Sunday, May 16, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

USDCHF Anjlok Tajam Karena Penghindaran Risiko dan Gejolak Pasar Global

Must Read

Animoca Brands Selesaikan Peningkatan Modal dengan Valuasi $ 1 Miliar

Pengembang game yang berfokus pada NFT, Animoca Brands, telah mengumumkan penyelesaian peningkatan modal sebesar $ 88.888.888 berdasarkan...

Bank of Korea ingin Memantau Aktivitas Perdagangan Crypto

Bank of Korea dilaporkan memiliki rencana untuk mempertahankan pengawasan ketat pada aktivitas perdagangan crypto melalui rekening bank...

Bank Sentral Bahrain dan JPMorgan akan Mengerjakan Uji Penyelesaian CBDC

Pemerintah Bahrain, negara Arab terkaya ketiga, bekerja sama dengan bank investasi Amerika JPMorgan Chase dalam proyek percontohan...

Pasangan mata uang USDCHF hari ini harus rela mengalami kemunduran dari puncak karena nada penghindaran risiko yang mendukung Franc Swiss. Lonjakan kasus virus Corona di beberapa negara menyebabkan para pedagang mulai memindahkan dana mereka ke aset yang safe haven. Selain itu kemarin Arab Saudi memutuskan menurunkan harga minyak ekspornya sebagai langkah awal perang harga dengan Rusia.

Pasangan USDCHF hari ini telah mengalami penurunan menuju ke level harga 0,9267 setelah pembukaan sesi Asia di hari Senin (9/3). Level tersebut merupakan yang paling rendah sejak bulan Februari 2019 lalu. Nada penghindaran risiko yang kuat juga telah menyebabkan harga minyak anjlok yang diikuti juga oleh saham berjangka di AS. Franc Swiss menjadi salah satu aset yang menerima keuntungan atas kondisi yang terjadi saat ini.

Keunggulan mata uang Swiss tersebut juga disebabkan oleh kondisi ekonomi AS yang sedang bergejolak karena wabah virus Corona. Pada pekan lalu bank sentral AS melangsungkan pertemuan darurat FOMC untuk memangkas suku bunganya. Pertemuan itu berhasil menurunkan suku bunga sebesar 50 basis poin sebagai upaya awal untuk menghadapi wabah virus Corona.

Bahkan kekhawatiran yang begitu kuat telah menyebabkan para pedagang mengabaikan data rincian ketenagakerjaan yang sangat optimis. Mungkin para pedagang menganggap data tersebut terlalu usang karena perhitungannya sebelum virus menyerang. Sehingga USDCHF hari ini tetap dalam bias bearish yang sangat kuat sekali.

Penurunan ini juga didukung oleh kondisi imbal hasil obligasi Treasury AS dalam 10 tahun yang anjlok tajam menuju ke 0,5%. Sementara itu dalam tenor 30 tahun juga mencetak level terendah paling baru. Para pedagang akan terus mengawasi pembaruan virus Corona sebagai katalis penggerak utama.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Animoca Brands Selesaikan Peningkatan Modal dengan Valuasi $ 1 Miliar

Pengembang game yang berfokus pada NFT, Animoca Brands, telah mengumumkan penyelesaian peningkatan modal sebesar $ 88.888.888 berdasarkan...

Bank of Korea ingin Memantau Aktivitas Perdagangan Crypto

Bank of Korea dilaporkan memiliki rencana untuk mempertahankan pengawasan ketat pada aktivitas perdagangan crypto melalui rekening bank nama asli.

Bank Sentral Bahrain dan JPMorgan akan Mengerjakan Uji Penyelesaian CBDC

Pemerintah Bahrain, negara Arab terkaya ketiga, bekerja sama dengan bank investasi Amerika JPMorgan Chase dalam proyek percontohan penyelesaian mata uang digital.

Rick Rieder dari BlackRock: Bitcoin Tahan Lama

Rick Rieder, kepala investasi di BlackRock Financial Management, menolak keputusan CEO Telsa Elon Musk untuk menjatuhkan Bitcoin sebagai bentuk pembayaran.

Tether Ungkapkan Perincian Cadangan Penuh untuk Pertama Kalinya

Tether Holdings Limited, perusahaan di balik stablecoin Tether (USDT) yang populer, merilis perincian penuh dari cadangannya pada hari Kamis, menawarkan lebih banyak...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -