Sunday, November 29, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Terbebani Ketegangan AS-China, Dolar Kanada Terus Mengalami Pelemahan

Must Read

Dolar Turun untuk Menutup Merah Pekan Ini, Aussie dan Kiwi Bangkit

Dolar jatuh pada awal perdagangan London pada hari Jumat dan berada di jalur kerugian mingguan terhadap sekeranjang...

Panel OPEC + akan Mengadakan Pembicaraan Online Informal pada Hari Sabtu

Panel OPEC +, sekelompok negara penghasil minyak terkemuka, akan mengadakan pembicaraan informal online pada hari Sabtu sebelum...

Yearn Finance Umumkan ‘Merger’ Lain dengan Protokol Cream

Dua hari setelah Yearn Finance (YFI) dan Pickle Finance bergabung dalam merger efektif pertama DeFi, pendiri Yearn...

Sampai hari ini Kamis (30/5) ketegangan perdagangan antara AS dengan China terus berlanjut dan membuat sektor-sektor lain turut terbebani. Minyak mentah sebagai ekspor utama Kanada dengan China sebagai tujuannya karena pengguna minyak utama mengalami penurunan. Hal ini membuat Dolar Kanada melemah terhadap Dolar AS dan mengangkat pasangan menuju ke sekitar level harga 1,3515 selama sesi dagang kawasan Asia di Kamis pagi.

Pelemahan pada Dolar Kanada juga diperburuk dengan pernyataan yang dikeluarkan oleh bank sentral Kanada mengenai suku bunga yang rendah. Dari komentar ini telah melemahkan Lonnie dan mengangkat USD menuju ke kawasan paling tinggi sejak sekitar 3 Januari 2019 lalu. Tampaknya minat beli pada USD akan bertahan cukup lama mengingat bahwa saat ini drama hubungan dagang antara AS dengan China terus menekan aset beresiko termasuk mata uang terkait dengan komoditas.

Pelemahan perdagangan pada minyak mentah baru-baru ini disebabkan oleh naiknya kekhawatiran pasar dengan meningkatkan ketegangan AS dengan China baru-baru ini. Selain itu laporan data dari API mengenai jumlah pasokan minyak AS dalam skala mingguan akan menjadi katalis pelemah tambahan pada minyak mentah. Lebih lanjut Dolar Kanada beresiko anjok lebih dalam lagi.

Komentar mengenai rincian kuartal pertama dari Kanada dan juga komentar dari Deputi Gubernur Senior bank sentral menjadi fokus pasar dalam beberapa waktu ini untuk pasangan USDCAD. Selain itu laporan data mengenai PDB pada kuartal pertama dan stok minyak mentah oleh EIA dari AS akan menjadi data sampingan untuk melihat arah pergerakan lebih lanjut.

Data mengenai PDB dari AS diprediksi akan mengalami pelemahan menuju ke 3,1 persen dari sebelumnya di 3,2 persen. Sementara itu pasokan miyak AS dalam satu minggu mungkin bisa anjlok sebanyak ke -0,80 juta barel dari sebelumnya di 4,74 juta barel.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Dolar Turun untuk Menutup Merah Pekan Ini, Aussie dan Kiwi Bangkit

Dolar jatuh pada awal perdagangan London pada hari Jumat dan berada di jalur kerugian mingguan terhadap sekeranjang...

Panel OPEC + akan Mengadakan Pembicaraan Online Informal pada Hari Sabtu

Panel OPEC +, sekelompok negara penghasil minyak terkemuka, akan mengadakan pembicaraan informal online pada hari Sabtu sebelum pertemuan yang dijadwalkan untuk minggu...

Yearn Finance Umumkan ‘Merger’ Lain dengan Protokol Cream

Dua hari setelah Yearn Finance (YFI) dan Pickle Finance bergabung dalam merger efektif pertama DeFi, pendiri Yearn Andre Cronje menerbitkan rincian integrasi...

Perdana Menteri Rusia Usulkan Langkah Hukum untuk Menertibkan Pasar Crypto

Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin tampaknya menyatakan dukungan untuk pengembangan lebih lanjut pasar cryptocurrency lokal. Pada pertemuan pemerintah baru-baru...

Program Cashback baru di FBS Trader

Program Cashback baru di FBS Trader Kini setiap pedagang disajikan dengan peluang keemasan untuk mendapatkan ganjaran tambahan dan memperolehi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -