Friday, April 16, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

USDJPY Bullish Kembali Setelah Minat Terhadap Dolar AS Naik

Must Read

Kekhawatiran Geopolitik dan Data Suram China Mengirimkan NZDUSD Menjauh Dari Puncak

Mata uang Dolar New Zealand melemah ketika berhadapan melawan Dolar AS di sesi Asia hari Jumat (16/4)....

Eropa Masih Diserang Pandemi, EURUSD Turun Dari Tertinggi Bersama Aliran Risk Off

Mata uang Euro bearish melawan Dolar AS dan mengirimkan pasangan terjun sampai ke sekitar nilai tukar 1,1955....

AXA Insurance Mulai Menerima Bitcoin sebagai Pembayaran

Perusahaan asuransi terbesar kedua di Eropa, AXA, telah menjadi perusahaan asuransi all-line pertama di Swiss yang menawarkan...

Pergerakan nilai tukar pasangan mata uang USDJPY bullish saat sesi Asia berlangsung di hari Jumat ini (1/5). Dolar AS tampak mampu mendominasi di atas Yen Jepang dan berhasil membawa pasangan bangkit dari 107,02 menuju ke level harga 107,28. Sebelumnya Dolar AS tampak ditinggalkan oleh para investor karena nada penghindaran risiko yang menguntungkan Yen Jepang. Penurunan pada pasar ekuitas juga tampak mempengaruhi penurunan sebelumnya.

Nada penghindaran risiko kemarin juga datang setelah panasnya hubungan antara dua raksasa ekonomi yaitu AS dan China. Pasalnya Presiden Trump sempat memberikan komentar bahwa kesepakatan dagang sangat terganggu akibat virus Corona. Pemerintah AS juga beberapa kali melemparkan tuduhan kepada China yang gagal melaporkan virus Corona tepat waktu ke WHO.

Komentar yang miring tersebut menyebabkan banyak pihak merasakan kekhawatiran. Mereka takut bahwa perang dagang kedua negara akan memanas kembali. Trump mengatakan bahwa dirinya bisa saja memberlakukan tarif yang tinggi sebagai balasan kegagalan China pada virus Corona. Pasalnya AS saat ini menjadi episentrum baru virus Corona dengan jumlah positif sampai 1 juta kasus dengan kematian 63 ribu.

Selain itu penyebab USDJPY bullish hari ini mungkin juga terkait dengan kurva kasus virus Corona yang mulai datar meski sudah mencapai 1 juta kasus. Pasar global tampak mulai tenang ketika kurva virus Corona mulai melambat. Kemarin pertemuan bank sentral Eropa juga tampak kurang menggembirakan setelah ECB memutuskan menahan suku bunga di level -0,00% dan tidak menambah batas program QE.

Tantangan USDJPY bullish selanjutnya akan tetap datang dari berita utama terkait virus Corona. Selain itu kabar terbaru tentang hubungan antara AS dan China tampaknya menjadi katalis baru yang harus terus diperhatikan oleh investor.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kekhawatiran Geopolitik dan Data Suram China Mengirimkan NZDUSD Menjauh Dari Puncak

Mata uang Dolar New Zealand melemah ketika berhadapan melawan Dolar AS di sesi Asia hari Jumat (16/4)....

Eropa Masih Diserang Pandemi, EURUSD Turun Dari Tertinggi Bersama Aliran Risk Off

Mata uang Euro bearish melawan Dolar AS dan mengirimkan pasangan terjun sampai ke sekitar nilai tukar 1,1955. Euro terus melemah mendekati pembukaan...

AXA Insurance Mulai Menerima Bitcoin sebagai Pembayaran

Perusahaan asuransi terbesar kedua di Eropa, AXA, telah menjadi perusahaan asuransi all-line pertama di Swiss yang menawarkan kepada pelanggannya opsi untuk membayar...

Société Générale Mengeluarkan Token Sekuritasnya di Tezos

Raksasa keuangan Eropa Société Générale telah mengeluarkan token sekuritasnya di blockchain Tezos. Menurut pengumuman pada hari Kamis, langkah tersebut...

Chainlink Rilis White Paper Baru dalam Pergeseran Menuju Komputasi Kontrak Pintar

Chainlink meluncurkan white paper barunya pada hari Kamis, yang merinci ekspansi yang direncanakan dan poros dalam menciptakan jaringan oracle untuk komputasi. Proposal...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -