Saturday, February 22, 2020
No menu items!
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Poundsterling Inggris Tidak Bergerak Terhadap USD Karena Fokus Ke NFP AS

Must Read

Minyak Mentah Mundur Karena Kekhawatiran Virus, Mengabaikan Berita Saudi dan Penurunan Pasokan

Permintaan minyak mentah melemah membawa indeks minyak berjangka WTI turun menuju ke level harga 53.60 saat sesi Asia hari...

Emas Melonjak Ke Puncak 2013 Karena Kekhawatiran Perlambatan Global

Harga logam mulia diperdagangkan dengan kenaikan sepanjang empat hari terakhir berturut-turut. Di hari Jumat ini, emas bullish memperpanjang kenaikannya...

AUDUSD Gagal Memulihkan Diri Dari Terendah Satu Dekade Terakhir

Mata uang Dolar Australia sempat berusaha untuk memulihkan diri dari level paling rendah sepuluh tahun terakhir terhadap Dolar AS....

Hari ini perdagangan mata uang pada pasangan Poundsterling Inggris terhadap Dolar AS tampak tidak mengalami gerakan yang begitu besar. Secara luas saat ini memang pasar sedang menunggu data mengenai ketenagakerjaan dari Amerika Serikat. Bahkan dengan adanya berita mengenai kemenangan dari partai oposisi yaitu Partai Buruh dan adanya kabar mengenai perpanjangan Brexit tidak mampu menggerakkan pasangan GBPUSD. Sampai saat ini mendekati pembukaan sesi kawasan Eropa, Pound tetap berada di sekitar level harga 1,2700 hari Jumat (7/6).

Para pedagangan Poundsterling Inggris sempat mendapatkan kabar bahwa adanya kenaikan cukup besar pada Partai Brexit saat perhitungan hasil pemilihan di Uni Eropa. Hari ini juga dilaporkan pemilihan Peterborough juga memberikan tekanan pada partai tersebut untuk tetap mempertahankan kursi kekuasaanya. Tapi memang Nigel Farage dan kawan-kawan tetap tidak mampu menandingi kekuatan partai Buruh dan hasilnya berada di peringkat ke dua dari hasil perhitungan suara.

Berdasarkan laporan dari The UK Times yang merilis berita mengenai adanya beberapa sumber yang tidak dikenal yang mengatakan bahwa para pimpinan regional dalam Uni Eropa siap untuk memberikan izin perpanjangan Brexit Inggris. Hal ini didasarkan karena perlunya melangsungkan referendum kedua setelah jabatan Perdana Menteri yang baru mulai dijalankan. Kabar yang tidak dikenal namun optimis ini mampu mendorong Pound untuk pulih dari penurunan tajamnya beberapa hari terakhir.

Selain dari katalis Brexit, Poundsterling Inggris juga akan fokus ke data mengenai harga rumah Halifax dan juga inflasi konsumen Inggris. Data harga rumah diprediksi akan mengalami pelemahan menuju ke 4,9 persen dari sebelumnya di 5,0 persen dalam hitungan kuartal pertama. Sedangkan dalam hitungan bulanan akan turun menuju ke -0,2 persen dari sebelumnya di 1,1 persen selama bulan Mei. NFP AS juga akan menjadi fokus GBPUSD yang diprediksi akan mengalami penurunan.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Mentah Mundur Karena Kekhawatiran Virus, Mengabaikan Berita Saudi dan Penurunan Pasokan

Permintaan minyak mentah melemah membawa indeks minyak berjangka WTI turun menuju ke level harga 53.60 saat sesi Asia hari...

Emas Melonjak Ke Puncak 2013 Karena Kekhawatiran Perlambatan Global

Harga logam mulia diperdagangkan dengan kenaikan sepanjang empat hari terakhir berturut-turut. Di hari Jumat ini, emas bullish memperpanjang kenaikannya dan saat ini berada di...

AUDUSD Gagal Memulihkan Diri Dari Terendah Satu Dekade Terakhir

Mata uang Dolar Australia sempat berusaha untuk memulihkan diri dari level paling rendah sepuluh tahun terakhir terhadap Dolar AS. Namun secara luas pasangan AUDUSD...

USDJPY Konsolidasi Setelah Sempat Melonjak Menuju Ke Puncak April 2019

Saat ini pasangan mata uang USDJPY konsolidasi bergerak di sekitar level harga 112,00 setelah pembukaan sesi Asia hari Jumat (21/2). Sebelumnya Dolar AS sempat...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 21 Februari 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -