ini akan mengancam potensi kemenangan Konservatif pada pemilihan mendatang. Hal ini membuat Poundsterling Inggris sepi pembeli.

Dari sisi AS, USD mengalami pelemahan setelah kemarin Presiden Trump kembali menyampaikan pengumuman tentang langkah preferensi ekonomi dalam proteksionisme perdagangan. Selain itu konflik politik AS-China mengenai Hong Kong terus menyebabkan greenback melemah dan membuat USD tertekan.

Fokus pedagang saat ini tertuju ke pertemuan KTT NATO di London dimana Presiden Trump akan hadir. Walaupun tidak ada hal yang besar dari pertemuan tersebut, tapi pihak oposisi akan berusaha memperkuat dugaan mereka bahwa PM Boris akan melakukan penjualan Sistem Kesehatan Nasional Inggris ke pemerintah AS.

Poundsterling Inggris pada hari ini akan mengawasi rilis data mengenai indeks manajer pembelian sektor konstruksi. Data ini akan mampu menjadi katalis penggerak bagi pasangan GBPUSD hari ini. Selain itu dinamika politik Inggris menjelang pemilihan juga akan terus memberikan dampak bagi Pound. Kabar-kabar perdagangan juga menjadi katalis yang cukup dinantikan oleh para pelaku pasar dan investor.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Animoca Brands Selesaikan Peningkatan Modal dengan Valuasi $ 1 Miliar

Pengembang game yang berfokus pada NFT, Animoca Brands, telah mengumumkan penyelesaian peningkatan modal sebesar $ 88.888.888 berdasarkan...

Bank of Korea ingin Memantau Aktivitas Perdagangan Crypto

Bank of Korea dilaporkan memiliki rencana untuk mempertahankan pengawasan ketat pada aktivitas perdagangan crypto melalui rekening bank nama asli.

Bank Sentral Bahrain dan JPMorgan akan Mengerjakan Uji Penyelesaian CBDC

Pemerintah Bahrain, negara Arab terkaya ketiga, bekerja sama dengan bank investasi Amerika JPMorgan Chase dalam proyek percontohan penyelesaian mata uang digital.

Rick Rieder dari BlackRock: Bitcoin Tahan Lama

Rick Rieder, kepala investasi di BlackRock Financial Management, menolak keputusan CEO Telsa Elon Musk untuk menjatuhkan Bitcoin sebagai bentuk pembayaran.

Tether Ungkapkan Perincian Cadangan Penuh untuk Pertama Kalinya

Tether Holdings Limited, perusahaan di balik stablecoin Tether (USDT) yang populer, merilis perincian penuh dari cadangannya pada hari Kamis, menawarkan lebih banyak...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -