Monday, August 10, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

USDJPY Hari Ini Berkonsolidasi, Menunggu Katalis Utama Penggerak Pasar

Must Read

Kava Labs Bermitra dengan BNB48 Club, Untuk Apa?

Kava Labs mengumumkan kolaborasi baru dengan klub investor BNB - BNB48. Platform populer ditambahkan...

Pengunjung Pantai Korea Selatan Sekarang Dapat Menggunakan Bitcoin untuk Membayar Layanan

Sebuah proyek percontohan yang dijalankan oleh perusahaan afiliasi Bitbeat CIC Enterprise ingin menyediakan solusi pembayaran kripto di...

Korea Selatan Akan Memiliki Pembayaran Tol yang Didukung Blockchain

KEB Hana Bank, salah satu bank komersial terbesar di Korea Selatan, mencapai kesepakatan dengan operator jalan raya...

Sepanjang sesi-sesi awal kawasan Asia di hari Senin ini (13/7), pasangan USDJPY hari ini tetap datar belum menampilkan arah pergerakan yang jelas. Pasangan mata uang ini bahkan hanya mampu bergerak dalam ruang yang sempit di sekitar 106,84 sampai 106,94 saja. Kemungkinan karena awal pekan sehingga membuat para investor menunggu katalis utama.

Sementara itu pada hari Jumat pekan lalu, pasar global memang sudah dalam mode konsolidasi. Selain itu arah risiko juga masih sangat beragam tanpa arah yang jelas. Sikap itu diambil oleh para investor karena ketakutan terhadap pandemi. Walaupun secara luas saat ini sudah ada tanda-tanda penurunan di seluruh dunia.

Sebelumnya pasangan mencatatkan penurunan meski USDJPY hari ini cenderung stagnan. Penurunan kemarin disebabkan oleh adanya kenaikan kasus di AS yang sangat besar. Sehingga membawa Yen Jepang sebagai mata uang primadona para investor. Pasangan turun dari 107,00 menuju ke 106,64 dan berhasil bangkit menuju ke 106,94.

Ada satu faktor yang bisa menghidupkan kembali sentimen risiko global. Faktor itu adalah laporan dari Gilead Sciences yang mengatakan antivirus Remdesivir telah memberikan hasil pengujian yang positif. Berita ini jika mampu berkembang lebih lanjut bisa membawa USDJPY hari ini bergerak dengan signifikan.

Tapi risiko-risiko masalah global mungkin akan membebani selera risiko. Hubungan perdagangan antara AS dan China dilaporkan kembali memburuk. Bahkan kesepakatan dagang tahap awal kemarin terancam mengalami kegagalan dan hancur.

Pergerakan USDJPY selanjutnya akan sangat bergantung bagaimana arah risiko global. Dua pihak yaitu risk on dan risk off sama-sama memiliki peluang untuk mendominasi pasar global. Tapi satu yang menjadi pilihan pasar akan mampu menggerakkan aset-aset global lainnya.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kava Labs Bermitra dengan BNB48 Club, Untuk Apa?

Kava Labs mengumumkan kolaborasi baru dengan klub investor BNB - BNB48. Platform populer ditambahkan...

Pengunjung Pantai Korea Selatan Sekarang Dapat Menggunakan Bitcoin untuk Membayar Layanan

Sebuah proyek percontohan yang dijalankan oleh perusahaan afiliasi Bitbeat CIC Enterprise ingin menyediakan solusi pembayaran kripto di dua pantai tersibuk di negara...

Korea Selatan Akan Memiliki Pembayaran Tol yang Didukung Blockchain

KEB Hana Bank, salah satu bank komersial terbesar di Korea Selatan, mencapai kesepakatan dengan operator jalan raya yang didukung negara, Korea Expressway...

Peneliti: Peretasan Pertukaran Crypto Terjadi dalam Tiga Cara

Para peneliti di konferensi keamanan Black Hat mengungkapkan bahwa pertukaran crypto mungkin rentan terhadap peretas. Meskipun pertukaran crypto memiliki privasi dan keamanan...

Lebih dari 10.000 Perusahaan Blockchain Baru Didirikan di Cina pada tahun 2020

Blockchain dan platform data crypto, LongHash, mengungkapkan pada 8 Agustus dalam sebuah tweet bahwa sektor blockchain China telah tumbuh secara substansial meskipun...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -