Thursday, January 27, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Poundsterling Inggris Tertekan Melawan USD, Fokus Ke Putusan Mahkamah Agung Inggris dan Data AS

Must Read

Minyak Jatuh Karena Aksi Ambil Untung Setelah Mencetak High Baru

Harga minyak turun pada hari Kamis karena investor menguangkan keuntungan dari kenaikan 2% di sesi sebelumnya setelah...

Dolar Naik Karena Dorongan Petunjuk Kenaikan Suku Bunga Fed

Dolar naik pada Kamis pagi di Asia, mencapai tertinggi multi-minggu. Mata uang safe-haven AS mendapat dorongan setelah...

Minyak Global Brent Mencapai $90 di Ukraina, Narasi OPEC

ika Anda berusaha cukup keras, Anda akan sampai di sana, kata pepatah. Tidak ada...

Perdagangan di sekitar mata uang Poundsterling Inggris tampak mengalami penurunan minat beli terhadap USD. Pasangan GBPUSD tetap berada dalam kondisi penurunan di sekitar level harga 1,2430 saat mendekati pembukaan sesi kawasan Eropa hari Selasa (24/9). Pasalnya sampai saat ini belum ada pembaruan kabar mengenai polemik Brexit yang berkepanjangan.

Beberapa kabar sebelumnya disampaikan proposal tidak dalam bentuk kertas yang disampaikan pemerintah kepada Uni Eropa kurang mampu memikat pada pimpinan Komisi. Proposal tersebut berisi masalah alternatif pengganti kesepakatan backstop Irlandia yang ingin dihapus oleh Inggris. Diskusi yang dilakukan pimpinan komisi Eropa yaitu Juncker dengan PM Boris saat di PBB tidak menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

Para penjual mata uang Poundsterling Inggris turut bergembira ketika J. Corbyn memenangkan kongres tahunan partai Buruh. Dikabarkan juga bahwa saat ini PM Boris sedang berada dalam pengawasan atas dugaan penggunaan uang rakyat untuk urusan pribadinya. Sebelumnya dia telah menyampaikan bahwa semua dilakukan dengan penuh kepatutan.

Selain dari siis Pound, penurunan yang terjadi pada pasangan GBPUSD juga didukung oleh optimisme Dolar AS. Beberapa waktu terakhir USD sangat diuntungkan dengan lonjakan tingkat aktivitas dan juga komentar dari ECB yang cukup dovish. Selain itu greenback juga mengalami kenaikan setelah ada kabar positif yang datang dari perdagangan AS dengan China.

Hari ini Poundsterling Inggris akan fokus ke putusan Mahkamah Agung Inggris yang disampaikan pada pukul 16:30 WIB. Putusan tersebut akan mengakhiri masalah apakah tindakan penangguhan parlemen oleh PM Boris melawan Undang-Undang atau tidak. Sementara itu dari sisi USD, akan ada rilis data dari AS mengenai tingkat keyakinan konsumen, indeks manufaktur Fed dan juga tingkat pasar perumahan untuk perdagangan pasangan jangka pendek.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Jatuh Karena Aksi Ambil Untung Setelah Mencetak High Baru

Harga minyak turun pada hari Kamis karena investor menguangkan keuntungan dari kenaikan 2% di sesi sebelumnya setelah...

Dolar Naik Karena Dorongan Petunjuk Kenaikan Suku Bunga Fed

Dolar naik pada Kamis pagi di Asia, mencapai tertinggi multi-minggu. Mata uang safe-haven AS mendapat dorongan setelah ketua Federal Reserve AS Jerome...

Minyak Global Brent Mencapai $90 di Ukraina, Narasi OPEC

ika Anda berusaha cukup keras, Anda akan sampai di sana, kata pepatah. Tidak ada kata-kata yang lebih benar yang...

Dolar Sentuh Tertinggi 5-Minggu Pasca Keputusan Kebijakan Fed

Dolar naik ke level tertinggi lima minggu pada hari Rabu setelah Federal Reserve mengatakan kemungkinan akan menaikkan suku bunga AS pada bulan...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 27 Januari 2022

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -