Friday, December 9, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

USDCAD Melonjak Pulih Dari Terendah 3 Tahun Setelah Risk Off Terjadi

Must Read

Penelitian: Turki Punya Obsesi dengan Kripto, Khususnya Dogecoin

Kemerosotan pasar kripto tidak berarti minat terhadap kripto juga turun. Sebuah studi baru dari platform pendidikan cryptocurrency...

Dolar Lesu Karena Kekhawatiran Resesi

Dolar AS melemah pada awal perdagangan Eropa Jumat karena meningkatnya kekhawatiran bahwa ekonomi AS menuju resesi, menjelang...

Hong Kong Akan Terapkan UU TradFi untuk Pertukaran Kripto

Dewan legislatif Hong Kong telah mengesahkan amandemen baru terhadap anti-pencucian uang (AML) dan sistem pembiayaan teroris untuk...

Mata uang Dolar AS mendominasi pergerakan sepanjang sesi Asia terhadap Dolar Kanada. Dominasi ini juga membantu USDCAD naik sampai ke titik paling tinggi dalam dua pekan terakhir. Berikutnya para pembeli akan berusaha untuk menguji ketahanan resistance nilai tukar angka bulat pada 1,2600.

Dolar AS akhirnya mampu mengambil manfaat atas beberapa katalis gabungan yang datang saat ini. katalis itu telah membantu USDCAD naik memulihkan diri dari titik paling rendah sejak bulan Februari 2018 lalu. Pergerakan indeks Dolar AS juga terus mengesankan dengan mendekati puncak empat bulan terakhir.

Sepertinya nada penghindaran risiko global untuk hari Rabu ini benar-benar kuat. Sehingga memicu aksi penghindaran risiko besar-besaran. Dari sisi lain, penguatan Dolar AS juga pada akhirnya memaksa harga minyak mentah melemah. Lalu menurunkan permintaan Dolar Kanada yang lebih dalam lagi.

Ada beberapa masalah yang menyebabkan Dolar AS menjadi pilihan dan mengirimkan USDCAD naik tinggi. Amerika Serikat bergabung dengan negara barat lain termasuk Kanada untuk memberikan sanksi kepada pejabat China. Sanksi itu diberikan terkait dengan aksi pelanggaran HAM minoritas di Xinjiang.

Selain itu saat ini pasar global juga sedang sangat terbebani oleh masa depan ekonomi blok Eropa. Karena banyak negara di kawasan itu yang mengalami serangan gelombang ketiga pandemi virus Corona. Beberapa negara seperti Belanda dan Jerman juga meningkatkan lockdown untuk membatasi penularan.

Pada akhirnya kekhawatiran pemulihan ekonomi Eropa juga membuat ekspektasi permintaan energi global menjadi lebih lemah. Ini berdampak ke harga energi yang menjadi turun dan diperparah pasokan energi AS yang meningkat. Dari sisi Dolar AS, pasar akan menantikan bagaimana data ekonomi nanti malam seperti pesanan barang tahan lama dan IMP jasa dan manufaktur. Lalu Fed Powell juga akan berpidato.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Penelitian: Turki Punya Obsesi dengan Kripto, Khususnya Dogecoin

Kemerosotan pasar kripto tidak berarti minat terhadap kripto juga turun. Sebuah studi baru dari platform pendidikan cryptocurrency...

Dolar Lesu Karena Kekhawatiran Resesi

Dolar AS melemah pada awal perdagangan Eropa Jumat karena meningkatnya kekhawatiran bahwa ekonomi AS menuju resesi, menjelang pertemuan penting Federal Reserve minggu...

Hong Kong Akan Terapkan UU TradFi untuk Pertukaran Kripto

Dewan legislatif Hong Kong telah mengesahkan amandemen baru terhadap anti-pencucian uang (AML) dan sistem pembiayaan teroris untuk memasukkan penyedia layanan aset virtual.

Survei: Lebih dari 90% Konsumen Penasaran dengan Metaverse

Terlepas dari kondisi pasar yang bergejolak selama setahun terakhir, metaverse dan utilitas potensialnya tetap stabil di benak konsumen. Menurut...

Pengembang Ethereum Targetkan Maret 2023 untuk Hard Fork Shanghai

Menurut sebuah diskusi di Pertemuan Pengembang Inti Ethereum ke-151 pada 8 Desember, pemrogram inti telah menetapkan tenggat waktu tentatif Maret 2023 untuk...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -