Thursday, June 30, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

RBNZ Menyatakan Suku Bunga Tetap, Dolar New Zealand Menguat Tajam

Must Read

Harga Minyak Kembali Naik Karena Kekhawatiran Pasokan

Harga minyak naik untuk sesi keempat berturut-turut pada hari Rabu dengan kekhawatiran pasokan yang ketat mengimbangi kekhawatiran...

Euro Pangkas Penurunan Terhadap Dolar Setelah Lonjakan Inflasi Spanyol

Euro stabil pada hari Rabu setelah jatuh ke level terendah enam hari, bereaksi terhadap rilis data inflasi...

Presiden Republik Afrika Tengah Luncurkan Inisiatif Kripto Setelah Adopsi Bitcoin

Faustin-Archange Touadéra, presiden Republik Afrika Tengah, telah mengumumkan bahwa pemerintah akan mendukung inisiatif yang berpusat pada pengembangan...

Dolar New Zealand menguat reli tajam pada perdagangan mata uang hari ini Rabu (13/2). Mata uang ini bahkan menguat hampir sekitar dua persen terhadap Dolar AS dan melewati leve harga 0.6850 saat sesi dagang kawasan Asia. Penguatan terjadi setelah bank sentralnya RBNZ melaporkan mengenai suku bunga New Zealand yang terlihat hawkish daripada perkiraan pasar sebelumnya yang lebih melihat dovish. Perdagangan Dolar New Zealand ketika masuk sesi kawasan Eropa tetap berada di level 0.6823. Pada pasangan lainnya yaitu AUDNZD melorot sebesar satu persen dan berada di kisaran level 1.4033.

Pagi tadi setelah rapat membahas mengenai kebijakan moneternya RBNZ mengumumkan hasil dengan tetap menahan suku bunga di angka 1,75 persen. RBNZ juga menyatakan proyeksi bahwa tidak akan melakukan perubahan terhadap suku bunga untuk tahun depan. Hal tersebut tetap diungkapkan ketika momentum petumbuhan ekonomi sudah sirna. Karena RBNZ memandang outlook perekonomian masih dinilai seimbang sehingga tidak akan ada perubahan kebijakan, sehingga Dolar New Zealand menguat tajam.

Gubernur RBNZ Orr juga telah mengakui bahwa kondisi perekonomian New Zealand bisa saja mengalami perlambatan pertumbuhan dalam jangka waktu dua tahun nanti. Hal ini dinilai merupakan dampak dari melambatnya pertumbuhan negara-negara yang menjadi rekan utama dalam perdagangan. Pengumuman tadi pagi juga menyatakan pemotong proyeksi inflasi dari sebelumnya di angka 1,9 persen menuju ke angka 1,4 persen untuk tahun ini. RBNZ tetap optimis tidak akan terjadi resesi dan nilai inflasi tidak akan bisa sesuai target di angka 2 persen pada tahun depan.

Pasar mengikuti pernyataan Orr sebelumnya dimana suku bunga bisa dinaikkan atau diturunkan sesuai perekonomian. Hal itu membuat perdagangan NZD turun dan setelah pernyataan RBNZ membuat Dolar New Zealand menguat tajam.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Harga Minyak Kembali Naik Karena Kekhawatiran Pasokan

Harga minyak naik untuk sesi keempat berturut-turut pada hari Rabu dengan kekhawatiran pasokan yang ketat mengimbangi kekhawatiran...

Euro Pangkas Penurunan Terhadap Dolar Setelah Lonjakan Inflasi Spanyol

Euro stabil pada hari Rabu setelah jatuh ke level terendah enam hari, bereaksi terhadap rilis data inflasi yang saling bertentangan di Jerman...

Presiden Republik Afrika Tengah Luncurkan Inisiatif Kripto Setelah Adopsi Bitcoin

Faustin-Archange Touadéra, presiden Republik Afrika Tengah, telah mengumumkan bahwa pemerintah akan mendukung inisiatif yang berpusat pada pengembangan infrastruktur blockchain negara tersebut.

Harga Minyak Mengambil Jeda Setelah Reli Tiga Hari

Harga minyak turun pada hari Rabu setelah naik dalam tiga sesi sebelumnya tetapi kerugian terbatas pada pandangan bahwa pengetatan pasokan global akan...

Euro Ditekan Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga ECB

Dolar naik pada hari Selasa sementara euro tersendat setelah Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde tidak memberikan wawasan baru tentang prospek...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -