Wednesday, December 1, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

RBNZ Memotong Suku Bunga, Dolar New Zealand Merosot Tajam

Must Read

Bancor Perkenalkan Staking Pool Baru dan Perlindungan Kerugian Instan

Pembuat pasar otomatis terdesentralisasi (AMM) Bancor akan meluncurkan staking pool baru dan peningkatan mekanisme perlindungan kerugian yang...

Minyak Naik di Tengah Taruhan OPEC+ akan Menghentikan Kenaikan Produksi

Harga minyak naik pada hari Selasa, memperpanjang rebound dari penurunan minggu lalu di tengah meningkatnya ekspektasi produsen...

Dolar Turun Menuju Low Satu Minggu, Karena Melonggarnya Kekhawatiran Omicron

Dolar melemah pada Selasa pagi di Asia, tepat di atas level terendah satu minggu selama minggu sebelumnya,...

Perdagangan pasangan mata uang Dolar New Zealand terhadap Yen mengalami penurunan tajam mencapai 80 pips dalam hitungan detik. Kondisi ini terjadi pada semua spot yang berhubungan dengen Kiwi setelah bank sentral memutuskan untuk menurunkan suku bunga. RBNZ mengumumkan memotong suku bunga sebesae 25 poin yang membuat perdagangan Kiwi bergejolak di hari Rabu saat masa dagang kawasan Asia.

Sebelumnya bank sentral New Zealand telah memberikan pernyataan bahwa perkiraan akan melakukan penurunan suku bunga sebesar 0,25 persen. Tetapi sebelum keputusan tersebut diwujudkan, bank sentral Australia membuat kejutan yang membuat prospek penurunan tersebut mulai meredup. Sehingga bagaimanapun juga Dolar New Zealand tidak mampu melawan mata uang lain khususnya Dolar AS pasca rilis penurunan suku bunga tersebut.

Kondisi bearish pasangan NZDUSD terus menguat dikarenakan adanya minat pasar yang cukup tinggi terhadap Yen Jepang. Kondisi perdagangan antara AS dengan China yang menegang kembali dan juga perpolitikan di sekitar Amerika Serikat yang memanas serta keputusan Iran untuk meningkatkan keamanan untuk para pedagang, membuat minat pada aset safe haven melonjak tinggi.

Salah satu indikator kondisi sentimen resiko global yaitu imbal hasil Treasury AS skala 10 tahun, saat ini sudah mengalami pemulihan walaupun hanya tipis. Tapi secara luas masih berada di bawah kawasan paling rendah di bulan April lalu. Penyebab utamanya karena naiknya resiko perdagangan akibat ancaman Trump terhadap perdagangan dengan China.

Setelah rilis data mengenai suku bunga New Zealand ke depan, selanjutnya para pelaku pasar dan investor akan melihat bagaimana pidato Gubernur RBNZ yaitu Adrian Orr. Hal ini dilakukan untuk melihat bagaimana prospek pergerakan Dolar New Zealand ke depan. Secara umum memang sudah terlambat jika memprediksi komentar RBNZ yang dovish. Mungkin Gubernur hanya akan mengulangi nada-nada dovish pada pidatonya.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Bancor Perkenalkan Staking Pool Baru dan Perlindungan Kerugian Instan

Pembuat pasar otomatis terdesentralisasi (AMM) Bancor akan meluncurkan staking pool baru dan peningkatan mekanisme perlindungan kerugian yang...

Minyak Naik di Tengah Taruhan OPEC+ akan Menghentikan Kenaikan Produksi

Harga minyak naik pada hari Selasa, memperpanjang rebound dari penurunan minggu lalu di tengah meningkatnya ekspektasi produsen utama akan menghentikan rencana untuk...

Dolar Turun Menuju Low Satu Minggu, Karena Melonggarnya Kekhawatiran Omicron

Dolar melemah pada Selasa pagi di Asia, tepat di atas level terendah satu minggu selama minggu sebelumnya, karena kekhawatiran bahwa varian baru...

Kelly Strategic Management Mengajukan ETF Ethereum Futures

Perusahaan investasi yang berbasis di Denver, Kelly Strategic Management telah mengajukan dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) yang menawarkan eksposur ke kontrak...

Minyak Coba Memulihkan Beberapa Kerugian Karena Omicron

Pasar minyak memulihkan beberapa kerugian mengejutkan pekan lalu yang dipicu oleh kepanikan atas varian Omicron dari Covid setelah beberapa mengatakan bahwa jenisnya...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -