Monday, August 10, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Poundsterling Inggris Tertekan Di Tengah Pelemahan USD, Menunggu KTT Nato dan Data Inggris

Must Read

Bitcoin Hampir Sebesar Bank of America

Semua modal spekulatif yang diinvestasikan dalam Bitcoin (BTC) saat ini berjumlah hanya beberapa miliar dolar di bawah...

GBPUSD Bangkit Kembali Setelah Memanfaatkan Kegagalan Pemulihan Dolar AS

Sepanjang sesi akhir Asia hari Senin ini (10/8) pasangan mata uang GBPUSD mampu bergerak positif dengan mencatatkan...

EURUSD Hari Ini Tanpa Arah Menunggu Berita Stimulus AS dan Pembaruan Arah Risiko

Arah EURUSD hari ini tampak tidak begitu jelas hanya naik turun ketika berhadapan dengan Dolar AS di...

Perdagangan di sekitar Poundsterling Inggris hari ini terus mengalami pelemahan di tengah penguatan Dolar AS. Saat ini pasangan GBPUSD terus mengalami penurunan menuju ke level harga 1,2940 saat mendekati pembukaan sesi dagang kawasan Eropa hari Selasa (3/12). Pelemahan Poundsterling diduga terjadi karena adanya dinamika politik Inggris menjelang pemilihan umum. Pasar juga berhati-hati karena Trump akan menuju ke Inggris dalam acara pertemuan NATO.

Sementara itu dari politik Inggris, jajak pendapat dari Survation saat ini menampilkan hasil bahwa Konservatif hanya unggul sekitar sembilan poin di atas partai Buruh. Pasar sendiri memberikan respon negatif setelah pimpinan Tory terus diserang oleh media dan juga pihak oposisi. Hal ini akan mengancam potensi kemenangan Konservatif pada pemilihan mendatang. Hal ini membuat Poundsterling Inggris sepi pembeli.

Dari sisi AS, USD mengalami pelemahan setelah kemarin Presiden Trump kembali menyampaikan pengumuman tentang langkah preferensi ekonomi dalam proteksionisme perdagangan. Selain itu konflik politik AS-China mengenai Hong Kong terus menyebabkan greenback melemah dan membuat USD tertekan.

Fokus pedagang saat ini tertuju ke pertemuan KTT NATO di London dimana Presiden Trump akan hadir. Walaupun tidak ada hal yang besar dari pertemuan tersebut, tapi pihak oposisi akan berusaha memperkuat dugaan mereka bahwa PM Boris akan melakukan penjualan Sistem Kesehatan Nasional Inggris ke pemerintah AS.

Poundsterling Inggris pada hari ini akan mengawasi rilis data mengenai indeks manajer pembelian sektor konstruksi. Data ini akan mampu menjadi katalis penggerak bagi pasangan GBPUSD hari ini. Selain itu dinamika politik Inggris menjelang pemilihan juga akan terus memberikan dampak bagi Pound. Kabar-kabar perdagangan juga menjadi katalis yang cukup dinantikan oleh para pelaku pasar dan investor.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Bitcoin Hampir Sebesar Bank of America

Semua modal spekulatif yang diinvestasikan dalam Bitcoin (BTC) saat ini berjumlah hanya beberapa miliar dolar di bawah...

GBPUSD Bangkit Kembali Setelah Memanfaatkan Kegagalan Pemulihan Dolar AS

Sepanjang sesi akhir Asia hari Senin ini (10/8) pasangan mata uang GBPUSD mampu bergerak positif dengan mencatatkan kenaikan 0,16%. Dengan momentum Poundsterling...

EURUSD Hari Ini Tanpa Arah Menunggu Berita Stimulus AS dan Pembaruan Arah Risiko

Arah EURUSD hari ini tampak tidak begitu jelas hanya naik turun ketika berhadapan dengan Dolar AS di sepanjang sesi Asia hari Senin...

Harga Minyak Mentah Berpeluang Naik Pasca Komentar Aramco, Arah Risiko Akan Terus Diperhatikan

Beberapa saat yang lalu ada berita yang langsung meluas mengenai komentar yang disampaikan oleh produsen minyak Arab Saudi yaitu Aramco. Pasca komentar...

Data China Gagal Membawa AUDJPY Naik, Dolar Australia Terbebani Masalah Dalam Negeri

Permintaan terhadap mata uang Dolar Australia melemah lebih panjang sepanjang sesi Asia hari Senin ini (10/8). Mata uang Dolar Australia gagal untuk...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -