Saturday, December 5, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Poundsterling Melemah, EURGBP Memperpanjang Kenaikan Bersama Aksi Bullish Euro

Must Read

BoC: Kanada dapat Meluncurkan CBDC Lebih Cepat dari yang Diperkirakan

Timothy Lane, wakil gubernur Bank of Canada (BoC) dan kepala penelitian di departemen fintech dan crypto bank,...

Stripe akan Menawarkan Rekening Bank, dengan Bantuan dari Goldman Sachs dan Citi

Raksasa pembayaran online dan pemilik Cash App, Stripe, telah melangkah ke ranah baru layanan keuangan untuk vendor.

AUDUSD Kembali Bullish Karena Dolar AS Bearish Lebih Lama Lagi

Mata uang Dolar Australia naik kembali di sesi Asia melawan Dolar AS. Bahkan Dolar Australia berhasil mengabaikan...

Permintaan terhadap mata uang Poundsterling melemah cukup signifikan melawan mata uang Euro. Kondisi ini memaksa pasangan mata uang EURGBP untuk bergerak dengan stabil di sekitar nilai tukar 0,9200. Momentum bullish yang terjadi beberapa saat sebelumnya tampaknya harus dilakukan sebelum bergerak dengan arah yang lebih jelas.

Mata uang Euro menerima dorongan ketika ECB tidak menyenangkan para penjual mata uang Euro. Bahkan ECB justru tidak mengungkapkan rasa prihatinnya terhadap masa depan nilai tukar Euro. Hal ini memicu aksi pembelian kembali terhadap Euro dan membantunya mendominasi di atas Poundsterling Inggris.

Sementara itu arah kenaikan EURGBP beberapa waktu ini juga disebabkan oleh mata uang Poundsterling melemah signifikan. Para pelaku pasar dan investor memilih untuk menjual mata uang Pound akibat kekhawatiran terjadinya Brexit tanpa kesepakatan.

Kedua pihak yang terlibat dalam pembicaraan yaitu Inggris dan Uni Eropa, terus melangsungkan pembicaraan yang komprehensif menjelang batas waktu 15 Oktober mendatang. Nada kekhawatiran Brexit tanpa kesepakatan muncul ketika Inggris melanggar perjanjian Brexit dengan mengesahkan RUU Pasar Internal. Masalah ini yang diduga menyebabkan Poundsterling melemah signifikan.

Bahkan rilis data ekonomi Inggris yang mengesankan juga gagal membantu mata uang Pound untuk bangkit dari pelemahan melawan Euro. Ketakutan terjadinya hard Brexit yang suram semakin kuat ketika Ketua DPR AS yaitu Nancy Pelosi juga memberikan peringatan kepada PM Boris agar tidak melanggar perjanjian Brexit.

Untuk arah pergerakan EURGBP selanjutnya tampaknya masih akan pada jalur kenaikan yang lebih tinggi. Meskipun hari Jumat ini pasangan harus masuk ke fase konsolidasi setelah kenaikan sampai 400 pips dalam tiga bulan terakhir. Kemungkinan pada akhir pekan ini pasangan akan ditutup dengan kenaikan yang cukup signifikan bersama dengan pelemahan mata uang Pound dan dominasi kuat Euro.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

BoC: Kanada dapat Meluncurkan CBDC Lebih Cepat dari yang Diperkirakan

Timothy Lane, wakil gubernur Bank of Canada (BoC) dan kepala penelitian di departemen fintech dan crypto bank,...

Stripe akan Menawarkan Rekening Bank, dengan Bantuan dari Goldman Sachs dan Citi

Raksasa pembayaran online dan pemilik Cash App, Stripe, telah melangkah ke ranah baru layanan keuangan untuk vendor. Menurut Wall...

AUDUSD Kembali Bullish Karena Dolar AS Bearish Lebih Lama Lagi

Mata uang Dolar Australia naik kembali di sesi Asia melawan Dolar AS. Bahkan Dolar Australia berhasil mengabaikan data dalam negeri yang dilaporkan...

GBPUSD Naik Tinggi Mengabaikan Kekhawatiran Brexit Karena Optimisme Global Menguasai

Pasangan mata uang GBPUSD naik lebih tinggi dan sepertinya berusaha kembali mencetak level yang lebih tinggi lagi. Poundsterling Inggris akan memulihkan diri...

EURUSD Bullish Ketika Ekonomi Eropa Pulih dan Memanfaatkan Pelemahan Dolar AS

Pergerakan mata uang Euro bullish sangat tinggi ketika berhadapan melawan Dolar AS. Saat menjelang pembukaan pasar Eropa di hari Kamis ini (3/12)...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -