Sunday, August 9, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

USDCAD Naik Kembali Karena Dolar Kanada Melemah Bersama Turunnya Minyak Mentah

Must Read

Minyak Jatuh Dibawah Level $ 45 Karena Kekhawatiran Permintaan

Minyak turun di bawah $ 45 per barel pada hari Jumat di tengah kekhawatiran bahwa pemulihan permintaan...

Kemerosotan Dolar Mengangkat Yield Obligasi AS Bagi Investor Asing

Penurunan 10% dalam nilai dolar AS sejak Maret telah meningkatkan keuntungan bagi investor asing di pasar obligasi...

EURUSD Gagal Mempertahankan Puncak Setelah Dolar AS Pulih Akibat Ketegangan AS-China Meningkat

Pergerakan pada pasangan mata uang Euro hari ini mencatatkan penurunan cukup signifikan. Dengan adanya penurunan permintaan mata...

Saat sesi Eropa berlangsung di hari Selasa ini (7/7) sentimen risiko global tampak kembali dalam pelemahan. Momentum ini berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Dolar AS untuk membawa USDCAD naik lebih tinggi. Dolar Kanada melemah karena aset berisiko dan mulai ditinggalkan pasar. Saat ini pasangan bergerak di sekitar nilai tukar 1,3525 bersama pemulihan indeks Dxy.

Beberapa waktu terakhir permintaan greenback dalam hal ini indeks Dxy mampu mencatatkan pemulihan. Sehingga bisa unggul di atas beberapa mata uang utama global. Indeks bergerak naik dari 96,57 menuju ke 96,84 atau mewakili kenaikan 0,12% menjelang pembukaan sesi Eropa hari ini.

Tampaknya investor saat ini benar-benar khawatir dengan kenaikan jumlah kasus gelombang kedua di beberapa negara dunia. Dampaknya menyebabkan Dolar Kanada melemah sebagai aset berisiko global. Negara bagian Victoria Aussie mengambil langkah penguncian enam pekan khususnya untuk Melbourne. Lockdown diambil untuk bisa mengendalikan penyebaran pandemi virus Corona. AS juga terus melaporkan kenaikan kasus yang cukup signifikan.

Momentum Dolar Kanada melemah saat ini juga disebabkan oleh adanya nada penurunan di sekitar minyak mentah global. Sepinya pembeli energi membuat permintaan Dolar Kanada menyusut karena sebagai mata uang untuk membeli komoditas energi. Harga minyak mentah mengalami kemunduran dari puncak dua pekan terakhir. Saat ini akan berusaha untuk menghancurkan penghalang utama di 40,00. Pelemahan di sekitar mata uang Loonie semakin menjadi ketika hasil survei bisnis BoC disampaikan sangat negatif. Bahkan sentimen bisnis tetap buruk walaupun Kanada telah membuka kembali ekonominya. Tolak ukur prospek bisnis itu turun menuju ke titik paling rendah sejak Krisis Keuangan Global beberapa tahun lalu. Dinamika risiko dan minyak mentah tampaknya akan terus mengambil peran menggerakkan USDCAD selanjutnya.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Jatuh Dibawah Level $ 45 Karena Kekhawatiran Permintaan

Minyak turun di bawah $ 45 per barel pada hari Jumat di tengah kekhawatiran bahwa pemulihan permintaan...

Kemerosotan Dolar Mengangkat Yield Obligasi AS Bagi Investor Asing

Penurunan 10% dalam nilai dolar AS sejak Maret telah meningkatkan keuntungan bagi investor asing di pasar obligasi pemerintah terbesar di dunia pada...

EURUSD Gagal Mempertahankan Puncak Setelah Dolar AS Pulih Akibat Ketegangan AS-China Meningkat

Pergerakan pada pasangan mata uang Euro hari ini mencatatkan penurunan cukup signifikan. Dengan adanya penurunan permintaan mata uang Euro ini telah membawa...

GBPJPY Jatuh Setelah Trump Melarang Aplikasi Asal China

Pasangan mata uang GBPJPY sepanjang sesi Asia harus rela mengalami pelemahan karena dominasi Yen Jepang yang kuat. Hari Jumat ini (7/8) meluas...

AUDUSD Turun Setelah Pernyataan RBA Dalam SoMP Cenderung Dovish

Permintaan terhadap mata uang Dolar Australia bearish sepanjang sesi awal Asia membawa pasangan AUDUSD untuk turun ke nilai tukar 0,7224. Salah satu...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -