Sunday, July 5, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Poundsterling Melemah Pasca Pernyataan Pejabat BoE

Must Read

EURUSD Belum Bergerak, Menunggu Penembusan Fase Konsolidasi

Pasangan mata uang Euro hari ini tidak mengalami perubahan yang cukup berarti ketika dihadapkan melawan Dolar AS....

AUDUSD Bertahan Di Puncak Mingguan, Kekhawatiran Pandemi Menjadi Ancaman

Mata uang Dolar Australia bullish lebih panjang lagi dan mempertahankan pasangan AUDUSD di puncak. Saat sesi awal...

USDJPY Bearish Kembali, Optimisme NFP Tidak Bertahan Lama

Pasangan mata uang USDJPY bearish menuju ke titik yang paling rendah menuju ke 107,44. Namun beberapa saat...

Pergerakan mata uang Poundsterling hari ini terlihat mengalami pelemahan sekitar 0,3 persen terhadap Dolar AS. Pasangan mata uang GBPUSD turun ketika diperdagangkan pada sesi kawasan Eropa dan menuju ke level harga 1.2810. Penyebab Poundsterling melemah adalah setelah rilis pernyataan dari Gertjan Vlieghe pejabat BoE yang menjelaskan bahwa Brexit membawa dampak cukup buruk terhadap kondisi perekonomian Inggris saat ini. Dia juga mengatakan bahwa saat ini suku bunga Inggris sangat dipengaruhi oleh keputusan akhir Brexit.

Semenjak Brexit bergulir beberapa tahun lalu, berbagai riset dilakukan untuk melihat bagaimana dampak Brexit terhadap Inggris khususnya perekonomian. Para ahli ekonomi UBS memberikan hasil riset mereka yang memperlihatkan bahwa masa depan pertumbuhan untuk GDP Inggris sudah sirna sebesar 2,1 persen semenjak awal Brexit dulu. Hasil tersebut diberikan tahun 2018 lalu dan didasarkan pada perbandingan laporan pertumbuhan saat ini dan dengan pertumbuhan jika Inggris tidak mengusulkan untuk keluar dari Uni Eropa.

Hilangnya momentum pertumbuhan GDP yang membuat Poundsterling melemah menurutnya seperti kehilangan sekitar 800 juta Poundsterling setiap minggu. Dan ini adalah salah satu dari banyaknya dampak negatif akibat Brexit bergulir sampai saat ini. Untuk perilaku konsumen tidak berubah semenjak Brexit bergulir. Awalnya ada banyak sekali perusahaan yang tidak memperdulikan mengenai dampak Brexit. Tapi menjelang deadline kesepakatan Brexit, perusahaan-perusahaan Inggris mulai mengatur kebijakan yang lebih aman.

Banyaknya dampak negatif yang disampaikan oleh pejabat BoE tersebut membuat Poundsterling melemah. BoE juga tidak bisa melakukan apapun terhadap suku bunga Inggris sampai kesepakatan Brexit berhasil. Hal ini secara keseluruhan menyebabkan perlambatan ekonomi. Untuk mengubah kebijakan moneter Inggris, perlu menunggu stabilnya data ekonomi dan kepastian dari Brexit sendiri. Jika Brexit sudah pasti maka akan mengembalikan kepercayaan pelaku ekonomi di Inggris.

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

EURUSD Belum Bergerak, Menunggu Penembusan Fase Konsolidasi

Pasangan mata uang Euro hari ini tidak mengalami perubahan yang cukup berarti ketika dihadapkan melawan Dolar AS....

AUDUSD Bertahan Di Puncak Mingguan, Kekhawatiran Pandemi Menjadi Ancaman

Mata uang Dolar Australia bullish lebih panjang lagi dan mempertahankan pasangan AUDUSD di puncak. Saat sesi awal Eropa hari Jumat ini (3/7),...

USDJPY Bearish Kembali, Optimisme NFP Tidak Bertahan Lama

Pasangan mata uang USDJPY bearish menuju ke titik yang paling rendah menuju ke 107,44. Namun beberapa saat setelah penurunan itu, pasangan mampu...

GBPUSD Hari Ini Defensif Menunggu Data Inggris, Masih Jauh Dari Puncak Sepekan

Pasangan mata uang GBPUSD hari ini tampak defensif dan bertahan di sekitar nilai tukar 1,2460 mendekati pembukaan sesi Eropa hari Jumat (3/6)....

Pengguna Crypto Austria Akan Segera Bisa Menggunakan Crypto di 2.500 Lokasi

Pemegang Crypto di Austria akan segera dapat menghabiskan koin mereka di lebih dari 2.500 poin penerimaan menggunakan Pembayaran A1 - salah satu...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -