Tuesday, September 21, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

USDJPY Konsolidasi Setelah Sempat Melonjak Menuju Ke Puncak April 2019

Must Read

Minyak Jatuh Karena Mood Menghindari Risiko, Produksi Teluk AS

Minyak turun lebih dari $ 1 per barel menjadi sekitar $ 74 pada hari Senin karena meningkatnya...

SEC Thailand Keluarkan Lisensi untuk Proyek Real Estat Berbasis Ethereum

Komisi Bursa dan Pertukaran Thailand (SEC) memiliki lisensi untuk layanan penawaran token yang didukung aset berdasarkan blockchain...

Aliran Keamanan Perpanjang Reli Dolar AS Menjelang Langkah Fed

Dolar menguat ke level tertinggi sebulan di Asia pada hari Senin karena bencana yang mengancam pengembang berutang...

Saat ini pasangan mata uang USDJPY konsolidasi bergerak di sekitar level harga 112,00 setelah pembukaan sesi Asia hari Jumat (21/2). Sebelumnya Dolar AS sempat menguat dan mengalahkan Yen Jepang untuk bisa mencapai level puncak April 2019 lalu. Selain karena posisi beli yang kuat di sekitar Dolar AS, data dalam negeri Jepang yang mengecewakan turut memberikan dorongan kenaikan.

Tampaknya saat ini Yen Jepang harus menerima beban cukup berat meskipun ada nada penghindaran risiko yang cukup signifikan. Sebelumnya Yen harus rela melemah karena data dalam negeri suram. Kawasan Asia jua telah gagal untuk bisa mengejar target inflasi yang berada di angka 2,0%. Namun untungnya saat ini USDJPY konsolidasi karena kurangnya tindakan lebih lanjut di sekitar Dolar AS.

Kemarin data produk domestik bruto Jepang kuartal empat dilaporkan mengalami penurunan. Saat ini IMF meminta kepada para pejabat dari bank sentral Jepang untuk mencari petunjuk kejelasan. Sementara itu kawasan negara Asia juga terus menekankan bahwa wabah virus Corona menjadi sebuah ketakutan yang nyata.

Jepang juga telah merilis data ekonomi mengenai indeks harga konsumen dalam tahunan. Data itu dilaporkan sesuai dengan prediksi yaitu 0,7 persen dan untuk IHK tanpa makanan dan energi dalam tahunan turun menuju ke 0,8 persen dari prediksi awal di 0,9 persen. Laporan awal IMP sektor manufaktur Bank Jibun Jepang mengalami penurunan menuju 47,6 dari prediksi di 49,0 dan data sebelumnya di 48,8.

Kurangnya tindakan para pedagang telah membuat USDJPY konsolidasi untuk saat ini. Tolak ukur sentimen risiko yaitu imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun berada di posisi 1,52%. Kabar terbaru mengenai virus Corona akan tetap menjadi katalis penggerak selera risiko.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Jatuh Karena Mood Menghindari Risiko, Produksi Teluk AS

Minyak turun lebih dari $ 1 per barel menjadi sekitar $ 74 pada hari Senin karena meningkatnya...

SEC Thailand Keluarkan Lisensi untuk Proyek Real Estat Berbasis Ethereum

Komisi Bursa dan Pertukaran Thailand (SEC) memiliki lisensi untuk layanan penawaran token yang didukung aset berdasarkan blockchain Ethereum. Fraction,...

Aliran Keamanan Perpanjang Reli Dolar AS Menjelang Langkah Fed

Dolar menguat ke level tertinggi sebulan di Asia pada hari Senin karena bencana yang mengancam pengembang berutang China Evergrande menambah ketegangan ekstra...

AMC Tambahkan Ether dan Litecoin ke Rencana Adopsi Kripto

AMC Entertainment tidak hanya akan menerima pembayaran Bitcoin (BTC) untuk tiket film pada akhir tahun 2022 tetapi juga akan memasukkan mata uang...

Patung Satoshi Nakamoto Hadir di Budapest

Penggambaran perunggu dari pencipta Bitcoin legendaris Satoshi Nakamoto sekarang dipajang untuk pengunjung Graphisoft Park di Budapest. Dalam upacara pembukaan...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -