Tuesday, July 7, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Poundsterling Inggris Terus Bergerak Positif Walaupun Brexit Membebani

Must Read

AUDUSD Terus Mendaki Setelah Data Aussie Optimis dan Risk On Pasar

Tingkat inflasi berdasarkan TD Sekuritas Aussie disampaikan dengan hasil yang optimis untuk bulan Juni dalam bulanan dan...

USDJPY Bullish Setelah Risk On Mendominasi Pasar Keuangan

Pasangan mata uang USDJPY bullish saat sesi awal Asia di hari Senin ini (6/7). Salah satu faktor...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 7 JULI 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini...

Perdagangan Poundsterling Inggris di hari Selasa ini (25/6) terlihat sedang diperdagangkan dengan kenaikan-kenaikan cukup baik. Sekarang pasangan GBPUSD sedang berada di sekitar level harga 1,2750 mendekati pembukaan sesi dagang kawasan Eropa. Pound tampak terus mengalami penguatan walaupun kandidat terkuat Perdana Menteri yaitu Boris menyampaikan bahwa akan tetap menepati janjinya untuk keluar dari Uni Eropa pada akhir Oktober mendatang.

Bisa jadi dengan penguatan di sekitar Poundsterling Inggris disebabkan oleh kondisi Dolar AS yang terus melemah akibat pernyataan dovish dari Fed. Saat ini Greenback terlihat terus ditinggalkan pasar karena komentar Fed tersebut. Pasar menganggap dengan komentar tersebut memperlihatkan adanya sinyal bearish untuk masa-masa ke depan dan didorong oleh data-data yang dilaporkan mengecewakan. Selain itu pelemahan pada USD juga bisa diakibatkan oleh naiknya intensitas ketegangan geopolitik antara Iran dengan China dan juga konflik dagang AS dengan China yang belum menemui jalan keluar.

Boris Johnson sebagai salah satu kandidat paling kuat untuk jabatan Perdana Menteri selanjutnya menyampaikan komentar pada wawancara bersama BBC. Dalam kesempatan tersebut dia menyampaikan bahwa akan tetap menepati janji tenggat waktu mengenai Brexit. Boris juga menyampaikan bahwa sudah siap untuk menerima bantuan dari pihak Uni Eropa jika memang terjadi suatu masalah pada hard Brexit atau masalah mengenai perbatasan dengan Irlandia yang mana Boris berada di pihak soft boundaries.

Dari sisi data Poundsterling Inggris, survei mengenai perdagangan Inggris dilaporkan dengan hasil surut di -27 persen, sementara itu tingkat sentimen konsumen AS dilaporkan dengan kenaikan 134,1 terhadap data sebelumnya. Lalu data mengenai indeks harga rumah kemungkinan akan turun menuju ke 2,6 persen dari sebelumnya 2,7 persen. Data ini cukup bisa menggerakkan pasar GBPUSD dalam jangka pendek.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

AUDUSD Terus Mendaki Setelah Data Aussie Optimis dan Risk On Pasar

Tingkat inflasi berdasarkan TD Sekuritas Aussie disampaikan dengan hasil yang optimis untuk bulan Juni dalam bulanan dan...

USDJPY Bullish Setelah Risk On Mendominasi Pasar Keuangan

Pasangan mata uang USDJPY bullish saat sesi awal Asia di hari Senin ini (6/7). Salah satu faktor penyebab kenaikan pasangan adalah adanya...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 7 JULI 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...

USDJPY : Analisa Teknikal Harian 7 JULI 2020

Selamat Pagi pembaca, Analisa USDJPY hari ini memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini tampak berada dalam pola harga...

GBPUSD : Analisa Teknikal Harian 7 JULI 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, GBPUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini bergerak dalam sebuah pola harga...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -