Thursday, October 1, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

USDJPY Bullish Mengabaikan Data Ekonomi Jepang yang Optimis

Must Read

Pounds Jatuh Setelah RUU Brexit yang Ditentang oleh UE Melewati Parlemen Inggris

Pounds jatuh pada Rabu setelah majelis rendah parlemen Inggris menyetujui undang-undang pada Selasa yang memberi para menteri...

Poll Reuters: Minyak Sedikit Meningkat Karena Ancaman Virus Membayangi

Harga minyak akan tetap mendekati level saat ini tahun ini karena meningkatnya kasus virus corona mengancam memperlambat...

EURUSD Harus Rela Turun Lagi Karena Ancaman Penundaan Hasil Pemilihan Presiden AS

Nada pembelian di sekitar mata uang Dolar AS kembali mendominasi saat sesi Asia berlangsung di hari Rabu...

Pergerakan pasangan mata uang USDJPY hari ini mencatatkan kenaikan lebih tinggi menuju ke nilai tukar 106,15 sepanjang sesi awal Asia hari Selasa ini (4/8). Dengan USDJPY bullish beberapa waktu ini, maka Yen Jepang telah mengabaikan rilis data inflasi konsumen yang optimis. Bahkan pasangan USDJPY juga terus mencatatkan kinerja yang sangat baik sepanjang tiga hari tanpa jeda. Tidak adanya kemajuan stimulus AS juga gagal membantu USDJPY untuk turun.

Sementara itu mengenai data inflasi konsumen yang diwakili IHK, data IHK tanpa makanan di Tokyo mengalami kenaikan lebih tinggi dari prediksi dan data sebelumnya. Untuk data IHK tanpa makanan dan energi menuju ke 0,6% lebih tinggi dari prediksi di 0,5% dan sebelumnya di 0,4%. Sayangnya semua hasil yang sangat memuaskan itu gagal membatalkan upaya USDJPY bullish beberapa waktu ini.

Diprediksi salah satu faktor yang membantu pasangan mata uang untuk naik adalah adanya komentar yang disampaikan oleh Presiden Trump dengan nada optimis. Kemudian pemulihan mata uang Dolar AS juga mengambil andil dalam kenaikan USDJPY beberapa waktu ini.

Pada saat acara konferensi pers di Gedung Putih AS, Trump mengatakan bahwa vaksin akan ada sebelum akhir 2020 ini. Trump juga memberikan sinyal peluang lockdown yang terus diturunkan. Hal ini tentunya bertolak belakang dengan apa yang disampaikan WHO bahwa tidak ada senjata untuk mengalahkan Virus Corona.

Tekanan Yen Jepang yang membawa USDJPY bullish mungkin datang dari kondisi pandemi di Asia yang terus memburuk. Media Nikkei mengatakan bahwa BoJ siap untuk membantu ekonomi Jepang lebih lanjut lagi. Pergerakan USDJPY selanjutnya akan fokus ke dinamika sentimen risiko global. Kemudian berita mengenai pandemi dan kebijakan fiskal AS juga akan menjadi fokus.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Pounds Jatuh Setelah RUU Brexit yang Ditentang oleh UE Melewati Parlemen Inggris

Pounds jatuh pada Rabu setelah majelis rendah parlemen Inggris menyetujui undang-undang pada Selasa yang memberi para menteri...

Poll Reuters: Minyak Sedikit Meningkat Karena Ancaman Virus Membayangi

Harga minyak akan tetap mendekati level saat ini tahun ini karena meningkatnya kasus virus corona mengancam memperlambat laju pemulihan permintaan dan melawan...

EURUSD Harus Rela Turun Lagi Karena Ancaman Penundaan Hasil Pemilihan Presiden AS

Nada pembelian di sekitar mata uang Dolar AS kembali mendominasi saat sesi Asia berlangsung di hari Rabu (30/9). Penguatan Dolar AS membawa...

NZDUSD Turun Setelah Data Caixin China Pesimis Bersama Sikap Hati-hati Debat Calon Presiden AS

Permintaan terhadap mata uang Dolar New Zealand mengalami penurunan saat sesi pertengahan Asia hari Rabu (30/9). Dengan pelemahan ini maka menyebabkan NZDUSD...

AUDJPY Turun Meski Data Ekonomi China Mengesankan Di Tengah Langkah Hati-hati Ketika Debat Calon Presiden AS

Mata uang Dolar Australia melemah saat sesi awal Asia hari Rabu (30/9) dan membawa pasangan AUDJPY untuk turun lebih dalam lagi. Padahal...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -