Friday, July 1, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Poundsterling Menguat Berusaha Rebound Pasca Voting Yang Mengecewakan Pasar

Must Read

Euro Membalik Kerugian saat Dolar AS Terjatuh

Euro pulih pada Kamis dari level terendah dua minggu terhadap dolar, yang tersendat setelah data inflasi baru...

Harga Minyak Kembali Naik Setelah Terjatuh di Sesi Sebelumnya

Harga minyak naik tipis di awal perdagangan pada hari Jumat, setelah tenggelam di sesi sebelumnya karena OPEC+...

80.000 Miliuner Bitcoin Musnah dalam Kehancuran Besar Kripto 2022

Lebih dari 80.000 investor Bitcoin (BTC) telah dicabut status miliunernya karena penurunan pasar kripto, tetapi harga yang...

Poundsterling menguat kembali dengan perlahan sebesar 0,30 persen terharap Dolar AS menuju ke level harga 1.3104. Penguatan ini terjadi ketika sesi perdagangan Eropa di hari Rabu (30/1). Sebelumnya mata uang ini harus rela merosot tajam karena voting mengenai Brexit. Kondisi Poundsterling yang berusaha rebound ini terlihat pada pasangan EURGBP yang turun sebesar 0,20 persen menuju ke level harga 0.8730. Walaupun sebelumnya pada pasangan ini Euro mampu melawan Pound saat di sesi akhir New York.

Dalam voting di Parlemen Inggris kemarin, anggota Parlemen berhasil menggagalkan beberapa usaha amandemen dengan tujuan menghindarikan Inggris dari potensi No-Deal Brexit jangka pendek. Padahal pasar sangat optimis bahwa Inggris berusaha mengindari opsi No-Deal Brexit dengan ditandai penguatan dari awal tahun 2019 lalu. Jika memang akan terjadi No-Deal Brexit maka akan sangat mengganggu perekonomian di Inggris.

Mosi yang diajukan Yvette Cooper yang salah satu isinya adalah penundaan deadline Brexit selama enam bulan dan beberapa isi lainnya kemarin ditolak oleh Parlemen Inggris. Mosi lainnya yang diajukan Rachel Reeves untuk menunda Brexit juga turut ditolak parlemen. Harapannya Poundsterling menguat dengan hasil voting diterima sehingga ada sedikit kepastian mengenai Brexit. Dengan ditolaknya banyak Mosi maka pasar akan semakin khawatir dengan ketidakpastian Brexit.

Dalam voting kemarin hanya ada dua mosi yang diterima yaitu amandemen mengenai rujukan agar tak mengikatkan diri pada pemerintah Inggris mengenai pembatalakn Brexit jika memang tidak dapat dicapai kesepakatan tertentu dengan Uni Eropa dan penggantian Backstop Plan untuk kawasan perbatasan Irlandia.

 Beberapa bank dunia juga memberikan saran kepada kliennya untuk sementara waktu tidak bertransaksi mata uang Poundsterling. Walaupun saat ini Poundsterling menguat tapi dikhawatirkan menjelang voting kesepakatan Brexit akan menyebabkan volatilitas yang sangat tinggi.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Euro Membalik Kerugian saat Dolar AS Terjatuh

Euro pulih pada Kamis dari level terendah dua minggu terhadap dolar, yang tersendat setelah data inflasi baru...

Harga Minyak Kembali Naik Setelah Terjatuh di Sesi Sebelumnya

Harga minyak naik tipis di awal perdagangan pada hari Jumat, setelah tenggelam di sesi sebelumnya karena OPEC+ mengatakan akan tetap pada rencana...

80.000 Miliuner Bitcoin Musnah dalam Kehancuran Besar Kripto 2022

Lebih dari 80.000 investor Bitcoin (BTC) telah dicabut status miliunernya karena penurunan pasar kripto, tetapi harga yang lebih rendah berarti jumlah koin...

Coinbase ingin Ekspansi ke Eropa di tengah Crypto Winter

Coinbase memperluas operasinya ke berbagai negara di Eropa di tengah "crypto winter." Meskipun memberhentikan banyak karyawan dan membatalkan tawaran pekerjaan, wakil presiden...

Binance akan Bantu Kamboja dalam Mengembangkan Peraturan Kripto

Pertukaran kripto Binance telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Securities and Exchange Regulator of Cambodia (SERC), menurut pengumuman 30 Juni.
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -