Sunday, May 16, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Surplus Perdagangan China Menipis, Membuat NZDUSD Bearish Karena Pesimisme

Must Read

Animoca Brands Selesaikan Peningkatan Modal dengan Valuasi $ 1 Miliar

Pengembang game yang berfokus pada NFT, Animoca Brands, telah mengumumkan penyelesaian peningkatan modal sebesar $ 88.888.888 berdasarkan...

Bank of Korea ingin Memantau Aktivitas Perdagangan Crypto

Bank of Korea dilaporkan memiliki rencana untuk mempertahankan pengawasan ketat pada aktivitas perdagangan crypto melalui rekening bank...

Bank Sentral Bahrain dan JPMorgan akan Mengerjakan Uji Penyelesaian CBDC

Pemerintah Bahrain, negara Arab terkaya ketiga, bekerja sama dengan bank investasi Amerika JPMorgan Chase dalam proyek percontohan...

Data China tadi pagi dilaporkan dengan hasil yang dinilai sangat mengecewakan. Data suram itu telah memberikan dampak pada mata uang Dolar New Zealand. Terlihat saat ini pasangan NZDUSD bearish menuju ke titik paling rendah pada 0,7010 atau turun 0,23%. New Zealand merupakan rekan utama perdagangan China. Sehingga kondisi ekonomi di China juga akan berpengaruh pada nilai tukar NZD.

Data China Membebani

Beberapa saat yang lalu, China telah merilis data mengenai tingkat surplus perdagangan. Data untuk bulan Maret dalam tahun ke tahun turun sampai menuju ke $13,8 Miliar. Data ini sangat jauh i suram dari harapan awal yang naik ke $52,05 Miliar dan data sebelumnya di $19,08 Miliar. Sementara itu rincian lainnya ditampilkan bahwa ekspor keluar mengalami kenaikan. Walaupun impor di sisi lain juga naik cukup tinggi sampai 38,1% dari awalnya di 22,1%.

Selain karena data China ini, aksi NZDUSD bearish juga disebabkan oleh posisi terbaru dari indeks Dolar AS. setelah Senin kemarin dalam pelemahan, saat ini indeks DXY mampu melompat sampai ke 92,21 atau mencatatkan kenaikan 0,08%. Kenaikan indeks juga tidak lepas dari pembaruan arah imbal hasil obligasi Treasury AS yang menjadi lebih tinggi.

Sebenarnya jika menilai dari aktivitas perdagangan China, tingkat impor yang tinggi merupakan sinyal positif dalam negeri. Karena menjadi sinyal bahwa permintaan warga domestik terus meningkat di tengah pemulihan perlambatan. Sayangnya penilaian ini gagal membatalkan NZDUSD bearish dalam signal forex hari ini.

Berikutnya pasar akan menantikan bagaimana dinamika indeks Dolar AS pada analisa hari ini. Dari sisi data, AS akan merilis data inflasi konsumen dan inflasi inti nanti malam. Data ini akan digunakan untuk mengukur ekspektasi suku bunga Fed dan pemulihan ekonomi.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Animoca Brands Selesaikan Peningkatan Modal dengan Valuasi $ 1 Miliar

Pengembang game yang berfokus pada NFT, Animoca Brands, telah mengumumkan penyelesaian peningkatan modal sebesar $ 88.888.888 berdasarkan...

Bank of Korea ingin Memantau Aktivitas Perdagangan Crypto

Bank of Korea dilaporkan memiliki rencana untuk mempertahankan pengawasan ketat pada aktivitas perdagangan crypto melalui rekening bank nama asli.

Bank Sentral Bahrain dan JPMorgan akan Mengerjakan Uji Penyelesaian CBDC

Pemerintah Bahrain, negara Arab terkaya ketiga, bekerja sama dengan bank investasi Amerika JPMorgan Chase dalam proyek percontohan penyelesaian mata uang digital.

Rick Rieder dari BlackRock: Bitcoin Tahan Lama

Rick Rieder, kepala investasi di BlackRock Financial Management, menolak keputusan CEO Telsa Elon Musk untuk menjatuhkan Bitcoin sebagai bentuk pembayaran.

Tether Ungkapkan Perincian Cadangan Penuh untuk Pertama Kalinya

Tether Holdings Limited, perusahaan di balik stablecoin Tether (USDT) yang populer, merilis perincian penuh dari cadangannya pada hari Kamis, menawarkan lebih banyak...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -