Thursday, July 9, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Resesi Di Italia Dan Perlambatan Global Mengancam Ekonomi Perancis

Must Read

Monex Menjadi Perusahaan Sekuritas Jepang Pertama yang Me-Listing CFD

Monex Securities, perusahaan sekuritas online Jepang utama, meluncurkan layanan cryptocurrency contract-for-difference hari ini. Ini menandai pertama kalinya...

Kraken Menemukan Potensi Serangan Terhadap Dompet Ledger

Kraken Security Labs, divisi keamanan siber dari pertukaran cryptocurrency yang berbasis di AS, Kraken, telah mengidentifikasi potensi...

Volvo Berinvestasi dalam Startup Blockchain untuk Pelacakan Cobalt

Pada 8 Juli, Volvo Cars Tech Fund mengumumkan investasi mereka di startup ketertelusuran blockchain, Circulor.

Kondisi perekonomian untuk kawasan Eropa dan dunia saat ini menjadi sebuah ancaman yang nyata bagi Perancis untuk beberapa bulan terakhir. Terlebih lagi dengan resesi di Italia yang semakin memburuk membuat Perancis semakin terancam. Resiko semakin meningkat ketika terjadi ketidakpastian mengenai tarif perdagangan Amerika Serikat ke Inggris dan juga perlambatan ekonomi yang sangat mendadak di Jerman.

Hubungan antara Italia dan Perancis yang cukup dekat membuat Paris semakin berhati-hati.  Kedua negara memiliki kerja sama dalam berbagai sektor bentuk perusahaan-perusahaan dengan jumlah perdagangan hitungan tahunan mencapai sekitar $ 90 miliar. Menurut Le Maire yang diwawancarai Bloomberg menyatakan resesi di Italia tidak boleh diremehkan sama sekali dampaknya. Saat ini memang sedang fokus pada pembicaraan Brexit dan jarang membahas resesi Italia yang bisa berdampak cukup buruk terhadap ekonomi Eropa dan terhadap Perancis sebagai rekan dagang.

Kondisi perekonomian kawasan Eropa yang semakin memburuk memancing bank sentral Eropa untuk mengkaji kembali rencana stimulus dan pinjaman jangka lama untuk bank-bank. Le Maire akan ke Italia untuk membicarakan mengenai kondisi ekonomi terkini. Kondisi perpolitikan Italia dimana terjadi kecaman Presiden Emmanuel Macron dengan pemimpin partai koalisi membuat ekonomi cukup memburuk.

Le Maire juga menyatakan lebih optimis terhadap Jerman yang saat ini sedang mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi. Jerman dianggap lebih mampu menghadapi masalahnya saat ini dibandingkan dengan resesi di Italia. Sementara itu Perancis memutuskan untuk memberikan stimulus moneter sebesar 10 miliar Euro atau sekitar 11,4 miliar Dolar AS dalam rangka menanganai protes dari Yellow Vest. Le Maire juga mengungkapkan bahwa jika memang Perancis perlu merespon penurunan yang lebih buruk, maka hal tersebut masih tergantung pada reformasi dari bagian pasokan yang sedang diperjuangkan oleh Presiden Marcon.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Monex Menjadi Perusahaan Sekuritas Jepang Pertama yang Me-Listing CFD

Monex Securities, perusahaan sekuritas online Jepang utama, meluncurkan layanan cryptocurrency contract-for-difference hari ini. Ini menandai pertama kalinya...

Kraken Menemukan Potensi Serangan Terhadap Dompet Ledger

Kraken Security Labs, divisi keamanan siber dari pertukaran cryptocurrency yang berbasis di AS, Kraken, telah mengidentifikasi potensi serangan baru terhadap dompet perangkat...

Volvo Berinvestasi dalam Startup Blockchain untuk Pelacakan Cobalt

Pada 8 Juli, Volvo Cars Tech Fund mengumumkan investasi mereka di startup ketertelusuran blockchain, Circulor. Volvo sebelumnya menggunakan solusi...

‘How Are We’ Telah Ditokenisasikan di Blockchain Ethereum

How Are We, sebuah kolaborasi seni pertunjukan yang terdiri dari 15 karya pendek yang difilmkan dalam karantina COVID-19, telah di hash dan...

Matic Network Meluncurkan Program Inisiatif untuk Adopsi Mainnet

Solusi skalabilitas Blockchain, Matic, merilis berita tentang program “Inisiatif Pengembang Skala Besar” pada 8 Juli. Program ini dimaksudkan untuk mendorong adopsi mainnet,...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -