Sunday, August 9, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

USDJPY Bullish Berusaha Memulihkan Diri Di Tengah Tarik Ulur Risiko

Must Read

Minyak Jatuh Dibawah Level $ 45 Karena Kekhawatiran Permintaan

Minyak turun di bawah $ 45 per barel pada hari Jumat di tengah kekhawatiran bahwa pemulihan permintaan...

Kemerosotan Dolar Mengangkat Yield Obligasi AS Bagi Investor Asing

Penurunan 10% dalam nilai dolar AS sejak Maret telah meningkatkan keuntungan bagi investor asing di pasar obligasi...

EURUSD Gagal Mempertahankan Puncak Setelah Dolar AS Pulih Akibat Ketegangan AS-China Meningkat

Pergerakan pada pasangan mata uang Euro hari ini mencatatkan penurunan cukup signifikan. Dengan adanya penurunan permintaan mata...

Menjelang pembukaan sesi Eropa di hari Selasa ini (7/7) pasangan USDJPY bullish memecahkan fase konsolidasi yang terjadi sepanjang sesi Asia tadi pagi. Saat ini pasangan mampu bergerak naik menuju ke atas nilai tukar 107,00. Padahal sebelumnya pasangan sempat mengalami pembalikan dari puncak tertinggi harian mencapai 50 pip.

Tapi pada hari ini pasangan mampu mendapatkan dorongan-dorongan untuk naik kembali memulihkan diri. Kemungkinan dukungan itu datang dari data mengenai IMP non-manufaktur dari AS yang lebih tinggi dari harapan. Menggambarkan bahwa kondisi ekonomi AS sedang dalam perbaikan yang cukup meyakinkan. Sehingga mampu membantu nada pelemahan di sekitar greenback yang terjadi beberapa hari terakhir.

Berita mengenai vaksin virus Corona dari China tampaknya juga mengambil peran pada USDJPY bullish saat ini. Vaksin itu dilaporkan sedang dalam uji coba ketiga di Brasil. Sejak kemarin memang berita vaksin sempat naik dan menghidupkan optimisme tapi tidak berumur panjang.

USDJPY bullish saat ini juga mengabaikan berita mengenai kenaikan kasus virus Corona di banyak negara dunia termasuk AS. Kekhawatiran disebabkan oleh adanya peluang penutupan kembali oleh pemerintah global. Karena dampak lockdown itu sangat buruk sekali bagi perekonomian dan bisa meruntuhkan harapan pemulihan ekonomi global.

Walaupun kekhawatiran itu cenderung diabaikan, sentimen risiko bisa saja kembali dalam pelemahan jika optimisme memudar. Karena kekhawatiran itu bisa bertahan lebih lama di pasar global. Oleh karena itu lebih baik memilih untuk menunggu bagaimana arah risiko kedepan. Menunggu katalis utama yang bisa bertahan lebih lama lagi.

Pergerakan pasangan selanjutnya akan fokus ke dinamika sentimen risiko global yang digerakkan oleh beberapa masalah. Konflik dagang AS-China, AS-Uni Eropa dan lain-lain akan mempengaruhi risiko bersama berita virus Corona dan ekonomi global.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Jatuh Dibawah Level $ 45 Karena Kekhawatiran Permintaan

Minyak turun di bawah $ 45 per barel pada hari Jumat di tengah kekhawatiran bahwa pemulihan permintaan...

Kemerosotan Dolar Mengangkat Yield Obligasi AS Bagi Investor Asing

Penurunan 10% dalam nilai dolar AS sejak Maret telah meningkatkan keuntungan bagi investor asing di pasar obligasi pemerintah terbesar di dunia pada...

EURUSD Gagal Mempertahankan Puncak Setelah Dolar AS Pulih Akibat Ketegangan AS-China Meningkat

Pergerakan pada pasangan mata uang Euro hari ini mencatatkan penurunan cukup signifikan. Dengan adanya penurunan permintaan mata uang Euro ini telah membawa...

GBPJPY Jatuh Setelah Trump Melarang Aplikasi Asal China

Pasangan mata uang GBPJPY sepanjang sesi Asia harus rela mengalami pelemahan karena dominasi Yen Jepang yang kuat. Hari Jumat ini (7/8) meluas...

AUDUSD Turun Setelah Pernyataan RBA Dalam SoMP Cenderung Dovish

Permintaan terhadap mata uang Dolar Australia bearish sepanjang sesi awal Asia membawa pasangan AUDUSD untuk turun ke nilai tukar 0,7224. Salah satu...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -