Saturday, January 22, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Risk Off Dikesampingkan, USDJPY Terus Naik Menuju Ke Level 107,50

Must Read

Fed Terbitkan Makalah Diskusi tentang Dolar Digital

Federal Reserve AS membuka komentar kepada publik setelah merilis makalah diskusi tentang pro dan kontra dari mata...

EUR/USD Akhirnya Rebound Berkat Membaiknya Sentimen Pasar

Akhirnya pasangan mata uang EUR/USD akhirnya rebound seperti yang sudah diharapkan banyak investor menjelang perdagangan sesi Amerika...

Setelah Tembus Level Tertinggi 2014, Akhirnya Harga Minyak Merosot

Lagi-lagi harga minyak tergelincir lagi pada hari ini setelah berhasil menembus level tertingginya pada tahun 2014 yang...

Pasangan mata uang USDJPY bullish sepanjang sesi Asia di hari Kamis ini (2/4). Pasangan tampak tidak mengindahkan adanya nada penghindaran risiko yang terjadi di pasar. Faktor utama kenaikan mungkin datang dari pemulihan Dolar AS dari level terendah terbarunya. Saat ini USDJPY telah bergerak positif dengan kenaikan 0,15 persen menuju ke dekat level harga 107,50.

Wabah virus Corona yang menyerang negara-negara di dunia terus memaksa para pembuat kebijakan untuk melangkah dengan cepat dan ketat. Apalagi saat ini jumlah kasus di Amerika Serikat juga terus mengalami kenaikan sangat pesat. Sampai saat ini jumlah kasus di AS mencapai di atas angka 200.000 kasus positif infeksi Corona.

Melihat kondisi ini bank sentral AS tidak akan tinggal diam dan akan mengambil langkah temporer untuk memberikan kelonggaran likuiditas bank-bank utama. Presiden Trump sendiri sudah memberikan peringatan bahwa AS akan menghadapi dua pekan yang sangat berat karena serangan virus Corona. Tapi walaupun demikian, nada risk off tampak dikesampingkan pedagang sehingga membawa USDJPY bullish beberapa waktu terakhir.

Sementara itu dari Jepang, jumlah kasus virus Corona juga terus mengalami kenaikan dan pemerintah memperpanjang penutupan sekolah sampai 6 Mei mendatang. Menteri Ekonomi Jepang yaitu Nishimura menyampaikan akan ada pertimbangan terkait langkah untuk mendukung produksi. Selain itu dia juga mengungkapkan akan mengadopsi ECMO sebagai salah satu bagian dari paket ekonomi yang akan diluncurkan.

Nada penghindaran risiko tampak dengan penurunan yang terjadi pada imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun ke bawa level 0,60%. Nikkei Jepang juga mencatat penurunan 1,8% saat sesi Asia berlangsung. Tapi USDJPY bullish melawan semua tren yang sedang berlaku saat ini, tapi secara luas pasangan masih dalam bias bearish jangka panjang.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Fed Terbitkan Makalah Diskusi tentang Dolar Digital

Federal Reserve AS membuka komentar kepada publik setelah merilis makalah diskusi tentang pro dan kontra dari mata...

EUR/USD Akhirnya Rebound Berkat Membaiknya Sentimen Pasar

Akhirnya pasangan mata uang EUR/USD akhirnya rebound seperti yang sudah diharapkan banyak investor menjelang perdagangan sesi Amerika serikat berkat sentimen pasar yang...

Setelah Tembus Level Tertinggi 2014, Akhirnya Harga Minyak Merosot

Lagi-lagi harga minyak tergelincir lagi pada hari ini setelah berhasil menembus level tertingginya pada tahun 2014 yang lalu. Di sesi sebelumnya, minyak...

Minyak Turun, Investor Mulai Mengambil Keuntungan

Minyak turun pada Jumat pagi di Asia, setelah naik ke level tertinggi tujuh tahun di awal pekan. Investor juga mencerna peningkatan yang...

Dolar Turun, Investor Pantau Inflasi dan Pengetatan Moneter Fed

Dolar melemah pada Jumat pagi di Asia. Kekhawatiran bahwa inflasi akan tetap tinggi dan bahwa Federal Reserve AS akan memperketat kebijakan moneternya...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -