Sunday, January 17, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Sterling Melemah Jelang May Uraikan Rencana B untuk Brexit

Must Read

USDCAD Bullish Memanfaatkan Pemulihan DXY dan Pelemahan Minyak Mentah

Pasangan mata uang USDCAD bullish di sesi pertengahan Eropa hari Jumat (15/1). Dolar AS berhasil melumpuhkan dominasi...

EURUSD Terjun Lebih Dalam Didorong Nada Dovish ECB dan Dominasi Dolar AS

Nada penjualan pada mata uang Euro sepertinya bertahan lebih lama lagi melawan Dolar AS. Euro melemah di...

AUDUSD Stabil Setelah Kenaikan Kemarin, Arah Yield Treasury AS Menjadi Perhatian

Pasangan mata uang AUDUSD saat ini stabil bergerak di sekitar nilai tukar 0,7773 di sesi Asia hari...

Sterling turun pada hari Senin (21/1) ketika Perdana Menteri Inggris Theresa May bersiap untuk menguraikan Rencana B-nya untuk Brexit. Rencana B tersebut dirancang untuk memecahkan kebuntuan di parlemen dengan menetapkan proposal yang diharapkan untuk fokus pada memenangkan lebih banyak konsesi dari Uni Eropa.

GBP/USD turun 0,3% menjadi 1,2833 pada pukul 10:01 GMT, sementara EUR/GBP naik 0,41% menjadi 0,8859.

Sterling telah naik ke level tertinggi dalam dua bulan di 1,3001 pada hari Kamis (17/1) di tengah meningkatnya kepercayaan bahwa Inggris dapat menghindari Brexit tanpa kesepakatan. Tetapi menghadapi aksi ambil untung pada hari Jumat (18/1).

May akan membuat pernyataan di parlemen sekitar pukul 15:30 GMT dan mengajukan mosi pada langkah-langkah berikutnya yang diusulkan. Setelah kesepakatan perceraian Brexit-nya ditolak oleh 432 anggota parlemen di parlemen yang memiliki 650 kursi pada minggu lalu.

Selama minggu berikutnya, anggota parlemen akan dapat mengusulkan cara alternatif. Mereka akan memperdebatkan rencana ini pada tanggal 29 Januari, dan alasan memilihnya harus menunjukkan apakah ada yang bisa mendapatkan dukungan mayoritas.

Upaya untuk menempa konsensus dengan oposisi Partai Buruh gagal sehingga May diharapkan untuk fokus memenangkan 118 pemberontak di partainya sendiri. Termasuk Partai Unionist Demokrat dengan konsesi dari Uni Eropa.

Dengan hanya dua bulan tersisa sampai batas waktu Brexit pada 29 Maret, masih tidak ada kesepakatan di parlemen Inggris. Tentang bagaimana cara negara tersebut harus meninggalkan blok perdagangan terbesar di dunia.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

USDCAD Bullish Memanfaatkan Pemulihan DXY dan Pelemahan Minyak Mentah

Pasangan mata uang USDCAD bullish di sesi pertengahan Eropa hari Jumat (15/1). Dolar AS berhasil melumpuhkan dominasi...

EURUSD Terjun Lebih Dalam Didorong Nada Dovish ECB dan Dominasi Dolar AS

Nada penjualan pada mata uang Euro sepertinya bertahan lebih lama lagi melawan Dolar AS. Euro melemah di hari Jumat (15/1) dan membawa...

AUDUSD Stabil Setelah Kenaikan Kemarin, Arah Yield Treasury AS Menjadi Perhatian

Pasangan mata uang AUDUSD saat ini stabil bergerak di sekitar nilai tukar 0,7773 di sesi Asia hari Jumat (15/1). Pasangan AUDUSD hari...

GBPUSD Tertolak Dari 1,3700, Menunggu Katalis Utama Berikutnya

Mata uang Poundsterling hari ini gagal untuk meneruskan aksi bullish yang tercatatkan pada pergerakan hari Kamis kemarin. Kenaikan sebelumnya terjadi setelah mata...

USDJPY Turun Karena Dolar AS Terbebani Banyak Masalah

Di sesi Asia hari ini, pasangan mata uang USDJPY turun cukup signifikan menuju ke nilai tukar 103,63 di hari Rabu (13/1). Dominasi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -