Monday, December 6, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Poundsterling Inggris Tertekan Di Tengah Pelemahan USD, Menunggu KTT Nato dan Data Inggris

Must Read

Emas Naik, Investor Menunggu Langkah Fed Selanjutnya

Emas naik pada Senin pagi di Asia, dengan investor terus mencerna laporan AS yang beragam dan mempertimbangkan...

Minyak Naik Lebih dari $1 Setelah Kenaikan Harga di Saudi

Harga minyak naik lebih dari $ 1 per barel pada Senin setelah eksportir utama Arab Saudi menaikkan...

FTX Rilis Proposal Regulasi Kripto sebelum Sidang Kongres AS

Pertukaran cryptocurrency yang berbasis di Bahama, FTX, merilis daftar prinsip dan proposal untuk membantu pembuat kebijakan membangun...

Perdagangan di sekitar Poundsterling Inggris hari ini terus mengalami pelemahan di tengah penguatan Dolar AS. Saat ini pasangan GBPUSD terus mengalami penurunan menuju ke level harga 1,2940 saat mendekati pembukaan sesi dagang kawasan Eropa hari Selasa (3/12). Pelemahan Poundsterling diduga terjadi karena adanya dinamika politik Inggris menjelang pemilihan umum. Pasar juga berhati-hati karena Trump akan menuju ke Inggris dalam acara pertemuan NATO.

Sementara itu dari politik Inggris, jajak pendapat dari Survation saat ini menampilkan hasil bahwa Konservatif hanya unggul sekitar sembilan poin di atas partai Buruh. Pasar sendiri memberikan respon negatif setelah pimpinan Tory terus diserang oleh media dan juga pihak oposisi. Hal ini akan mengancam potensi kemenangan Konservatif pada pemilihan mendatang. Hal ini membuat Poundsterling Inggris sepi pembeli.

Dari sisi AS, USD mengalami pelemahan setelah kemarin Presiden Trump kembali menyampaikan pengumuman tentang langkah preferensi ekonomi dalam proteksionisme perdagangan. Selain itu konflik politik AS-China mengenai Hong Kong terus menyebabkan greenback melemah dan membuat USD tertekan.

Fokus pedagang saat ini tertuju ke pertemuan KTT NATO di London dimana Presiden Trump akan hadir. Walaupun tidak ada hal yang besar dari pertemuan tersebut, tapi pihak oposisi akan berusaha memperkuat dugaan mereka bahwa PM Boris akan melakukan penjualan Sistem Kesehatan Nasional Inggris ke pemerintah AS.

Poundsterling Inggris pada hari ini akan mengawasi rilis data mengenai indeks manajer pembelian sektor konstruksi. Data ini akan mampu menjadi katalis penggerak bagi pasangan GBPUSD hari ini. Selain itu dinamika politik Inggris menjelang pemilihan juga akan terus memberikan dampak bagi Pound. Kabar-kabar perdagangan juga menjadi katalis yang cukup dinantikan oleh para pelaku pasar dan investor.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Emas Naik, Investor Menunggu Langkah Fed Selanjutnya

Emas naik pada Senin pagi di Asia, dengan investor terus mencerna laporan AS yang beragam dan mempertimbangkan...

Minyak Naik Lebih dari $1 Setelah Kenaikan Harga di Saudi

Harga minyak naik lebih dari $ 1 per barel pada Senin setelah eksportir utama Arab Saudi menaikkan harga minyak mentahnya yang dijual...

FTX Rilis Proposal Regulasi Kripto sebelum Sidang Kongres AS

Pertukaran cryptocurrency yang berbasis di Bahama, FTX, merilis daftar prinsip dan proposal untuk membantu pembuat kebijakan membangun kerangka peraturan. Kebijakan tersebut merekomendasikan...

Jatuhnya Harga Minyak Telah Mengajarkan Shale AS Pelajaran Berharga

Koreksi harga minyak besar-besaran pada November 2021, yang ternyata menjadi bulan terburuk untuk minyak mentah sejak Maret 2020, terjadi tepat ketika produsen...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 6 Desember 2021

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -