Friday, August 14, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

USDCAD Menguat Karena Minyak Mentah Melemah, Selanjutnya Fokus Ke Data AS dan FOMC

Must Read

Reli Ekuitas dan Kebuntuan Stimulus AS Telah Melemahkan Dolar

Dolar jatuh ke level terendah dalam sepekan terhadap sekeranjang mata uang pada Kamis, dengan analis menunjuk pada...

Pemerintahan Trump akan Batalkan Pembatasan Metana dari Operasi Minyak dan Gas

Pemerintahan Trump pada hari Kamis akan membatalkan peraturan yang bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca metana...

GBPUSD Naik, Pulih Dari Penurunan Dua Hari Setelah Dolar AS Melemah Lagi

Mata uang Poundsterling hari ini menjelang pembukaan sesi Eropa sempat mengalami beberapa pelemahan melawan Dolar AS. Sehingga...

Pergerakan pada pasangan mata uang USDCAD hari ini telah mengalami kenaikan yang moderat saat sesi Asia berlangsung di hari Rabu (11/12). Sayangnya saat ini tidak ada tindak lanjut atas kenaikan pasangan dan memilih bertahan di bawah level harga 1,32500.

Saat pembukaan awal sesi kawasan Asia, memang Dolar AS mengalami kenaikan permintaan dan didukung juga oleh harga minyak mentah yang merosot. Akhirnya Dolar Kanada menerima dorongan negatif dan membuat USDCAD hari ini melonjak memangkas penurunan-penurunan yang terjadi sebelumnya selama dua hari terakhir.

Greenback mengalami kenaikan terhadap beberapa mata uang utama lainnya setelah adanya pertanda penundaan tarif produk China oleh AS. Jika sesuai rencana, produk China senilai $156 Miliar akan dinaikkan tarifnya mulai 15 Desember mendatang. Menjelang jadwal tersebut, pasar mulai dihantui ketakutan dan menyebabkan spekulasi-spekulasi meluas.

Namun dibalik indikasi penundaan tarif, kemarin penasihat pemerintah AS bidang ekonomi, Larry Kudlow mengatakan bahwa tidak ada tanda tarif akan ditunda. Hal ini menjadi beban bagi Dolar AS untuk bisa unggul lebih tinggi di atas Dolar Kanada.

Dari tempat lain, kenaikan USDCAD hari ini juga disebabkan oleh penurunan permintaan minyak mentah global. Sepanjang hari Rabu ini, minyak mentah telah kehilangan 0,60 persen kenaikannya. Hal ini berdampak negatif bagi Dolar Kanada, karena pendapatan utama negara itu bergantung pada ekspor minyak mentah.

Perdagangan selanjutnya pasangan akan lebih fokus ke beberapa rilis data ekonomi dari AS. Data mengenai inflasi konsumen dan produsen AS akan menghiasi perdagangan nanti malam sebelum pertemuan kebijakan bank sentral AS. 

Fokus utama tentunya akan tertuju ke kebijakan moneter Fed yang akan disampaikan Rabu dini hari nanti. Secara luas pasar memprediksi tidak ada perubahan kebijakan, namun pernyataan kebijakan akan menjadi fokus.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Reli Ekuitas dan Kebuntuan Stimulus AS Telah Melemahkan Dolar

Dolar jatuh ke level terendah dalam sepekan terhadap sekeranjang mata uang pada Kamis, dengan analis menunjuk pada...

Pemerintahan Trump akan Batalkan Pembatasan Metana dari Operasi Minyak dan Gas

Pemerintahan Trump pada hari Kamis akan membatalkan peraturan yang bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca metana dari operasi minyak dan gas,...

GBPUSD Naik, Pulih Dari Penurunan Dua Hari Setelah Dolar AS Melemah Lagi

Mata uang Poundsterling hari ini menjelang pembukaan sesi Eropa sempat mengalami beberapa pelemahan melawan Dolar AS. Sehingga membawa pasangan GBPUSD untuk turun...

Emas Mempertahankan Kenaikan Mengambil Manfaat Penurunan Dolar AS

Sepanjang sesi perdagangan Asia hari Kamis ini (13/8) emas bullish lebih tinggi bangkit dari penurunan yang dicetak sebelumnya. Sayangnya setelah pulih, para...

AUDJPY Naik Setelah Data Pekerjaan Aussie Membaik Meski Arah Risiko Kurang Jelas

Permintaan mata uang Dolar Australia naik saat sesi Asia melawan Yen Jepang. Lonjakan permintaan ini berhasil membawa pasangan AUDJPY untuk terbang menuju...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -