Wednesday, December 2, 2020
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

USDJPY Melonjak Keluar Dari Konsolidasi Selama Sesi Asia Setelah Risk On Menguasai Pasar

Must Read

GBPUSD Masih Naik Meski Lebih Rendah, Terbebani Masalah Brexit

Setelah sempat mengalami beberapa penurunan dari puncak pergerakan harian, GBPUSD kembali berusaha bangkit. Sebelumnya Poundsterling Inggris mengalami...

EURUSD Naik Mengambil Keuntungan Atas Pelemahan Dolar AS Akibat Vaksin

Mendekati pembukaan pasar kawasan Eropa di hari Selasa in (1/12) pasangan EURUSD naik dan memperpanjang momentum bullish....

AUDUSD Naik Setelah Data China, Konflik Australia-China Membatasi

Mata uang Dolar Australia bullish di sesi Asia hari Selasa (1/12) dan membawa AUDUSD naik kembali. Salah...

Perdagangan di sekitar mata uang USDJPY terpantau mulai keluar dari pergerakan dalam kisaran yang sempit saat sesi Eropa berlangsung di hari Kamis (2/1). Sebelumnya pasangan hanya naik turun tanpa kejelasan arah saat sesi Asia berlangsung. Saat ini Dolar AS bullish mengumpulkan minat beli di atas teknikal MA 200 dalam hari. Pasangan diperdagangkan di sekitar level harga 108,69 dengan target menguji level harga 109.

Sepanjang sesi Asia tadi pagi, pasangan hanya bergerak dalam ruang yang sempit karena adanya beberapa pasar yang masih libur. Selain itu Yen Jepang mulai sepi peminat ketika adanya sentimen risiko pasar yang masuk. Hal ini membuat Dolar AS bullish dengan baik dan mampu keluar dari konsolidasi yang terjadi pasca libur. Namun perlu diketahui saat ini pasar Jepang masih tutup karena momen libur bank berlangsung selama 4 hari.

Saat perdagangan sesi awal kawasan Eropa dibuka, Dolar AS bullish membalikkan kondisi yang terjadi sebelumnya. USD mampu bangkit dari level paling rendah dalam bulanan setelah adanya gabungan sentimen risiko yang kuat.

Kondisi ini bergabung dengan optimisme penandatangan kesepakatan dagang tahap awal antara AS dan China. Selain itu PBoC bank rakyat China dilaporkan juga berencana untuk memangkas RRR yang mendukung perpindahan investasi ke aset berisiko.

Lonjakan permintaan Dolar AS juga senada dengan kenaikan yang terjadi di pasar saham AS. Indeks S&P 500 mengalami kenaikan cukup baik yang menggambarkan selera risiko mendominasi pasar di sesi Eropa hari Kamis. Yield Treasury AS juga mengalami kenaikan yang biasanya digunakan sebagai benchmark sentimen risiko. Selanjutnya pasangan akan fokus ke data klaim pengangguran dalam pekan dan juga IMP sektor manufaktur markit AS.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

GBPUSD Masih Naik Meski Lebih Rendah, Terbebani Masalah Brexit

Setelah sempat mengalami beberapa penurunan dari puncak pergerakan harian, GBPUSD kembali berusaha bangkit. Sebelumnya Poundsterling Inggris mengalami...

EURUSD Naik Mengambil Keuntungan Atas Pelemahan Dolar AS Akibat Vaksin

Mendekati pembukaan pasar kawasan Eropa di hari Selasa in (1/12) pasangan EURUSD naik dan memperpanjang momentum bullish. Mata uang Euro sepenuhnya memanfaatkan...

AUDUSD Naik Setelah Data China, Konflik Australia-China Membatasi

Mata uang Dolar Australia bullish di sesi Asia hari Selasa (1/12) dan membawa AUDUSD naik kembali. Salah satu dukungan yang membantu Dolar...

NZDUSD Menguat Setelah Data China Mengesankan dan Pelemahan Dolar AS Secara Luas

Pasangan mata uang NZDUSD menguat menuju ke nilai tukar lebih tinggi di 0,7120 di sesi Asia hari Selasa (1/12). Dolar New Zealand...

USDJPY Terjun Dalam Setelah Data Jepang Positif dan Pelemahan Dolar AS

Mata uang Yen Jepang menguat lebih besar melawan Dolar AS di sesi Asia hari Senin (30/11). USDJPY langsung mencatatkan penurunan lebih rendah...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -