Monday, February 24, 2020
No menu items!
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

USDJPY Konsolidasi Menghentikan Kenaikan Dolar AS Di Tengah Kabar Terbaru Virus Corona

Must Read

Minyak Mentah Mundur Karena Kekhawatiran Virus, Mengabaikan Berita Saudi dan Penurunan Pasokan

Permintaan minyak mentah melemah membawa indeks minyak berjangka WTI turun menuju ke level harga 53.60 saat sesi Asia hari...

Emas Melonjak Ke Puncak 2013 Karena Kekhawatiran Perlambatan Global

Harga logam mulia diperdagangkan dengan kenaikan sepanjang empat hari terakhir berturut-turut. Di hari Jumat ini, emas bullish memperpanjang kenaikannya...

AUDUSD Gagal Memulihkan Diri Dari Terendah Satu Dekade Terakhir

Mata uang Dolar Australia sempat berusaha untuk memulihkan diri dari level paling rendah sepuluh tahun terakhir terhadap Dolar AS....

Pasangan mata uang USDJPY konsolidasi di sesi Asia hari Jumat dan bergerak di sekitar level harga 109,85 sampai 109,62. Sebelumnya Dolar AS mengalami pelemahan dan membuat kenaikan pasangan harus terkoreksi. Para pedagang lebih memilih menghindari pembelian Dolar AS menjelang rilis data utama dari AS nanti malam.

Sementara itu kabar terbaru mengenai wabah virus Corona tampaknya belum mampu menggerakkan pasangan dengan volume yang besar. WHO memberikan pernyataan bahwa laporan kasus virus mengalami penurunan besar di hari Kamis. Berita itu membuat beberapa aset berisiko global mengalami kenaikan yang cukup baik. Memulihkan segala penurunan akibat penghindaran risiko sebelumnya.

Sampai saat ini pertambahan korban di hari Kamis berada pada angka 4.823 lebih rendah dari hari Rabu yang mencapai angka 14.000 lebih. Sementara itu total keseluruhan korban di seluruh dunia sudah menyentuh angka di atas 65.000 dan untuk kematian sampai 1.487.

Tadi malam adanya ekspektasi stimulus ekonomi yang akan dilakukan oleh pemerintah China mendorong komoditas mengalami kenaikan. Namun sayangnya pasar saham AS tidak mampu mendapatkan keuntungan apapun. Harga tembaga berhasil ditutup dengan kenaikan ke $5.800 yang merupakan puncak sejak 24 Januari.

Walaupun USDJPY konsolidasi, namun imbal hasil obligasi Treasury AS mengalami penurunan. Pada tenor 2 tahun, yield mengalami penurunan ke 1,39% dari sebelumnya di 1,44%. Sementara itu pada tenor 10 tahun turun ke 1,57% dari sebelumnya di 1,62%.

Sebelum USDJPY konsolidasi hari ini, Dolar AS sempat mendapatkan dorongan dengan data IHK yang lebih tinggi dari harapan sebelumnya. Data inflasi konsumen dilaporkan dalam tahunan menujun ke 2,5 persen dari prediksi awal di 2,4 persen. namun sayangnya dalam bulanan, IHK lebih rendah dari harapan sebelumnya di 0,2 persen menuju ke 0,1 persen.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Mentah Mundur Karena Kekhawatiran Virus, Mengabaikan Berita Saudi dan Penurunan Pasokan

Permintaan minyak mentah melemah membawa indeks minyak berjangka WTI turun menuju ke level harga 53.60 saat sesi Asia hari...

Emas Melonjak Ke Puncak 2013 Karena Kekhawatiran Perlambatan Global

Harga logam mulia diperdagangkan dengan kenaikan sepanjang empat hari terakhir berturut-turut. Di hari Jumat ini, emas bullish memperpanjang kenaikannya dan saat ini berada di...

AUDUSD Gagal Memulihkan Diri Dari Terendah Satu Dekade Terakhir

Mata uang Dolar Australia sempat berusaha untuk memulihkan diri dari level paling rendah sepuluh tahun terakhir terhadap Dolar AS. Namun secara luas pasangan AUDUSD...

USDJPY Konsolidasi Setelah Sempat Melonjak Menuju Ke Puncak April 2019

Saat ini pasangan mata uang USDJPY konsolidasi bergerak di sekitar level harga 112,00 setelah pembukaan sesi Asia hari Jumat (21/2). Sebelumnya Dolar AS sempat...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 21 Februari 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -