Sunday, December 6, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

USDCNH Kembali Mengalami Penurunan Karena Yuan China Mengabaikan Data Negatif Dalam Negeri

Must Read

BoC: Kanada dapat Meluncurkan CBDC Lebih Cepat dari yang Diperkirakan

Timothy Lane, wakil gubernur Bank of Canada (BoC) dan kepala penelitian di departemen fintech dan crypto bank,...

Stripe akan Menawarkan Rekening Bank, dengan Bantuan dari Goldman Sachs dan Citi

Raksasa pembayaran online dan pemilik Cash App, Stripe, telah melangkah ke ranah baru layanan keuangan untuk vendor.

AUDUSD Kembali Bullish Karena Dolar AS Bearish Lebih Lama Lagi

Mata uang Dolar Australia naik kembali di sesi Asia melawan Dolar AS. Bahkan Dolar Australia berhasil mengabaikan...

Mata uang Yuan China naik beberapa waktu terakhir saat sesi Asia berlangsung di hari Senin (27/4). Penguatan itu membawa pasangan mata uang USDCNH mengalami penurunan lebih rendah. Penguatan itu bahkan telah mengabaikan data ekonomi China yang sangat mengecewakan. Data laba industri China mengalami penurunan sangat tajam.

Saat ini pasangan mata uang USDCNH diperdagangkan di sekitar level harga 7,0810 atau mewakili penurunan sampai 0,12% di sesi Asia hari ini. Sebelumnya pasangan sempat naik menuju ke level harga 7,0912. Namun kembali turun setelah Yuan China naik beberapa waktu terakhir.

China merilis data mengenai keuntungan industri dengan hasil penurunan -34,9% tahun ke tahun. Dengan hasil itu maka keuntungan industri berada di 370,66 Miliar Yuan pada bulan Maret. Level itu menjadi level yang paling rendah sejak tahun 2010 lalu. Namun meski mengalami penurunan sangat tajam, Yuan China naik tampak tidak merespon data yang mengecewakan tersebut.

Penyebabnya mungkin karena para pelaku pasar dan investor telah mengantisipasi risiko penurunan ekonomi China yang sangat dalam. Sehingga para pelaku pasar tidak begitu kaget dengan rilis laba industri yang sangat suram tersebut.

Pasangan masih tampak terjebak dalam bias bearish karena pelemahan Dolar AS beberapa hari terakhir. Sebelumnya Dolar AS sempat mengalami kenaikan menuju ke level tertingginya, namun saat ini indeks Dolar AS kembali mengalami penurunan.

Saat ini pasangan USDCNH telah berada di ujung bawah trend turun yang berada di sekitar level harga 7,10. Jika memang pasangan mampu menembus level rendah tersebut, maka penurunan lanjutan yang lebih dalam akan dikonfirmasi.  Berbagai katalis global akan terus diperhatikan oleh para investor global. Terutama berita mengenai rencana pembukaan ekonomi AS.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

BoC: Kanada dapat Meluncurkan CBDC Lebih Cepat dari yang Diperkirakan

Timothy Lane, wakil gubernur Bank of Canada (BoC) dan kepala penelitian di departemen fintech dan crypto bank,...

Stripe akan Menawarkan Rekening Bank, dengan Bantuan dari Goldman Sachs dan Citi

Raksasa pembayaran online dan pemilik Cash App, Stripe, telah melangkah ke ranah baru layanan keuangan untuk vendor. Menurut Wall...

AUDUSD Kembali Bullish Karena Dolar AS Bearish Lebih Lama Lagi

Mata uang Dolar Australia naik kembali di sesi Asia melawan Dolar AS. Bahkan Dolar Australia berhasil mengabaikan data dalam negeri yang dilaporkan...

GBPUSD Naik Tinggi Mengabaikan Kekhawatiran Brexit Karena Optimisme Global Menguasai

Pasangan mata uang GBPUSD naik lebih tinggi dan sepertinya berusaha kembali mencetak level yang lebih tinggi lagi. Poundsterling Inggris akan memulihkan diri...

EURUSD Bullish Ketika Ekonomi Eropa Pulih dan Memanfaatkan Pelemahan Dolar AS

Pergerakan mata uang Euro bullish sangat tinggi ketika berhadapan melawan Dolar AS. Saat menjelang pembukaan pasar Eropa di hari Kamis ini (3/12)...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -