Wednesday, September 22, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Sempat Anjlok Setelah Berita Jajak Pendapat, GBPUSD Hari Ini Konsolidasi Menunggu Data dan Fed

Must Read

Krisis Evergrande: Beli Dip atau Jaminan?

Ketika prospek raksasa properti China Evergrande gagal membayar utang senilai $ 305 miliar, para pakar mempertimbangkan bagaimana...

Komite Perbankan: Rancangan Aturan Modal Membuat Kripto Terlalu Mahal untuk Diperdagangkan

Aturan modal yang diusulkan untuk bank yang memegang aset kripto di pembukuan mereka dapat menghalangi pemberi pinjaman...

Minyak Naik Karena Penurunan Besar Stok Minyak Mentah AS

Harga minyak naik sekitar 1% pada hari Rabu, memperpanjang kenaikan semalam, setelah data industri menunjukkan stok minyak...

Pergerakan pasangan mata uang GBPUSD hari ini mengalami konsolidasi setelah saat awal sesi kawasan Asia mengalami penurunan sebesar 0,35 persen. Pada akhirnya pasangan tetap bertahan dengan kondisi stagnan menjelang pembukaan sesi kawasan Eropa hari Rabu (11/12).

Penurunan yang terjadi sebelumnya membuat Poundsterling melemah terjun menuju ke level harga 1,3107. Penyebab utamanya adalah rilis hasil jajak pendapat terbaru oleh YouGov yang memprediksi bahwa parlemen akan menggantung. YouGov melakukan jajak pendapat dengan model MRP yang menghasilkan kursi sebanyak 339 setelah jajak pendapat yang lalu di 359.

Partai Konservatif diprediksi akan memperoleh kemenangan saat pemilihan 12 Desember besok berdasarkan jajak pendapat 27 November lalu. Dan untuk partai Buruh akan kalah dengan total prediksi kursi di 231. Kabar jajak pendapat terbaru menyebabkan GBPUSD hari ini anjlok karena hasil yang berubah dari sebelumnya.

Saat ini para pedagang di sekitar Poundsterling juga sedang dihantui kekhawatiran setelah PM Boris terus mendapatkan kecaman-kecaman. Beberapa masalah sedang dihadapi PM Boris seperti masalah Sistem Kesehatan Nasional, rasa simpati yang kurang dan juga masalah Irlandia Utara.

Dari tempat lain, ketidakpastian kesepakatan dagang antara AS dan China juga akan menjadi beban tersendiri bagi pasangan GBPUSD hari ini. Terlebih lagi kabar terbaru dilaporkan bahwa Penasihat pemerintah AS, Navarro memberikan pernyataan yang membuat pasar merasa pesimis kembali.

Selanjutnya pasangan mata uang GBPUSD akan lebih fokus ke pertemuan kebijakan moneter dari bank sentral AS. Selain itu juga akan ada rilis data mengenai indeks harga konsumen selama bulan November. Analis TD Securities memprediksi bahwa data akan berada di 2,0 persen pada tahun ke tahun dan 0,2 dalam bulan ke bulan.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Krisis Evergrande: Beli Dip atau Jaminan?

Ketika prospek raksasa properti China Evergrande gagal membayar utang senilai $ 305 miliar, para pakar mempertimbangkan bagaimana...

Komite Perbankan: Rancangan Aturan Modal Membuat Kripto Terlalu Mahal untuk Diperdagangkan

Aturan modal yang diusulkan untuk bank yang memegang aset kripto di pembukuan mereka dapat menghalangi pemberi pinjaman bersaing di sektor yang tumbuh...

Minyak Naik Karena Penurunan Besar Stok Minyak Mentah AS

Harga minyak naik sekitar 1% pada hari Rabu, memperpanjang kenaikan semalam, setelah data industri menunjukkan stok minyak mentah AS turun lebih dari...

Pengguna Robinhood akan Dapat Menarik Kripto untuk Pertama Kalinya

Platform perdagangan ritel Robinhood dilaporkan sedang menguji fitur dompet digital yang telah lama ditunggu-tunggu yang memungkinkan pengguna mengirim dan menerima aset kripto...

BBA Dorong Kejelasan Peraturan Kripto di Massachusetts

Asosiasi Blockchain Boston, atau BBA, bersama dengan rumah media yang berbasis di Boston, Media Shower dan Kamar Dagang Digital, bekerja untuk melobi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -