Sunday, July 3, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Risk Off Dikesampingkan, USDJPY Terus Naik Menuju Ke Level 107,50

Must Read

Euro Membalik Kerugian saat Dolar AS Terjatuh

Euro pulih pada Kamis dari level terendah dua minggu terhadap dolar, yang tersendat setelah data inflasi baru...

Harga Minyak Kembali Naik Setelah Terjatuh di Sesi Sebelumnya

Harga minyak naik tipis di awal perdagangan pada hari Jumat, setelah tenggelam di sesi sebelumnya karena OPEC+...

80.000 Miliuner Bitcoin Musnah dalam Kehancuran Besar Kripto 2022

Lebih dari 80.000 investor Bitcoin (BTC) telah dicabut status miliunernya karena penurunan pasar kripto, tetapi harga yang...

Pasangan mata uang USDJPY bullish sepanjang sesi Asia di hari Kamis ini (2/4). Pasangan tampak tidak mengindahkan adanya nada penghindaran risiko yang terjadi di pasar. Faktor utama kenaikan mungkin datang dari pemulihan Dolar AS dari level terendah terbarunya. Saat ini USDJPY telah bergerak positif dengan kenaikan 0,15 persen menuju ke dekat level harga 107,50.

Wabah virus Corona yang menyerang negara-negara di dunia terus memaksa para pembuat kebijakan untuk melangkah dengan cepat dan ketat. Apalagi saat ini jumlah kasus di Amerika Serikat juga terus mengalami kenaikan sangat pesat. Sampai saat ini jumlah kasus di AS mencapai di atas angka 200.000 kasus positif infeksi Corona.

Melihat kondisi ini bank sentral AS tidak akan tinggal diam dan akan mengambil langkah temporer untuk memberikan kelonggaran likuiditas bank-bank utama. Presiden Trump sendiri sudah memberikan peringatan bahwa AS akan menghadapi dua pekan yang sangat berat karena serangan virus Corona. Tapi walaupun demikian, nada risk off tampak dikesampingkan pedagang sehingga membawa USDJPY bullish beberapa waktu terakhir.

Sementara itu dari Jepang, jumlah kasus virus Corona juga terus mengalami kenaikan dan pemerintah memperpanjang penutupan sekolah sampai 6 Mei mendatang. Menteri Ekonomi Jepang yaitu Nishimura menyampaikan akan ada pertimbangan terkait langkah untuk mendukung produksi. Selain itu dia juga mengungkapkan akan mengadopsi ECMO sebagai salah satu bagian dari paket ekonomi yang akan diluncurkan.

Nada penghindaran risiko tampak dengan penurunan yang terjadi pada imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun ke bawa level 0,60%. Nikkei Jepang juga mencatat penurunan 1,8% saat sesi Asia berlangsung. Tapi USDJPY bullish melawan semua tren yang sedang berlaku saat ini, tapi secara luas pasangan masih dalam bias bearish jangka panjang.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Euro Membalik Kerugian saat Dolar AS Terjatuh

Euro pulih pada Kamis dari level terendah dua minggu terhadap dolar, yang tersendat setelah data inflasi baru...

Harga Minyak Kembali Naik Setelah Terjatuh di Sesi Sebelumnya

Harga minyak naik tipis di awal perdagangan pada hari Jumat, setelah tenggelam di sesi sebelumnya karena OPEC+ mengatakan akan tetap pada rencana...

80.000 Miliuner Bitcoin Musnah dalam Kehancuran Besar Kripto 2022

Lebih dari 80.000 investor Bitcoin (BTC) telah dicabut status miliunernya karena penurunan pasar kripto, tetapi harga yang lebih rendah berarti jumlah koin...

Coinbase ingin Ekspansi ke Eropa di tengah Crypto Winter

Coinbase memperluas operasinya ke berbagai negara di Eropa di tengah "crypto winter." Meskipun memberhentikan banyak karyawan dan membatalkan tawaran pekerjaan, wakil presiden...

Binance akan Bantu Kamboja dalam Mengembangkan Peraturan Kripto

Pertukaran kripto Binance telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Securities and Exchange Regulator of Cambodia (SERC), menurut pengumuman 30 Juni.
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -