Monday, February 24, 2020
No menu items!
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

USDJPY Melonjak Mengabaikan Data Inflasi Jepang Yang Optimis

Must Read

Minyak Mentah Mundur Karena Kekhawatiran Virus, Mengabaikan Berita Saudi dan Penurunan Pasokan

Permintaan minyak mentah melemah membawa indeks minyak berjangka WTI turun menuju ke level harga 53.60 saat sesi Asia hari...

Emas Melonjak Ke Puncak 2013 Karena Kekhawatiran Perlambatan Global

Harga logam mulia diperdagangkan dengan kenaikan sepanjang empat hari terakhir berturut-turut. Di hari Jumat ini, emas bullish memperpanjang kenaikannya...

AUDUSD Gagal Memulihkan Diri Dari Terendah Satu Dekade Terakhir

Mata uang Dolar Australia sempat berusaha untuk memulihkan diri dari level paling rendah sepuluh tahun terakhir terhadap Dolar AS....

Pasangan mata uang USDJPY saat sesi Asia terlihat mengalami kenaikan yang cukup baik berusaha memulihkan diri dari penurunan yang terjadi sebelumnya. USDJPY bullish meskipun beberapa saat yang lalu data ekonomi Jepang dilaporkan dengan hasil yang mengesankan. Sayangnya Yen Jepang gagal untuk memanfaatkan data mengenai inflasi yang melonjak. Saat ini pasangan sedang berada di level harga 109,52 bangkit dari terendah sebelumnya di 109,27.

Baru saja Jepang merilis data mengenai indeks harga konsumen inti atau inflasi konsumen dengan hasil kenaikan 0,7 persen pada hitungan bulan Desember. Hasil ini lebih baik dari laporan data sebelumnya di bulan November yang hanya naik 0,5 persen. sementara itu untuk IHK utama dilaporkan mengalami kenaikan 0,8 persen lebih tinggi dari harapan awal yang hanya di 0,4 persen. Sayangnya Yen Jepang tidak terkesan atas data yang membaik ini.

Sebelumnya bank sentral Jepang terus menetapkan target inflasi pada level 2 persen. Tapi angka itu terlihat sangat sulit untuk bisa diraih dengan kondisi ekonomi yang sedang mengalami perlambatan. Pertumbuhan-pertumbuhan yang lebih baik dari bulan sebelumnya juga masih belum mampu mengejar target inflasi tersebut. Hal ini mungkin menjadi faktor penyebab USDJPY bullish meski data Jepang positif.

Sementara itu juga telah dirilis risalah pertemuan bank sentral Jepang pada bulan Desember kemarin. Dalam pertemuan tersebut, BoJ mengulangi kembali nada pelonggaran kebijakan moneternya. Rata-rata anggota rapat setuju bahwa pelonggaran perlu untuk dilakukan.

Selanjutnya momentum USDJPY bullish masih akan ditantang oleh kondisi nada risiko yang masih cukup berat. Sejak beberapa hari terakhir, penghindaran risiko cukup luas terjadi karena kekhawatiran virus Corona yang sudah mewabah di China. Hal ini akan memberikan dorongan bagi Yen Jepang sebagai aset penghindaran risiko.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Mentah Mundur Karena Kekhawatiran Virus, Mengabaikan Berita Saudi dan Penurunan Pasokan

Permintaan minyak mentah melemah membawa indeks minyak berjangka WTI turun menuju ke level harga 53.60 saat sesi Asia hari...

Emas Melonjak Ke Puncak 2013 Karena Kekhawatiran Perlambatan Global

Harga logam mulia diperdagangkan dengan kenaikan sepanjang empat hari terakhir berturut-turut. Di hari Jumat ini, emas bullish memperpanjang kenaikannya dan saat ini berada di...

AUDUSD Gagal Memulihkan Diri Dari Terendah Satu Dekade Terakhir

Mata uang Dolar Australia sempat berusaha untuk memulihkan diri dari level paling rendah sepuluh tahun terakhir terhadap Dolar AS. Namun secara luas pasangan AUDUSD...

USDJPY Konsolidasi Setelah Sempat Melonjak Menuju Ke Puncak April 2019

Saat ini pasangan mata uang USDJPY konsolidasi bergerak di sekitar level harga 112,00 setelah pembukaan sesi Asia hari Jumat (21/2). Sebelumnya Dolar AS sempat...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 21 Februari 2020

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -