Sunday, May 16, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

USD Menguat, Dolar Australia Tidak Mampu Melawan

Must Read

Animoca Brands Selesaikan Peningkatan Modal dengan Valuasi $ 1 Miliar

Pengembang game yang berfokus pada NFT, Animoca Brands, telah mengumumkan penyelesaian peningkatan modal sebesar $ 88.888.888 berdasarkan...

Bank of Korea ingin Memantau Aktivitas Perdagangan Crypto

Bank of Korea dilaporkan memiliki rencana untuk mempertahankan pengawasan ketat pada aktivitas perdagangan crypto melalui rekening bank...

Bank Sentral Bahrain dan JPMorgan akan Mengerjakan Uji Penyelesaian CBDC

Pemerintah Bahrain, negara Arab terkaya ketiga, bekerja sama dengan bank investasi Amerika JPMorgan Chase dalam proyek percontohan...

Pasangan mata uang Dolar Australia terhadap USD hari Jumat (19/7) terlihat mengalami kegagalan untuk memperpanjang kenaikannya. Saat ini pasangan AUDUSD sedang diperdagangkan di sekitar level harga 0,7070 ketika sudah mendekati pembukaan sesi kawasan Eropa. Hari Kamis kemarin (18/7) Aussie menerima dorongan-dorongan positif setelah pidato Fed yang terlihat cukup dovish dan juga rilis data mengenai ketenagakerjaan.

Perdagangan di hari Jumat ini ada kabar dari Fed New York yang otomatis membatalkan komentar dari J. Williams yang sebelumnya mendukung adanya penurunan suku bunga AS sebesar 50 basis poin pada akhir bulan Juli mendatang. Untuk perdagangan saat ini mungkin fokus Dolar AS akan tertuju ke kabar pembaruan mengenai pembicaraan dagang antara AS dengan China. Dolar Australia sendiri tampaknya tidak mampu melawan USD yang sedang optimis di tengah adanya tekanan dari American Tech untuk mengijinkan kembali perdagangan dengan Huawei China.

USD menerima dorongan negatif dengan adanya kabar yang mengatakan AS telah berhasil menjatuhkan drone miliki Iran. Di lain sisi, Iran juga menyampaikan keluhan kepada PBB mengenai Angakatan Laut Inggris yang merampas kapal tanker minyak. Kabar yang negatif akan bisa membuat sentimen global merosot karena kembali menimbulkan kekhawatiran terhadap perekonomian global. Di tempat lain, saham sekitar kawasan Asia mendapatkan traksi positif dengan adanya pemulihan pada pasar. Pergerakan imbal hasil obligasi Treasury Pemerintah AS 10 tahun kemarin ditutup pada level 2,04 persen.

Dari sisi Dolar Australia sendiri belum ada katalis yang mampu memberikan dampak signifikan. Sehingga fokus pasar mungkin akan tertuju ke rilis data lapis dua dari AS dan juga sesi akhir pidato Fed. Perkembangan mengenai perdagangan antara AS dengan China akan memberikan dampak pada sentimen resiko global selanjutnya.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Animoca Brands Selesaikan Peningkatan Modal dengan Valuasi $ 1 Miliar

Pengembang game yang berfokus pada NFT, Animoca Brands, telah mengumumkan penyelesaian peningkatan modal sebesar $ 88.888.888 berdasarkan...

Bank of Korea ingin Memantau Aktivitas Perdagangan Crypto

Bank of Korea dilaporkan memiliki rencana untuk mempertahankan pengawasan ketat pada aktivitas perdagangan crypto melalui rekening bank nama asli.

Bank Sentral Bahrain dan JPMorgan akan Mengerjakan Uji Penyelesaian CBDC

Pemerintah Bahrain, negara Arab terkaya ketiga, bekerja sama dengan bank investasi Amerika JPMorgan Chase dalam proyek percontohan penyelesaian mata uang digital.

Rick Rieder dari BlackRock: Bitcoin Tahan Lama

Rick Rieder, kepala investasi di BlackRock Financial Management, menolak keputusan CEO Telsa Elon Musk untuk menjatuhkan Bitcoin sebagai bentuk pembayaran.

Tether Ungkapkan Perincian Cadangan Penuh untuk Pertama Kalinya

Tether Holdings Limited, perusahaan di balik stablecoin Tether (USDT) yang populer, merilis perincian penuh dari cadangannya pada hari Kamis, menawarkan lebih banyak...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -