Wednesday, December 1, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Poundsterling Inggris Tertekan Terhadap Dolar AS Karena Optimisme Brexit Runtuh

Must Read

Bancor Perkenalkan Staking Pool Baru dan Perlindungan Kerugian Instan

Pembuat pasar otomatis terdesentralisasi (AMM) Bancor akan meluncurkan staking pool baru dan peningkatan mekanisme perlindungan kerugian yang...

Minyak Naik di Tengah Taruhan OPEC+ akan Menghentikan Kenaikan Produksi

Harga minyak naik pada hari Selasa, memperpanjang rebound dari penurunan minggu lalu di tengah meningkatnya ekspektasi produsen...

Dolar Turun Menuju Low Satu Minggu, Karena Melonggarnya Kekhawatiran Omicron

Dolar melemah pada Selasa pagi di Asia, tepat di atas level terendah satu minggu selama minggu sebelumnya,...

Perdagangan pada pasangan mata uang Poundsterling Inggris terhadap Dolar AS tampak terus mengalami penurunan saat sesi Asia berlangsung di hari Senin (14/10). Untuk ke depan pasangan GBPUSD mungkin akan memilih masuk ke mode defensif saat sesi Eropa berjalan nanti. Pasalnya optimisme Brexit yang telah terbangun pekan kemarin saat ini mengalami pemudaran.

Mata uang Pound mengalami penurunan cukup tajam sebagai respon atas komentar yang disampaikan oleh pihak Inggris dan Uni Eropa hari Minggu kemarin. Kedua pihak mengatakan bahwa masih ada banyak hal yang harus dilakukan untuk bisa mengamankan kesepakatan Brexit. Sebelumnya optimisme datang setelah PM Irlandia melakukan pertemuan dengan PM Inggris dalam pembicaraan mengenai perbatasan Irlandia.

Sementara itu dari sisi ekonomi, survei dari Deloitte menyatakan sebuah nada peringatan bahwa Brexit yang penuh ketidakpastian akan berdampak ke perusahaan dalam negeri. Mereka semua terpaksa akan melakukan pemangkasan rekrutmen pekerja sampai dengan 12 bulan mendatang. Kabar ini mungkin menjadi tekanan tambahan Poundsterling Inggris terhadap Dolar AS.

Selain itu bank sentral Inggris juga menyampaikan kepada The Telegraph bahwa bank sentral bisa saja mendukung perekonomian Inggris yang jatuh akibat Brexit. Namun jika pada akhirnya Brexit kembali ditunda aka akan membuat dukungan BoE terhambat.

Kondisi-kondisi ini membuka peluang pelemahan Poundsterling Inggris yang lebih panjang lagi saat sesi Eropa mulai dibuka nanti. Salah satu kunci arah Pound terletak pada pembaruan mengenai Brexit. Terutama jika ada jalan keluar masalah Brexit karena sudah dekat dengan deadline pada 31 Oktober.

Pasangan mata uang GBPUSD saat ini sedang berada di sekitar level harga 1,26 atau telah mewakili penurunan 0,37 persen sepanjang sesi Asia. Sebelumnya pasangan sempat melonjak karena kabar yang optimis dari Brexit pada akhir pekan kemarin.

 

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Bancor Perkenalkan Staking Pool Baru dan Perlindungan Kerugian Instan

Pembuat pasar otomatis terdesentralisasi (AMM) Bancor akan meluncurkan staking pool baru dan peningkatan mekanisme perlindungan kerugian yang...

Minyak Naik di Tengah Taruhan OPEC+ akan Menghentikan Kenaikan Produksi

Harga minyak naik pada hari Selasa, memperpanjang rebound dari penurunan minggu lalu di tengah meningkatnya ekspektasi produsen utama akan menghentikan rencana untuk...

Dolar Turun Menuju Low Satu Minggu, Karena Melonggarnya Kekhawatiran Omicron

Dolar melemah pada Selasa pagi di Asia, tepat di atas level terendah satu minggu selama minggu sebelumnya, karena kekhawatiran bahwa varian baru...

Kelly Strategic Management Mengajukan ETF Ethereum Futures

Perusahaan investasi yang berbasis di Denver, Kelly Strategic Management telah mengajukan dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) yang menawarkan eksposur ke kontrak...

Minyak Coba Memulihkan Beberapa Kerugian Karena Omicron

Pasar minyak memulihkan beberapa kerugian mengejutkan pekan lalu yang dipicu oleh kepanikan atas varian Omicron dari Covid setelah beberapa mengatakan bahwa jenisnya...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -