Saturday, January 18, 2020
No menu items!
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Poundsterling Inggris Tertekan Di Tengah Pelemahan USD, Menunggu KTT Nato dan Data Inggris

Must Read

Pejabat Thailand akan Menyelidiki Skema Piramida Crypto

Seorang pengacara hak asasi manusia yang mewakili para korban dugaan skema piramida cryptocurrency di Thailand membawa kasus...

Zcash Akhirnya Memiliki Transaksi Pribadi di Ponsel dengan Rilis SDK

Pengembang nirlaba di belakang token Zcash (ZEC), Electric Coin Co. (ECC), telah merilis pada 15 Januari lalu,...

Liquid Membatalkan Penjualan Token Gram Telegram, Kembalikan Dana ke Investor

Liquid Exchange telah membatalkan penjualan token Gram Telegram Open Network (TON), menurut postingan perusahaan pada 10 Januari....

Perdagangan di sekitar Poundsterling Inggris hari ini terus mengalami pelemahan di tengah penguatan Dolar AS. Saat ini pasangan GBPUSD terus mengalami penurunan menuju ke level harga 1,2940 saat mendekati pembukaan sesi dagang kawasan Eropa hari Selasa (3/12). Pelemahan Poundsterling diduga terjadi karena adanya dinamika politik Inggris menjelang pemilihan umum. Pasar juga berhati-hati karena Trump akan menuju ke Inggris dalam acara pertemuan NATO.

Sementara itu dari politik Inggris, jajak pendapat dari Survation saat ini menampilkan hasil bahwa Konservatif hanya unggul sekitar sembilan poin di atas partai Buruh. Pasar sendiri memberikan respon negatif setelah pimpinan Tory terus diserang oleh media dan juga pihak oposisi. Hal ini akan mengancam potensi kemenangan Konservatif pada pemilihan mendatang. Hal ini membuat Poundsterling Inggris sepi pembeli.

Dari sisi AS, USD mengalami pelemahan setelah kemarin Presiden Trump kembali menyampaikan pengumuman tentang langkah preferensi ekonomi dalam proteksionisme perdagangan. Selain itu konflik politik AS-China mengenai Hong Kong terus menyebabkan greenback melemah dan membuat USD tertekan.

Fokus pedagang saat ini tertuju ke pertemuan KTT NATO di London dimana Presiden Trump akan hadir. Walaupun tidak ada hal yang besar dari pertemuan tersebut, tapi pihak oposisi akan berusaha memperkuat dugaan mereka bahwa PM Boris akan melakukan penjualan Sistem Kesehatan Nasional Inggris ke pemerintah AS.

Poundsterling Inggris pada hari ini akan mengawasi rilis data mengenai indeks manajer pembelian sektor konstruksi. Data ini akan mampu menjadi katalis penggerak bagi pasangan GBPUSD hari ini. Selain itu dinamika politik Inggris menjelang pemilihan juga akan terus memberikan dampak bagi Pound. Kabar-kabar perdagangan juga menjadi katalis yang cukup dinantikan oleh para pelaku pasar dan investor.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Pejabat Thailand akan Menyelidiki Skema Piramida Crypto

Seorang pengacara hak asasi manusia yang mewakili para korban dugaan skema piramida cryptocurrency di Thailand membawa kasus...

Zcash Akhirnya Memiliki Transaksi Pribadi di Ponsel dengan Rilis SDK

Pengembang nirlaba di belakang token Zcash (ZEC), Electric Coin Co. (ECC), telah merilis pada 15 Januari lalu, serangkaian sumber daya untuk memfasilitasi...

Liquid Membatalkan Penjualan Token Gram Telegram, Kembalikan Dana ke Investor

Liquid Exchange telah membatalkan penjualan token Gram Telegram Open Network (TON), menurut postingan perusahaan pada 10 Januari. Liquid telah mengembalikan dana semua...

USDCAD Merosot Dalam Setelah Minyak Mentah Naik, Selanjutnya Menunggu Penjualan Eceran AS

Pergerakan pada pasangan mata uang USDCAD terus mengalami penurunan dan berusaha menuju ke level paling rendah dalam dua sesi beruntun. Perdagangan di hari Kamis...

Data China Yang Sangat Optimis Gagal Mendorong AUDJPY Untuk Melonjak Lebih Tinggi

Pergerakan pada pasangan mata uang Dolar Australia terhadap Yen Jepang tampak tidak berubah pasca rilis data ekonomi dari China. Beberapa waktu yang lalu China...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -