>
Home / berita / Berita Harian Forex / Terancam Brexit Tanpa Kesepakatan, Poundsterling Inggris Melemah Gagal Melawan USD

Terancam Brexit Tanpa Kesepakatan, Poundsterling Inggris Melemah Gagal Melawan USD

Perdagangan hari Kamis kemarin Poundsterling Inggris sempat bergerak dengan volume cukup tinggi karena beberapa faktor. Hari Jumat ini (26/7) pasangan GBPUSD terlihat mengalami pergerakan yang jauh lebih tenang daripada sebelumnya dan masih dalam bias bearish yang kuat. Penyebabnya adalah naiknya kemungkinan terjadinya Brexit tanpa kesepakatan dan juga sikap pasar yang lebih hati-hati mendekati rilis data makro inti dari AS, pertemuan FOMC dan juga pembaruan hubungan dagang.

Konsolidasi pada Poundsterling Inggris hari ini merupakan tarik nafas pasangan sebelum munculnya katalis baru dari data AS. Hal ini karena beberapa data dari AS seperti pesanan barang tahan lama, penjualan eceran dan juga klaim pengangguran AS memberikan isyarat bahwa tidak akan ada pemangkasan suku bunga Fed dengan jumlah yang besar pada pertemuan akhir Juli nanti.

Dampaknya Pound tidak mampu menahan minat beli USD dan menyeret pasangan GBPUSD untuk turun lebih dalam. Pertemuan FOMC yang sangat ditunggu pasar akan dilaksanakan pada tanggal 30-31 Juli waktu AS dalam pembahasan kebijakan moneter terbarunya.

Lemahnya permintaan beli di sekitar Poundsterling Inggris bisa disebabkan karena naiknya kekhawatiran pasar mengenai Brexit setelah adanya perombakan Kabinet oleh PM Boris. Karena memang saat ini Inggris lebih dikuasai oleh Pro Brexit dan mereka lebih bersemangat untuk meninggalkan Uni Eropa pada akhir Oktober mendatang dengan hasil tanpa kesepakatan atau dengan kesepakatan.

Tekanan bearish Pound juga datang dari berita mengenai keputusan PM Boris untuk tidak mendukung back-stop Irlandia. Karena pasar melihat hal tersebut akan menjadi salah satu faktor yang menaikkan kemungkinan Brexit tanpa kesepakatan. Untuk perdagangan pasangan GBPUSD selanjutnya akan lebih fokus ke data AS mengenai produk domestik bruto kuartal kedua tahun 2019. Data ini akan memberikan pengaruh seberapa besar pemangkasan suku bunga oleh Fed nantinya.

About Wida Yodik

Check Also

Dolar AS

Dolar AS Menguat Karena Optimisme Dalam Negeri dan Perdagangan

Perdagangan pada pasangan mata uang USDJPY terlihat masih bertahan di sekitar level harga 106. Dolar …