Thursday, October 29, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Sempat Menguat, Pergerakan Poundsterling Hadapi Brexit Masih Belum Jelas

Must Read

Peru Mempelajari Pertukaran Crypto untuk Mendapatkan Gambaran Hukum di Masa Depan

Otoritas regulator Peru mengatakan pada 26 Oktober bahwa studi yang saat ini dilakukan pada pertukaran crypto lokal...

Refinancer Pinjaman dan BitLicense SoFi akan Meluncurkan Bank Nasional di AS

Dalam pengumuman pada hari Rabu, Kantor Pengawas Mata Uang (OCC) memberikan lisensi bersyarat kepada SoFi untuk beroperasi...

Avanti Meluncurkan Bank Ramah Crypto di Wyoming

Menurut pengumuman 28 Oktober dari Avanti, Dewan Perbankan Negara Wyoming memberikan suara 8-0 untuk memberikan piagam bank...

Pergerakan pasangan mata uang hari ini Selasa (15/1) terlihat poundsterling hadapi brexit sempat mengalami penguatan. Pada pasangannya dengan Dolar AS, Pound berhasil mencapai titik tertinggi pada dua bulan terakhir ini. Hal ini karena adanya rumor bahwa adanya kemungkinan faksi yang pro terhadap Brexit di dalam Parlemen Inggris, akan mendukung draft yang rancangan yang diajukan oleh May. Sehingga membuat pelaku pasar dan investor semakin optimis.

Sebelumnya memang ada peringatan yang dilayangkan oleh May ke parlemen yang berisi nada ancaman. Jika parlemen tidak mau menyetujui draft rancangan Brexit yang diajukan oleh May, maka kemungkinan besar rencana Inggris keluar dari Uni Eropa akan batal. Dari sini terlihat parlemen akan menyetujui draft tersebut pada voting yang dilakukan hari ini Selasa (15/1).

Tapi laporan pada beberapa media dan analis perpolitikan, parlemen hampir dipastikan akan menolak draft yang diajukan May tersebut. Walaupun May terus mendesak parleman untuk terus melakukan peninjauan draft yang diajukannya. Persetujuan mungkin hanya akan datang dari faksi pro-Brexit yaitu kelompok Konservatif dan European Research Group. Sehingga harapan pasti mengenai nasib poundsterling hadapi Brexit pada voting yang dilakukan hari ini masih belum jelas.

Pekan lalu kondisi mata uang Inggris ini sempat tertekan akibat beberapa faktor dan kembali menguat pada Jumat. Penguatan ini terjadi karena ada kemungkinan penundaan waktu untuk momen Inggris keluar secara sah dari Uni Eropa. Sehingga momen poundsterling hadapi Brexit ini membuatnya menguat Jumat lalu. Sementara penguatan juga didukung oleh Dolar AS dan Euro yang melemah.

Tetapi sampai saat ini masih belum terlihat jelas bagaimana prospek pergerakan poundsterling ke depannya. Banyak hal yang masih mungkin terjadi seperti keputusan Brexit pada menit akhir dan juga referendum ulang.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Peru Mempelajari Pertukaran Crypto untuk Mendapatkan Gambaran Hukum di Masa Depan

Otoritas regulator Peru mengatakan pada 26 Oktober bahwa studi yang saat ini dilakukan pada pertukaran crypto lokal...

Refinancer Pinjaman dan BitLicense SoFi akan Meluncurkan Bank Nasional di AS

Dalam pengumuman pada hari Rabu, Kantor Pengawas Mata Uang (OCC) memberikan lisensi bersyarat kepada SoFi untuk beroperasi sebagai bank nasional di Amerika...

Avanti Meluncurkan Bank Ramah Crypto di Wyoming

Menurut pengumuman 28 Oktober dari Avanti, Dewan Perbankan Negara Wyoming memberikan suara 8-0 untuk memberikan piagam bank kepada lembaga keuangan tersebut.

Paxful Meluncurkan Kartu Debit Crypto di Meksiko

Pasar P2P Bitcoin (BTC) Paxful telah bermitra dengan neobank Spanyol Bnext untuk meluncurkan kartu debit crypto pertamanya di Meksiko.

Mantan Gubernur PBoC: Yuan digital akan Memerangi ‘Dolarisasi’ AS

Pendekatan mata uang digital China, Yuan Digital, akan mendukung sistem ritel domestiknya dan mencegah dolarisasi ekonomi menurut seorang mantan pejabat senior.
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -