Saturday, January 22, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

USDJPY Mencari Kejelasan Arah Di Tengah Arah Risiko Campuran Sepanjang Sesi Awal Asia

Must Read

Fed Terbitkan Makalah Diskusi tentang Dolar Digital

Federal Reserve AS membuka komentar kepada publik setelah merilis makalah diskusi tentang pro dan kontra dari mata...

EUR/USD Akhirnya Rebound Berkat Membaiknya Sentimen Pasar

Akhirnya pasangan mata uang EUR/USD akhirnya rebound seperti yang sudah diharapkan banyak investor menjelang perdagangan sesi Amerika...

Setelah Tembus Level Tertinggi 2014, Akhirnya Harga Minyak Merosot

Lagi-lagi harga minyak tergelincir lagi pada hari ini setelah berhasil menembus level tertingginya pada tahun 2014 yang...

Pergerakan pasangan mata uang USDJPY hari ini tampak belum menemukan arah yang jelas. Untuk jam-jam sesi awal Asia, pasangan mengalami penurunan setelah sempat naik cukup baik. Pasangan turun menuju ke nilai tukar 106,13 setelah Yen Jepang kembali mendapatkan sinyal pembelian safe haven. Walaupun selama sepekan terakhir Yen mengalami pelemahan yang signifikan dan mulai mencoba menghentikan momentum tersebut.

Salah satu faktor yang diduga menggerakkan Yen Jepang untuk menguat adalah adanya arah risiko yang sangat beragam. Selain itu kurangnya katalis penggerak membuat para pelaku pasar dan investor bingung untuk menentukan arah selanjutnya.

Awal pekan hari Senin (14/9) kenaikan USDJPY hari ini disebabkan oleh nada optimisme. Dilaporkan Biofarmasi AstraZeneca kembali memulai uji klinis vaksin yang mereka kembangkan. Kemudian Pfizer juga dilaporkan mulai mempromosikan caksin yang akan mereka kembangkan sebelum akhir 2020 ini. Berita isi otomatis menyebabkan risk on hidup dan membuat Yen Jepang mencatatkan pelemahan.

Namun sayangnya beberapa masalah masih mengundang risk off. Perpanjangan lockdown untuk New Zealand sangat membebani risk on yang berlaku. Dilansir dari Politico, saat ini Iran dilaporkan menyusun rencana membalas dendam atas kematian Qassem Soleimani. Beban lain yang menyebabkan USDJPY hari ini turun juga datang dari Inggris karena kekhawatiran hard Brexit.

Bersama dengan upaya penurunan USDJPY, tampaknya risk on masih mendominasi meski tipis. Hal ini bisa terlihat pada kenaikan kontrak berjangka seperti S&P 500 yang menghijau 0,90%. Kemudian Nikkei 225 juga mencatatkan kinerja yang memuaskan naik 0,50%. Pergerakan pasangan mata uang USDJPY selanjutn mungkin akan fokus pada rilis data ekonomi Jepang mengenai produksi sektor industri. Selain itu dinamika risiko juga akan menggerakkan USDJPY beberapa waktu kedepan.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Fed Terbitkan Makalah Diskusi tentang Dolar Digital

Federal Reserve AS membuka komentar kepada publik setelah merilis makalah diskusi tentang pro dan kontra dari mata...

EUR/USD Akhirnya Rebound Berkat Membaiknya Sentimen Pasar

Akhirnya pasangan mata uang EUR/USD akhirnya rebound seperti yang sudah diharapkan banyak investor menjelang perdagangan sesi Amerika serikat berkat sentimen pasar yang...

Setelah Tembus Level Tertinggi 2014, Akhirnya Harga Minyak Merosot

Lagi-lagi harga minyak tergelincir lagi pada hari ini setelah berhasil menembus level tertingginya pada tahun 2014 yang lalu. Di sesi sebelumnya, minyak...

Minyak Turun, Investor Mulai Mengambil Keuntungan

Minyak turun pada Jumat pagi di Asia, setelah naik ke level tertinggi tujuh tahun di awal pekan. Investor juga mencerna peningkatan yang...

Dolar Turun, Investor Pantau Inflasi dan Pengetatan Moneter Fed

Dolar melemah pada Jumat pagi di Asia. Kekhawatiran bahwa inflasi akan tetap tinggi dan bahwa Federal Reserve AS akan memperketat kebijakan moneternya...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -