Sunday, May 16, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

USDJPY Naik Tipis Di Tengah Sepinya Aktivitas Pasar, Menanti G7

Must Read

Animoca Brands Selesaikan Peningkatan Modal dengan Valuasi $ 1 Miliar

Pengembang game yang berfokus pada NFT, Animoca Brands, telah mengumumkan penyelesaian peningkatan modal sebesar $ 88.888.888 berdasarkan...

Bank of Korea ingin Memantau Aktivitas Perdagangan Crypto

Bank of Korea dilaporkan memiliki rencana untuk mempertahankan pengawasan ketat pada aktivitas perdagangan crypto melalui rekening bank...

Bank Sentral Bahrain dan JPMorgan akan Mengerjakan Uji Penyelesaian CBDC

Pemerintah Bahrain, negara Arab terkaya ketiga, bekerja sama dengan bank investasi Amerika JPMorgan Chase dalam proyek percontohan...

USDJPY naik tipis saat pertengahan sesi Asia dengan menambahkan 0,07% menuju ke sekitar nilai tukar 109,17 di hari Selasa ini (4/5). Dolar AS mendapatkan dorongan tambahan di sesi Asia, memulihkan kinerja yang suram pada hari sebelumnya. Namun meski naik, sejauh ini USDJPY masih sangat kesulitan menentukan kepastian arah pergerakan mengingat pasar Asia sangat lesu.

Bersama momentum USDJPY naik saat ini, justru aset berisiko seperti indeks S&P 500 mencatatkan kinerja yang sangat suram. Indeks turun signifikan sampai 0,20% dalam analisa hari ini karena kekhawatiran pandemi virus Corona. Sementara itu indeks utama Wall Street menutup hari Senin dengan kinerja campuran meski ada penurunan pada yield Treasury AS dan Dolar AS.

Tipisnya momentum USDJPY naik yang terjadi saat ini juga bisa dihubungkan dengan kondisi pasar ekuitas. Terutama pada pasar saham teknologi sampai saat ini masih belum ada kinerja yang begitu jelas. Pasar mungkin lebih memilih menantikan katalis yang jelas untuk melakukan pergerakan yang signifikan.

Kekhawatiran Pandemi dan Pertemuan G7

Sementara tadi malam, bank sentral AS telah memberikan pidato terbarunya. Dalam acara itu, Fed memberikan komentar mengenai kondisi pandemi yang terjadi di India. Selain itu pandemi di Jepang dan vaksin juga turut jadi penggerak sentimen pasar.

Untuk berikutnya para pelaku pasar dan investor mungkin akan lebih memperhatikan pertemuan negara maju G7 sebagai sumber signal forex hari ini. Karena pertemuan ini dilangsungkan bersama penambahan kasus sangat besar di India yang mengkhawatirkan. Bahkan sempat ada kekhawatiran bahwa pemulihan ekonomi akan terganggu akibat kekhawatiran tersebut.

Dari sisi data, AS nanti malam akan merilis laporan pesanan pabrik untuk Maret 2021. Data ini bisa jadi tolak ukur aktivitas pabrik di tengah upaya pemulihan ekonomi AS. Lalu laporan hasil pertemuan G7 juga akan jadi perhatian.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Animoca Brands Selesaikan Peningkatan Modal dengan Valuasi $ 1 Miliar

Pengembang game yang berfokus pada NFT, Animoca Brands, telah mengumumkan penyelesaian peningkatan modal sebesar $ 88.888.888 berdasarkan...

Bank of Korea ingin Memantau Aktivitas Perdagangan Crypto

Bank of Korea dilaporkan memiliki rencana untuk mempertahankan pengawasan ketat pada aktivitas perdagangan crypto melalui rekening bank nama asli.

Bank Sentral Bahrain dan JPMorgan akan Mengerjakan Uji Penyelesaian CBDC

Pemerintah Bahrain, negara Arab terkaya ketiga, bekerja sama dengan bank investasi Amerika JPMorgan Chase dalam proyek percontohan penyelesaian mata uang digital.

Rick Rieder dari BlackRock: Bitcoin Tahan Lama

Rick Rieder, kepala investasi di BlackRock Financial Management, menolak keputusan CEO Telsa Elon Musk untuk menjatuhkan Bitcoin sebagai bentuk pembayaran.

Tether Ungkapkan Perincian Cadangan Penuh untuk Pertama Kalinya

Tether Holdings Limited, perusahaan di balik stablecoin Tether (USDT) yang populer, merilis perincian penuh dari cadangannya pada hari Kamis, menawarkan lebih banyak...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -