Saturday, January 22, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Poundsterling Inggris Terus Terbebani Pembaruan Brexit

Must Read

Fed Terbitkan Makalah Diskusi tentang Dolar Digital

Federal Reserve AS membuka komentar kepada publik setelah merilis makalah diskusi tentang pro dan kontra dari mata...

EUR/USD Akhirnya Rebound Berkat Membaiknya Sentimen Pasar

Akhirnya pasangan mata uang EUR/USD akhirnya rebound seperti yang sudah diharapkan banyak investor menjelang perdagangan sesi Amerika...

Setelah Tembus Level Tertinggi 2014, Akhirnya Harga Minyak Merosot

Lagi-lagi harga minyak tergelincir lagi pada hari ini setelah berhasil menembus level tertingginya pada tahun 2014 yang...

Perdagangan awal pekan di hari Senin (18/3), pergerakan pasangan mata uang Poundsterling Inggris terhadap Yen Jepang tampak pada minat beli. Pasangan GBPJPY menuju ke level harga 148.20 di sesi awal perdagangan. Pasangan mata uang ini terus berada di bawah tekanan pasar ketika berhembus kabar terbaru dari perpolitikan Inggris yang mencobca menantang PM May. Tapi hal itu telah sirna dan Inggris tetap pada ekspektasi untuk keluar dari Uni Eropa dengan teratur.

Pekan lalu juga telah dilakukan pemungutan suara di Parlemen Inggris mengenai perpanjangan pada pasal 50. Hasil pemungutan suara memperlihatkan bahwa Parlemen menyetujui rencana tersebut dari awalnya di tanggal 29 Maret 2019. Hal ini membuat pergerakan mata uang Poundsterling Inggris mendapatkan momentum pergerakan. Perdana Menteri May sendiri juga telah mengatakan bahwa dia bisa mengajukan kepada Uni Eropa untuk perpanjangan Brexit selama tiga bulan dengan syarat jika proposal Brexit mendapat dukungan dari Parlemen Inggris.

Parlemen Inggris sebenarnya menyambut baik pernyataan PM May mengenai perpanjangan deadline Brexit. Tapi mayoritas anggota Parlemen Inggris juga tengah mempersiapkan diri untuk menjatuhkan PM May dari kursi kepemimpinannya. Dengan jumlah anggota parlemen sebanyak 40 orang, mengajukan penawaran kepada PM May untuk mengundurkan diri pada bulan April. Hal itu ditawarkan kepada PM May sebagai imbalan atas dukungan Parlemen terhadap proposal Brexit.

Untuk fokus pasar selanjutnya pada pergerakan Poundsterling Inggris, tersiar rumor yang akan menggerakkan pasangan GBPJPY mengenai apakah Theresa May mampu mengatur jadwal sehingga dapat dilaksanakan pemungutan suara proposal Brexit yang ketiga pada Selasa nanti atau kemungkinan terburuk Parlemen Inggris akan berusaha menjatuhkan PM Theresa May dari kursi kepemimpinannya. Kabar ini akan memicu pergerakan jangka pendek pada Pound.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Fed Terbitkan Makalah Diskusi tentang Dolar Digital

Federal Reserve AS membuka komentar kepada publik setelah merilis makalah diskusi tentang pro dan kontra dari mata...

EUR/USD Akhirnya Rebound Berkat Membaiknya Sentimen Pasar

Akhirnya pasangan mata uang EUR/USD akhirnya rebound seperti yang sudah diharapkan banyak investor menjelang perdagangan sesi Amerika serikat berkat sentimen pasar yang...

Setelah Tembus Level Tertinggi 2014, Akhirnya Harga Minyak Merosot

Lagi-lagi harga minyak tergelincir lagi pada hari ini setelah berhasil menembus level tertingginya pada tahun 2014 yang lalu. Di sesi sebelumnya, minyak...

Minyak Turun, Investor Mulai Mengambil Keuntungan

Minyak turun pada Jumat pagi di Asia, setelah naik ke level tertinggi tujuh tahun di awal pekan. Investor juga mencerna peningkatan yang...

Dolar Turun, Investor Pantau Inflasi dan Pengetatan Moneter Fed

Dolar melemah pada Jumat pagi di Asia. Kekhawatiran bahwa inflasi akan tetap tinggi dan bahwa Federal Reserve AS akan memperketat kebijakan moneternya...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -