Thursday, June 30, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

USDJPY Konsolidasi Setelah Sempat Melonjak Menuju Ke Puncak April 2019

Must Read

Harga Minyak Kembali Naik Karena Kekhawatiran Pasokan

Harga minyak naik untuk sesi keempat berturut-turut pada hari Rabu dengan kekhawatiran pasokan yang ketat mengimbangi kekhawatiran...

Euro Pangkas Penurunan Terhadap Dolar Setelah Lonjakan Inflasi Spanyol

Euro stabil pada hari Rabu setelah jatuh ke level terendah enam hari, bereaksi terhadap rilis data inflasi...

Presiden Republik Afrika Tengah Luncurkan Inisiatif Kripto Setelah Adopsi Bitcoin

Faustin-Archange Touadéra, presiden Republik Afrika Tengah, telah mengumumkan bahwa pemerintah akan mendukung inisiatif yang berpusat pada pengembangan...

Saat ini pasangan mata uang USDJPY konsolidasi bergerak di sekitar level harga 112,00 setelah pembukaan sesi Asia hari Jumat (21/2). Sebelumnya Dolar AS sempat menguat dan mengalahkan Yen Jepang untuk bisa mencapai level puncak April 2019 lalu. Selain karena posisi beli yang kuat di sekitar Dolar AS, data dalam negeri Jepang yang mengecewakan turut memberikan dorongan kenaikan.

Tampaknya saat ini Yen Jepang harus menerima beban cukup berat meskipun ada nada penghindaran risiko yang cukup signifikan. Sebelumnya Yen harus rela melemah karena data dalam negeri suram. Kawasan Asia jua telah gagal untuk bisa mengejar target inflasi yang berada di angka 2,0%. Namun untungnya saat ini USDJPY konsolidasi karena kurangnya tindakan lebih lanjut di sekitar Dolar AS.

Kemarin data produk domestik bruto Jepang kuartal empat dilaporkan mengalami penurunan. Saat ini IMF meminta kepada para pejabat dari bank sentral Jepang untuk mencari petunjuk kejelasan. Sementara itu kawasan negara Asia juga terus menekankan bahwa wabah virus Corona menjadi sebuah ketakutan yang nyata.

Jepang juga telah merilis data ekonomi mengenai indeks harga konsumen dalam tahunan. Data itu dilaporkan sesuai dengan prediksi yaitu 0,7 persen dan untuk IHK tanpa makanan dan energi dalam tahunan turun menuju ke 0,8 persen dari prediksi awal di 0,9 persen. Laporan awal IMP sektor manufaktur Bank Jibun Jepang mengalami penurunan menuju 47,6 dari prediksi di 49,0 dan data sebelumnya di 48,8.

Kurangnya tindakan para pedagang telah membuat USDJPY konsolidasi untuk saat ini. Tolak ukur sentimen risiko yaitu imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun berada di posisi 1,52%. Kabar terbaru mengenai virus Corona akan tetap menjadi katalis penggerak selera risiko.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Harga Minyak Kembali Naik Karena Kekhawatiran Pasokan

Harga minyak naik untuk sesi keempat berturut-turut pada hari Rabu dengan kekhawatiran pasokan yang ketat mengimbangi kekhawatiran...

Euro Pangkas Penurunan Terhadap Dolar Setelah Lonjakan Inflasi Spanyol

Euro stabil pada hari Rabu setelah jatuh ke level terendah enam hari, bereaksi terhadap rilis data inflasi yang saling bertentangan di Jerman...

Presiden Republik Afrika Tengah Luncurkan Inisiatif Kripto Setelah Adopsi Bitcoin

Faustin-Archange Touadéra, presiden Republik Afrika Tengah, telah mengumumkan bahwa pemerintah akan mendukung inisiatif yang berpusat pada pengembangan infrastruktur blockchain negara tersebut.

Harga Minyak Mengambil Jeda Setelah Reli Tiga Hari

Harga minyak turun pada hari Rabu setelah naik dalam tiga sesi sebelumnya tetapi kerugian terbatas pada pandangan bahwa pengetatan pasokan global akan...

Euro Ditekan Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga ECB

Dolar naik pada hari Selasa sementara euro tersendat setelah Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde tidak memberikan wawasan baru tentang prospek...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -