Monday, June 1, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Risalah RBA Dovish, Dolar Australia Melemah Terhadap USD, Walau Harga Rumah Lebih Baik

Must Read

CoinMarketCap Luncurkan Perubahan Lebih Lanjut ke Sistem Ranking

Agregator data crypto terkemuka CoinMarketCap (CMC) telah memperkenalkan metrik peringkat pertukaran baru dan pasangan pasar berdasarkan sejumlah...

Tether Menjelaskan Mengapa Mereka Tidak Membakar USDT

Tether (USDT) mengutip popularitas aset berbasis Ethereum (ETH) sebagai alasan mengapa perusahaan tidak pernah membakar token tunggal...

Warga China Sekarang Dapat Mewariskan Cryptocurrency

Kongres Rakyat Nasional Ketiga Belas dan Konferensi Konsultatif Politik Rakyat China telah berakhir pada 28 Mei. Menurut...

Perdagangan mata uang Dolar Australia terlihat terus dikuasai oleh bias bearish yang cukup kuat terhadap USD. Bahkan penurunan pasangan AUDUSD telah menuju ke level teknikal MA 50 dalam harian di sekitar level harga 0,6849.  Pelemahan permintaan beli pada AUD disebabkan karena rilis risalah rapat yang dilakukan oleh bank sentral Australia untuk bulan September.

Dalam pertemuan pembahasan kebijakan moneter tersebut, dewan dilaporkan tengah mempertimbangkan untuk melakukan pelonggaran moneter lanjutan. Pelonggaran akan dilakukan jika memang diperlukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan juga mencapai target angka inflasi.

Dalam risalah pertemuan tersebut menyebutkan juga bahwa tren mendaki pada data mengenai upah terlihat mulai berhenti. Selain itu prospek ekonomi global masih akan mengalami pelemahan lanjutan. Penurunan permintaan beli pada Dolar Australia mungkin disebabkan oleh pertumbuhan upah yang melambat.

Selain data tersebut, Australia juga baru saja merilis data mengenai tingkat harga rumah. Data ini disampaikan lebih baik dari perkiraan yaitu turun 0,7 persen pada kuartal ke kuartal selama kuartal kedua. Data yang dirilis saat sedi dagang kawasan Asia berlangsung tersebut diharapkan pasar turun sebesar 1 persen setelah pada kuartal pertama mengalami penurunan 3 persen.

Namun sayangnya walaupun tingkat harga rumah lebih baik dari prediksi, tetap gagal untuk memberikan dorongan kenaikan pada Dolar Australia. Pelemahan AUD terhadap USD mungkin tetap disebabkan oleh tingkat upah yang disampaikan RBA yang terhenti dari momentum kenaikannya.

Sementara itu bank sentral Australia diprediksi akan melakukan pemangkasan suku bunga pada bulan November dan Februari mendatang. Kemarin RBA sudah memangkas suku bunga berturut-turut di bulan Juli dan belanjut bulan Agustus. Pasca rilis risalah RBA, AUDUSD turun menuju ke level harga 0,6852 atau telah mewakili penurunan sebesar 0,18 persen dalam harian.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

CoinMarketCap Luncurkan Perubahan Lebih Lanjut ke Sistem Ranking

Agregator data crypto terkemuka CoinMarketCap (CMC) telah memperkenalkan metrik peringkat pertukaran baru dan pasangan pasar berdasarkan sejumlah...

Tether Menjelaskan Mengapa Mereka Tidak Membakar USDT

Tether (USDT) mengutip popularitas aset berbasis Ethereum (ETH) sebagai alasan mengapa perusahaan tidak pernah membakar token tunggal mereka. Laporan...

Warga China Sekarang Dapat Mewariskan Cryptocurrency

Kongres Rakyat Nasional Ketiga Belas dan Konferensi Konsultatif Politik Rakyat China telah berakhir pada 28 Mei. Menurut berita Xinhua, hari yang sama...

USDCAD Bullish Pergerakan Selanjutnya Menunggu Arah Dari Sentimen Risiko

Saat pertengahan sesi Asia di hari Kamis ini (28/5) pasangan USDCAD bullish bangkit dari level paling rendah harian. Kenaikan itu membawa pasangan...

Meski Risk On, GBPUSD Hari Ini Turun Karena Terbebani Brexit dan Konflik AS-China

Pasangan mata uang GBPUSD hari ini mencatatkan penurunan menuju ke 1,2250 atau mewakili penurunan 0,07% menjelang pembukaan sesi Eropa. Permintaan mata uang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -