Thursday, October 1, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

USDJPY Hari Ini Sempat Naik, Menunggu Data NFP yang Lebih Awal

Must Read

Pounds Jatuh Setelah RUU Brexit yang Ditentang oleh UE Melewati Parlemen Inggris

Pounds jatuh pada Rabu setelah majelis rendah parlemen Inggris menyetujui undang-undang pada Selasa yang memberi para menteri...

Poll Reuters: Minyak Sedikit Meningkat Karena Ancaman Virus Membayangi

Harga minyak akan tetap mendekati level saat ini tahun ini karena meningkatnya kasus virus corona mengancam memperlambat...

EURUSD Harus Rela Turun Lagi Karena Ancaman Penundaan Hasil Pemilihan Presiden AS

Nada pembelian di sekitar mata uang Dolar AS kembali mendominasi saat sesi Asia berlangsung di hari Rabu...

Pasangan mata uang USDJPY hari ini tampak mampu mengalami pemantulan dari level yang paling rendah selama tiga hari terakhir. Saat pembukaan sesi Asia, pasangan bergerak di sekitar nilai tukar 107,49. Tapi sayangnya pasangan USDJPY secara luas tidak menampilkan arah gerak yang jelas. padahal pada hari Rabu kemarin pasangan mencatatkan penurunan yang cukup besar dari puncak paling tinggi dalam bulanan dan mengakhiri catatan positif lima hari tanpa jeda.

Para penjual Dolar AS mungkin lebih memilih mengambil nafas sejenak dan menyebabkan USDJPY hari ini mampu memantul dari terendah tiga hari. Sebelumnya Indeks Dxy sebagai pengukur greenback terhadap mata uang utama global berada di 97,00. Kemudian baru-baru ini indeks tersebut mampu mencatatkan pergerakan positif sampai ke 97,19.

Penyebab penurunan pasangan sebelumnya mungkin disebabkan oleh adanya kekhawatiran terhadap kenaikan kasus virus Corona kedua di beberapa negara. Selain itu konflik antara AS-China yang kembali bergema memaksa para investor memilih aset safe haven untuk berlindung. Tantangan sentimen risiko global hari ini juga akan tetap datang dari berita AS-China tersebut.

Dikabarkan bahwa China bergerak kepada media AS yang berada di China setelah Presiden Trump lebih maju pada sanksi untuk China karena UU Hong Kong. Hal itu mendukung penguatan Yen Jepang selama sesi hari Rabu kemarin. Para investor mungkin juga tidak berharap lebih banyak pada data ketenagakerjaan AS yang akan disampaikan lebih awal pada hari ini.

Data mengenai Non-Farm Payrolls akan menentukan arah USDJPY hari ini. Fokus mungkin akan tertuju seberapa banyak tingkat pengangguran yang ada di AS di tengah pandemi dan pencabutan lockdown. Selain itu berita virus Corona juga akan menggerakkan pasangan dalam jangka menengah.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Pounds Jatuh Setelah RUU Brexit yang Ditentang oleh UE Melewati Parlemen Inggris

Pounds jatuh pada Rabu setelah majelis rendah parlemen Inggris menyetujui undang-undang pada Selasa yang memberi para menteri...

Poll Reuters: Minyak Sedikit Meningkat Karena Ancaman Virus Membayangi

Harga minyak akan tetap mendekati level saat ini tahun ini karena meningkatnya kasus virus corona mengancam memperlambat laju pemulihan permintaan dan melawan...

EURUSD Harus Rela Turun Lagi Karena Ancaman Penundaan Hasil Pemilihan Presiden AS

Nada pembelian di sekitar mata uang Dolar AS kembali mendominasi saat sesi Asia berlangsung di hari Rabu (30/9). Penguatan Dolar AS membawa...

NZDUSD Turun Setelah Data Caixin China Pesimis Bersama Sikap Hati-hati Debat Calon Presiden AS

Permintaan terhadap mata uang Dolar New Zealand mengalami penurunan saat sesi pertengahan Asia hari Rabu (30/9). Dengan pelemahan ini maka menyebabkan NZDUSD...

AUDJPY Turun Meski Data Ekonomi China Mengesankan Di Tengah Langkah Hati-hati Ketika Debat Calon Presiden AS

Mata uang Dolar Australia melemah saat sesi awal Asia hari Rabu (30/9) dan membawa pasangan AUDJPY untuk turun lebih dalam lagi. Padahal...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -