Monday, February 24, 2020
No menu items!
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

USDCAD Merosot Dalam Setelah Minyak Mentah Naik, Selanjutnya Menunggu Penjualan Eceran AS

Must Read

Minyak Mentah Mundur Karena Kekhawatiran Virus, Mengabaikan Berita Saudi dan Penurunan Pasokan

Permintaan minyak mentah melemah membawa indeks minyak berjangka WTI turun menuju ke level harga 53.60 saat sesi Asia hari...

Emas Melonjak Ke Puncak 2013 Karena Kekhawatiran Perlambatan Global

Harga logam mulia diperdagangkan dengan kenaikan sepanjang empat hari terakhir berturut-turut. Di hari Jumat ini, emas bullish memperpanjang kenaikannya...

AUDUSD Gagal Memulihkan Diri Dari Terendah Satu Dekade Terakhir

Mata uang Dolar Australia sempat berusaha untuk memulihkan diri dari level paling rendah sepuluh tahun terakhir terhadap Dolar AS....

Pergerakan pada pasangan mata uang USDCAD terus mengalami penurunan dan berusaha menuju ke level paling rendah dalam dua sesi beruntun. Perdagangan di hari Kamis ini (16/1) Dolar Kanada menguat dan menyeret USDCAD untuk mendekat ke level paling rendah dalam di level harga 1,3035.

Salah satu faktor utama yang membuat USDCAD mampu merosot cukup dalam adalah adanya kenaikan pada harga minyak mentah global. Pasalnya minyak mentah adalah komoditas ekspor utama dari Kanada. 

Sehingga bagaimanapun dinamika harga minyak akan memberikan dampak pada Loonie. Permintaan minyak meningkat ketika kesepakatan dagang antara AS dan China berhasil ditandatangani tadi malam di Washington.

Dengan adanya kesepakatan antara dua raksasa ekonomi global itu, maka diharapkan akan mampu meningkatkan kembali permintaan minyak mentah. China sendiri merupakan salah satu negara dengan konsumsi minyak paling besar di dunia. Kesepakatan diharapkan mampu menumbuhkan ekonomi China dan meningkatkan konsumsi minyak. Sehingga mampu juga membawa Dolar Kanada menguat sampai saat ini.

Namun sebenarnya semua optimisme yang terjadi sudah diantisipasi oleh para pelaku pasar dan investor sebelumnya. Kenaikan yang terjadi pada imbal hasil obligasi Treasury AS mampu membatasi penurunan USDCAD lebih dalam lagi. Padahal Dolar AS saat ini sedang dalam tren penjualan yang cukup besar terhadap beberapa mata uang utama dunia lainnya.

Sehingga akan lebih baik untuk menunggu konfirmasi tindakan pasar untuk menentukan arah pergerakan pasangan USDCAD selanjutnya. Kemungkinan pasangan juga akan mampu mencapai di bawah level harga 1,30 sebelum mendaki ringan kembali.

Momentum Dolar Kanada menguat hari ini juga akan diuji oleh rilis data ekonomi dari AS mengenai penjualan eceran. Data tersebut diprediksi akan mengalami kenaikan menuju ke 0,3 persen dari sebelumnya di 0,2 persen. Selain itu ADP Kanada dan indeks manufaktur Philly Fed AS juga akan menjadi penggerak USDCAD.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Mentah Mundur Karena Kekhawatiran Virus, Mengabaikan Berita Saudi dan Penurunan Pasokan

Permintaan minyak mentah melemah membawa indeks minyak berjangka WTI turun menuju ke level harga 53.60 saat sesi Asia hari...

Emas Melonjak Ke Puncak 2013 Karena Kekhawatiran Perlambatan Global

Harga logam mulia diperdagangkan dengan kenaikan sepanjang empat hari terakhir berturut-turut. Di hari Jumat ini, emas bullish memperpanjang kenaikannya dan saat ini berada di...

AUDUSD Gagal Memulihkan Diri Dari Terendah Satu Dekade Terakhir

Mata uang Dolar Australia sempat berusaha untuk memulihkan diri dari level paling rendah sepuluh tahun terakhir terhadap Dolar AS. Namun secara luas pasangan AUDUSD...

USDJPY Konsolidasi Setelah Sempat Melonjak Menuju Ke Puncak April 2019

Saat ini pasangan mata uang USDJPY konsolidasi bergerak di sekitar level harga 112,00 setelah pembukaan sesi Asia hari Jumat (21/2). Sebelumnya Dolar AS sempat...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 21 Februari 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -