Friday, October 30, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

USDJPY Bullish Di Tengah Aksi Risk On Pasar Global dan Data Campuran Jepang

Must Read

Cred Secara Resmi Mengkonfirmasi Penangguhan Aliran Dana Masuk dan Keluar

Cred, layanan pinjaman cryptocurrency yang berbasis di Amerika Serikat, telah secara resmi mengumumkan penghentian sementara operasi karena...

Simplex Meluncurkan Tether ke Offramp Euro ke Mitra Pertukarannya

Simplex, penyedia pembayaran crypto-to-fiat, menambahkan offramp fiat lain untuk memungkinkan pertukaran mitranya seperti Binance dan Huob untuk...

Fidelity Digital Asset Services Perluas Ekspansi ke Asia

Fidelity Investments - salah satu manajer aset terbesar di dunia - terus memperluas jangkauan globalnya dalam industri...

Perdagangan hari Kamis ini (1/10) pasangan mata uang USDJPY bullish menuju ke nilai tukar 105,50 ketika sesi awal Asia. Dolar AS mampu mendominasi di atas Yen Jepang dan mendongkrak pasangan menuju ke titik paling tinggi sejak 15 September lalu. Namun beberapa saat setelahnya, pasangan memangkas kenaikan dengan penurunan ringan menuju ke 105,45. Nada risk on dan juga data ekonomi Jepang yang mengecewakan sepertinya menjadi katalis utama hari ini.

Apalagi pasar Asia hari ini terbebani oleh adanya libur dari China. Pasar saham Jepang harus menghentikan aktivitas. Beberapa berita ringan terbaru tampaknya juga bisa menjadi katalis pergerakan USDJPY untuk selanjutnya.

Sementara itu beberapa saat yang lalu Jepang merilis data mengenai manufaktur dan industri untuk Q3 2020 yang mengecewakan. Data mengenai indeks manufaktur besar tankan mencatatkan penurunan cukup besar menuju ke -27 lebih suram dari prediksi awal di -23. Lalu untuk belanja modal semua industri besar tankan mengalami kenaikan ke 1,4% lebih baik dari prediksi di -1,3%.

Kemudian data IMP sektor manufaktur Bank Jibun mencatatkan kenaikan menuju ke 47,7 lebih baik dari data sebelumnya di 47,3. Data ini mampu sedikit membantu Yen Jepang untuk memangkas momentum USDJPY bullish meski tidak terlalu besar.

Dari arah risiko, saat ini para pembuat kebijakan di AS secara bertahap sudah dekat dengan stimulus yang ditunggu banyak pihak. Namun arah risiko yang optimis harus terbebani oleh keputusan pemerintah Inggris memberlakukan lockdown nasional karena kenaikan virus Corona di negara tersebut.

Bersama dengan USDJPY bullish hari ini, beberapa aset berisiko juga mencatatkan kenaikan. kontrak berjangka S&P 500 mengalami kenaikan 0,25% karena risk on yang berlaku. Beberapa data utama dari AS nanti malam mungkin akan menjadi katalis selanjutnya.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Cred Secara Resmi Mengkonfirmasi Penangguhan Aliran Dana Masuk dan Keluar

Cred, layanan pinjaman cryptocurrency yang berbasis di Amerika Serikat, telah secara resmi mengumumkan penghentian sementara operasi karena...

Simplex Meluncurkan Tether ke Offramp Euro ke Mitra Pertukarannya

Simplex, penyedia pembayaran crypto-to-fiat, menambahkan offramp fiat lain untuk memungkinkan pertukaran mitranya seperti Binance dan Huob untuk menjual stablecoin utama Tether (USDT)...

Fidelity Digital Asset Services Perluas Ekspansi ke Asia

Fidelity Investments - salah satu manajer aset terbesar di dunia - terus memperluas jangkauan globalnya dalam industri cryptocurrency melalui anak perusahaan kripto...

Adopsi Bitcoin dapat Mencapai 90% pada Tahun 2030

Dengan masuknya pemain keuangan arus utama baru-baru ini ke ruang blockchain, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk alokasi perusahaan Bitcoin (BTC) menjadi...

Chengdu China Berupaya untuk Berdayakan Tata Kelola Perkotaan dengan Blockchain

Pihak berwenang di Chengdu, China berencana mengadopsi blockchain untuk beberapa kasus penggunaan di seluruh kota, termasuk tata kelola perkotaan, perdagangan lintas batas,...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -