Wednesday, September 23, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Prediksi Pemotongan Fed Justru Membuat Dolar AS Naik, USDJPY Tetap Fokus FOMC dan Risiko

Must Read

Lagarde ECB: Euro Digital Tidak Akan Menjadi Pengganti Uang Tunai

Mata uang digital apa pun yang dirilis di Uni Eropa mungkin tidak sepenuhnya menggantikan fiat, kata Presiden...

Equilibrium Menerima Hibah Web3 untuk Kembangkan Modul DeFi Universal

Startup keuangan terdesentralisasi Equilibrium telah menerima hibah sebesar $ 27.000 dari Web3 Foundation untuk mengembangkan palet DeFi...

Bank-bank Besar yang Terlibat dalam Kebocoran FinCen Terpukul di Pasar Saham

Bank-bank besar yang disebutkan dalam kebocoran FinCen baru-baru ini kemudian dihancurkan oleh pasar hari ini. Menurut penyelidikan...

Pergerakan pada pasangan mata uang Dolar AS terhadap Yen Jepang terlihat lebih stabil saat pembukaan sesi dagang kawasan Asia hari Rabu (17/9). Sebelumnya pasangan ini sempat memotong di sekitar level harga 108 sebelum pada akhirnya melonjak menuju ke tertinggi yang baru di level 108,37.

Kenaikan yang dicetak tadi malam bukan merupakan momentum yang dicari pasar. Namun karena pasar mengantisipasi dan bersiap menghadapi pertemuan FOMC yang akan dilangsungkan Rabu dini hari waktu Indonesia. Saat ini terlihat tolak ukur sentimen risiko yaitu imbal hasil obligasi AS dalam 2 tahun sedang mengalami penurunan menuju 1,73 persen. Sementara itu untuk tenor 10 tahun mengalami penurunan menuju ke 1,81 persen.

Pertemuan FOMC semakin dekat dan akan menyampaikan mengenai keputusan kebijakan moneter terbarunya. Sampai saat ini para pelaku pasar dan investor memegang prediksi bahwa bank sentral AS akan melakukan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin.

Analis Westpac mengatakan bahwa walaupun dengan prediksi pemangkasan namun Dolar AS justru mengalami kenaikan. Kondisi memaksa Fed melakukan injek dana ke sistem keuangan tadi malam dengan repo cadangan kali pertama sejak tahun 2008.

Sementara itu dari perdagangan dan industri dilaporkan bahwa tingkat produksi sektor industri dari AS telah mengalami kenaikan 0,6 persen selama bulan Agustus. Data ini lebih baik dari prediksi sebelumnya yang berada di 0,2 persen. Selain itu telah terjadi kesepakatan perdagangan antara AS dengan Jepang. Presiden Trump sendiri menyampaikan kesepakatan awal akan disetujui pada beberapa pekan mendatang.

Perdagangan di sekitar pasangan Dolar AS terhadap Yen akan tetap fokus ke pertemuan FOMC. Pasalnya berita tersebut akan menjadi penggerak besar untuk perdagangan hari Rabu ini (18/9). Kabar mengenai perdagangan global dan geopolitik akan tetap diawasi ketat.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Lagarde ECB: Euro Digital Tidak Akan Menjadi Pengganti Uang Tunai

Mata uang digital apa pun yang dirilis di Uni Eropa mungkin tidak sepenuhnya menggantikan fiat, kata Presiden...

Equilibrium Menerima Hibah Web3 untuk Kembangkan Modul DeFi Universal

Startup keuangan terdesentralisasi Equilibrium telah menerima hibah sebesar $ 27.000 dari Web3 Foundation untuk mengembangkan palet DeFi dan menyediakan alat yang memungkinkan...

Bank-bank Besar yang Terlibat dalam Kebocoran FinCen Terpukul di Pasar Saham

Bank-bank besar yang disebutkan dalam kebocoran FinCen baru-baru ini kemudian dihancurkan oleh pasar hari ini. Menurut penyelidikan yang dilakukan oleh Konsorsium Jurnalis...

Regulator Korea Selatan Mewaspadai Game berbasis NFT

Industri game blockchain Korea Selatan prihatin bahwa regulator melihat kurang baik pada game berbasis token yang tidak dapat dipertukarkan, setelah Game Rating...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 23 September 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -