Sunday, July 5, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Poundsterling Turun Kembali Karena Ketakutan Brexit dan Kekhawatiran Virus Corona

Must Read

EURUSD Belum Bergerak, Menunggu Penembusan Fase Konsolidasi

Pasangan mata uang Euro hari ini tidak mengalami perubahan yang cukup berarti ketika dihadapkan melawan Dolar AS....

AUDUSD Bertahan Di Puncak Mingguan, Kekhawatiran Pandemi Menjadi Ancaman

Mata uang Dolar Australia bullish lebih panjang lagi dan mempertahankan pasangan AUDUSD di puncak. Saat sesi awal...

USDJPY Bearish Kembali, Optimisme NFP Tidak Bertahan Lama

Pasangan mata uang USDJPY bearish menuju ke titik yang paling rendah menuju ke 107,44. Namun beberapa saat...

Mata uang Poundsterling turun untuk kesekian kalinya menjelang pembukaan sesi Eropa hari Senin ini (24/2). Penurunan masih disebabkan oleh dinamika pembicaraan Brexit antara Inggris dengan Uni Eropa dan mengirim GBPUSD menuju ke level harga 1,2940 atau mewakili penurunan 0,20 persen. Poundsterling gagal untuk mempertahankan momentum bullish yang dibangun pada hari Jumat pekan lalu karena kekhawatiran pembicaraan Brexit.

Saat ini diberitakan oleh The Times bahwa diplomat Inggris tampak bersiap untuk menghindari secara diam-diam pemeriksaan barang yang berlangsung di kawasan Laut Irlandia Utara. Pembicaraan perdagangan antara Inggris dan Uni Eropa akan tetap sulit karena pengusaha mendorong agar Inggris tidak mengorbankan layanan mereka pada kesepakatan dagang dengan Uni Eropa.

Dari pihak Uni Eropa, masih ada banyak sekali permintaan dan akan terus memanfaatkan ancaman yang luas terhadap Inggris. Uni Eropa juga akan terus melakukan penolakan atas apa yang diinginkan Inggris. 

Dari tempat lain, dilansir dari Telegraph, kemungkinan PM Boris akan terus mendorong kesepakatan dagang dengan AS sekitar awal bulan Maret 2020 mendatang. Dinamika pembicaraan Inggris dan Uni Eropa telah menyebabkan Poundsterling turun untuk saat ini.

Selain masalah perdagangan dengan AS dan Uni Eropa, tekanan yang membuat GBPUSD turun cukup dalam adalah adanya pemulihan di sekitar mata uang Dolar AS. Pasalnya kekhawatiran wabah virus Corona terus membuat pasangan berisiko mengalami penurunan termasuk GBPUSD. Jumlah laporan kasus luar China yang melonjak membuat nada penghindaran risiko cukup kuat.

Tantangan Poundsterling turun saat ini adalah tetap datang dari kabar dinamika pembicaraan Brexit Inggris dengan Uni Eropa. Karena hari ini tidak ada rilis data ekonomi dari Inggris yang relevan dan mampu menggerakkan pasangan GBPUSD. Selain itu beberapa data tingkat dua dari AS akan menjadi penghibur nanti malam.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

EURUSD Belum Bergerak, Menunggu Penembusan Fase Konsolidasi

Pasangan mata uang Euro hari ini tidak mengalami perubahan yang cukup berarti ketika dihadapkan melawan Dolar AS....

AUDUSD Bertahan Di Puncak Mingguan, Kekhawatiran Pandemi Menjadi Ancaman

Mata uang Dolar Australia bullish lebih panjang lagi dan mempertahankan pasangan AUDUSD di puncak. Saat sesi awal Eropa hari Jumat ini (3/7),...

USDJPY Bearish Kembali, Optimisme NFP Tidak Bertahan Lama

Pasangan mata uang USDJPY bearish menuju ke titik yang paling rendah menuju ke 107,44. Namun beberapa saat setelah penurunan itu, pasangan mampu...

GBPUSD Hari Ini Defensif Menunggu Data Inggris, Masih Jauh Dari Puncak Sepekan

Pasangan mata uang GBPUSD hari ini tampak defensif dan bertahan di sekitar nilai tukar 1,2460 mendekati pembukaan sesi Eropa hari Jumat (3/6)....

Pengguna Crypto Austria Akan Segera Bisa Menggunakan Crypto di 2.500 Lokasi

Pemegang Crypto di Austria akan segera dapat menghabiskan koin mereka di lebih dari 2.500 poin penerimaan menggunakan Pembayaran A1 - salah satu...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -