Saturday, January 22, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

USDJPY Merosot, Mengabaikan Perbaikan Dolar AS dan Sentimen Risiko Sebelumnya

Must Read

Fed Terbitkan Makalah Diskusi tentang Dolar Digital

Federal Reserve AS membuka komentar kepada publik setelah merilis makalah diskusi tentang pro dan kontra dari mata...

EUR/USD Akhirnya Rebound Berkat Membaiknya Sentimen Pasar

Akhirnya pasangan mata uang EUR/USD akhirnya rebound seperti yang sudah diharapkan banyak investor menjelang perdagangan sesi Amerika...

Setelah Tembus Level Tertinggi 2014, Akhirnya Harga Minyak Merosot

Lagi-lagi harga minyak tergelincir lagi pada hari ini setelah berhasil menembus level tertingginya pada tahun 2014 yang...

Perdagangan pada pasangan mata uang USDJPY tampak mengalami penurunan sebesar 0,21 persen. Kondisi ini terjadi karena para pelaku pasar dan investor mengambil posisi untung setelah Dolar AS melonjak yang disebabkan oleh kenaikan Wall Street dan optimisme perdagangan.

Saham-saham AS mengalami lonjakan permintaan setelah kabar pembaruan mengenai perang dagang antara AS-China yang mungkin tidak akan meningkat kembali. Pasalnya China mengajukan diri untuk menyelesaikan sengketa dengan perundingan yang tenang.

Kabar terbaru mengenai perdagangan AS-China disampaikan oleh Presiden Trump saat momen konferensi pers setelah pertemuan G7 yang berlangsung di Perancis. Presiden Trump menyampaikan bahwa dia berpendapat saat  ini China berkeinginan untuk membuat kesepakatan dagang dengan AS sangat buruk. Trump juga menyampaikan mengenai penundaan atau pembatalan kenaikan tarif bahwa semua hal bisa saja terjadi.

Kenaikan Dolar AS semalam diikuti juga dengan kenaikan pada saham AS seperti Dow Jones Industrial Average yang naik menuju ke 25.898,83 atau mewakili sebesar 1,1 persen. Selain itu indeks S&P 500 juga melonjak bertambah sebanyak 31,27 poin atau mewakili kenaikan sebesar 1,1 persen menuju ke 2.878,38. Nasdaq Composite melonjak menuju ke 7.853,74 atau mewakili kenaikan sebesar 1,3 persen. Namun Dow mengalami penurunan menuju ke 25.628,90 atau mewakili penurunan sebesar 2,4 persen.

Pemulihan sentimen risiko dan Dolar AS justru datang dari kesepakatan dagang antara AS dengan Jepang. Dalam kesepakatan tersebut dikatakan bahwa pada bulan September akan ada pemotongan tarif dari Jepang pada barang seperti daging babi dan juga sapi serta peningkatan pembelian bahan pokok seperti gandum dan jagung. Imbalan atas pemotongan ini adalah tarif AS pada mobil asal Jepang tidak akan dilakukan perubahan.

 

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Fed Terbitkan Makalah Diskusi tentang Dolar Digital

Federal Reserve AS membuka komentar kepada publik setelah merilis makalah diskusi tentang pro dan kontra dari mata...

EUR/USD Akhirnya Rebound Berkat Membaiknya Sentimen Pasar

Akhirnya pasangan mata uang EUR/USD akhirnya rebound seperti yang sudah diharapkan banyak investor menjelang perdagangan sesi Amerika serikat berkat sentimen pasar yang...

Setelah Tembus Level Tertinggi 2014, Akhirnya Harga Minyak Merosot

Lagi-lagi harga minyak tergelincir lagi pada hari ini setelah berhasil menembus level tertingginya pada tahun 2014 yang lalu. Di sesi sebelumnya, minyak...

Minyak Turun, Investor Mulai Mengambil Keuntungan

Minyak turun pada Jumat pagi di Asia, setelah naik ke level tertinggi tujuh tahun di awal pekan. Investor juga mencerna peningkatan yang...

Dolar Turun, Investor Pantau Inflasi dan Pengetatan Moneter Fed

Dolar melemah pada Jumat pagi di Asia. Kekhawatiran bahwa inflasi akan tetap tinggi dan bahwa Federal Reserve AS akan memperketat kebijakan moneternya...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -