Sunday, October 24, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Poundsterling Inggris Terus Terombang-ambing Di Tengah Sentimen Resiko Pasar

Must Read

Minyak Turun Karena Ketatnya Pasokan AS

Minyak turun pada Jumat pagi di Asia karena pasokan AS terus mengetat. Cairan hitam ditetapkan untuk akhir...

Dolar Turun Meskipun Data AS Positif

Dolar turun pada Jumat pagi di Asia dan bersiap untuk penurunan minggu kedua bahkan ketika data ekonomi...

Pengadilan Tinggi Pakistan Meminta Pemerintah untuk Mengatur Kripto

Pengadilan Tinggi Sindh (SHC), badan peradilan tertinggi di Provinsi Sindh Pakistan, telah meminta pemerintah untuk membuat modalitas...

Hari ini perdagangan pasangan mata uang Poundsterling Inggris terhadap Yen Jepang tampak pada minat beli. Kenaikan pasangan ini menuju ke level harga perdagangan di kawasan 147.60 hari Selasa (19/3). Sampai saat ini pasangan mata uang GBPJPY terus berjuang menghadapi badai resiko yang berkembang dan tekanan dari Brexit. Untuk perdagangan ke depan, para pelaku pasar dan investor akan fokus pada rilis data mengenai pekerjaan Inggris dan juga KTT Uni Eropa yang akan dihadiri oleh Perdana Menteri May.

Sementara itu sentimen resiko lainnya yang datang dari AS juga akan mempengaruhi pergerakan pasangan ini nantinya. Saat ini pasar sedang mengharapkan adanya pelonggaran dari kebijakan moneter yang diambil Fed serta Parlemen Inggris yang menolak proposal Brexit dari May membuat aset beresiko bergejolak. Beberapa rilis data dari Inggris juga akan mempengaruhi sentimen resiko untuk pergerakan Poundsterling Inggris lebih lanjut.

Kabar terbaru mengenai Brexit tersiar kabar bahwa Uni Eropa telah siap untuk memberikan perpanjangan Brexit sekitar tiga bulan sampai 30 Juni nanti. Selain itu kondisi perpolitikan Inggris juga tengah tergoncang ketika Tory meminta Perdana Menteri May untuk turun dari kursi kepemimpinannya. Tory mengancam akan mogok kerja jika memang Theresa May tidak mengabulkan permintaanya tersebut. Selain itu rilis data ekonomi dari AS, New Zealand dan Australia turut memberikan dampak untuk Poundsterling Inggris.

Pemungutan suara oleh Parlemen mengenai proposal Brexit dari May tampaknya juga gagal diselenggarakan pada hari Selasa ini. Karena Parlemen Inggris masih saja menolak isi dari kesepakatan tersebut. Terlebih PM May harus menghadiri KTT Uni Eropa tanpa membawa apapun. Untuk data Inggris diprediksi tidak akan ada perubahan data dari tingkat pengangguran dan pendapatan rata-rata.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Turun Karena Ketatnya Pasokan AS

Minyak turun pada Jumat pagi di Asia karena pasokan AS terus mengetat. Cairan hitam ditetapkan untuk akhir...

Dolar Turun Meskipun Data AS Positif

Dolar turun pada Jumat pagi di Asia dan bersiap untuk penurunan minggu kedua bahkan ketika data ekonomi yang optimis memberi mata uang...

Pengadilan Tinggi Pakistan Meminta Pemerintah untuk Mengatur Kripto

Pengadilan Tinggi Sindh (SHC), badan peradilan tertinggi di Provinsi Sindh Pakistan, telah meminta pemerintah untuk membuat modalitas untuk regulasi cryptocurrency.

Kapitalisasi Pasar Kripto Mencapai Level ATH Baru

Kapitalisasi pasar total semua cryptocurrency naik ke level tertinggi baru sepanjang masa pada hari Rabu, mengakhiri pemulihan dramatis selama berbulan-bulan yang menegaskan...

Animoca Brands Gandakan Valuasi dari Putaran Pendanaan Baru

Game NFT dan pengembang properti virtual Animoca Brands telah menggandakan valuasinya menjadi $2,2 miliar setelah menutup putaran pendanaan baru yang menghasilkan $65...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -