Saturday, July 24, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

USDJPY Bearish Lebih Dalam Karena Lonjakan Kasus Virus Corona di Jepang

Must Read

Minyak Tergelincir Tetapi akan Menutup Minggu dengan Stabil

Minyak turun lebih jauh di bawah $74 per barel pada hari Jumat tetapi berada di jalur untuk...

Dolar dalam Kenaikan Minggu Kedua Karena Fokus Beralih ke Fed

Dolar akan mengakhiri minggu dengan kenaikan kecil setelah beberapa hari yang bergejolak ketika mata uang diterpa oleh...

GOLD : Analisa Teknikal Harian 23 Juli 2021

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, GOLD / XAUUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari...

Pasangan mata uang USDJPY turun saat sesi awal Asia hari Rabu (18/11). Dolar AS mencatatkan pelemahan dan tidak mampu menghentikan dominasi Yen Jepang. Dengan itu maka pasangan telah mundur sekitar 0,10% menuju ke nilai tukar 104,03. Sehingga berhasil kembali mengunjungi titik paling rendah sejak 9 November lalu.

Para pelaku pasar dan investor melakukan pembelian pada aset safe haven ketika Jepang melaporkan penambahan kasus yang besar. Hal itu menyebabkan aksi risk off yang merugikan bagi mata uang Dolar AS dan membawa USDJPY turun.

Kenaikan kasus virus Corona yang ada di Jepang terjadi setelah beberapa pekan sebelumnya penambahan kasus juga terjadi di kawasan Eropa dan Amerika Serikat. Melihat lonjakan kasus di Jepang, Sekretaris Kabinet Jepang siap meningkatkan kewaspadaan ke titik paling tinggi. Sampai 16 November kemarin, Jepang mengalami penambahan kasus baru 50 orang sehingga total keseluruhan menuju ke 34.931 dari sebelumnya di 34.888.

Katalis lain yang sempat menggerakkan USDJPY adalah komentar yang disampaikan oleh Gubernur BoJ Kuroda. Dia mengatakan ada langkah untuk bank daerah yang selama ini di luar kebijakan moneter BoJ. Kemudian Menteri Keuangan Jepang juga mengatakan akan membantu bank daerah dalam bentuk subsidi sebagai salah satu pilihannya.

USDJPY turun di tengah ketidakpastian dana stimulus ekonomi AS yang selama ini dijanjikan. Penurunan USDJPY semakin meyakinkan ketika aset berisiko global seperti Nikkei 225 turun sampai 0,75%. Kemudian kontrak berjangka S&P 500 juga mencatatkan bias bearish sampai 0,23%.

Pergerakan USDJPY selanjutnya mungkin akan terus fokus ke dinamika sentimen risiko global. Karena beberapa waktu mendatang sangat sedikit sekali katalis yang mampu menggerakkan pasar global. Data tingkat dua dari AS juga akan diperhatikan untuk jangka pendek.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Tergelincir Tetapi akan Menutup Minggu dengan Stabil

Minyak turun lebih jauh di bawah $74 per barel pada hari Jumat tetapi berada di jalur untuk...

Dolar dalam Kenaikan Minggu Kedua Karena Fokus Beralih ke Fed

Dolar akan mengakhiri minggu dengan kenaikan kecil setelah beberapa hari yang bergejolak ketika mata uang diterpa oleh pergeseran selera risiko, dengan fokus...

GOLD : Analisa Teknikal Harian 23 Juli 2021

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, GOLD / XAUUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada dalam sebuah pola...

AUDUSD : Analisa Teknikal Harian 23 Juli 2021

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, AUDUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini tampak bergerak dalam sebuah pola.

EURUSD : Analisa Teknikal Harian 23 Juli 2021

Selamat Pagi Pembaca, Hari ini, EURUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini masih berada dalam sebuah pola...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -