Sunday, January 17, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

USDJPY Terjun Dalam Setelah Data Jepang Positif dan Pelemahan Dolar AS

Must Read

USDCAD Bullish Memanfaatkan Pemulihan DXY dan Pelemahan Minyak Mentah

Pasangan mata uang USDCAD bullish di sesi pertengahan Eropa hari Jumat (15/1). Dolar AS berhasil melumpuhkan dominasi...

EURUSD Terjun Lebih Dalam Didorong Nada Dovish ECB dan Dominasi Dolar AS

Nada penjualan pada mata uang Euro sepertinya bertahan lebih lama lagi melawan Dolar AS. Euro melemah di...

AUDUSD Stabil Setelah Kenaikan Kemarin, Arah Yield Treasury AS Menjadi Perhatian

Pasangan mata uang AUDUSD saat ini stabil bergerak di sekitar nilai tukar 0,7773 di sesi Asia hari...

Mata uang Yen Jepang menguat lebih besar melawan Dolar AS di sesi Asia hari Senin (30/11). USDJPY langsung mencatatkan penurunan lebih rendah menuju ke lembah harian yang berada di sekitar nilai tukar 104,05. Meskipun sebenarnya saat ini Yen Jepang masih menghadapi gelombang risk on yang terjadi. Data ekonomi Jepang yang mengesankan membantu Yen Jepang tetap dalam nada kenaikan.

Beberapa saat yang lalu, Jepang merilis data mengenai penjualan eceran dengan mencatatkan kenaikan menuju 6,4% dalam tahun ke tahun. Lebih tinggi dari apa yang diprediksi sebelumnya di 7,7% dalam tahun ke tahun. Sementara itu data lain seperti produksi industri mengalami perbaikan menuju ke -3,2% lebih tinggi dari prediksi awal di -14,5% dan laporan sebelumnya di -9,0%.

Yen Jepang menguat saat ini harus mendapatkan tekanan ketika nada risk on membaik. Banyak sekali yang menaruh harapan bahwa vaksin virus Corona bisa segera menerima izin di negara utama dunia seperti AS, Inggris dan juga Eropa. Sehingga ekonomi global bisa pulih dengan baik setelah mencatatkan perlambatan ekstrim.

Namun meski risk on itu berlaku, Dolar AS juga kesulitan memanfaatkannya. Sebab indeks Dolar AS sedang melemah mengunjungi lembah terbarunya. Padahal ada berita positif mengenai Presiden Joe Biden dan juga mengenai stimulus fiskal untuk kawasan Amerika Serikat.

Sementara itu dukungan yang bisa membatalkan Yen Jepang menguat adalah rilis data ekonomi China yang mengesankan. China merilis data mengenai IMP sektor manufaktur dan non-manufaktur dengan hasil yang sangat memuaskan. Sayangnya beban justru juga datang dari masalah perdagangan AS-China dan China-Australia. Hubungan dagang semua negara itu sedang dalam masa-masa yang mengkhawatirkan dan bisa berpeluang pecah kembali serta lebih buruk.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

USDCAD Bullish Memanfaatkan Pemulihan DXY dan Pelemahan Minyak Mentah

Pasangan mata uang USDCAD bullish di sesi pertengahan Eropa hari Jumat (15/1). Dolar AS berhasil melumpuhkan dominasi...

EURUSD Terjun Lebih Dalam Didorong Nada Dovish ECB dan Dominasi Dolar AS

Nada penjualan pada mata uang Euro sepertinya bertahan lebih lama lagi melawan Dolar AS. Euro melemah di hari Jumat (15/1) dan membawa...

AUDUSD Stabil Setelah Kenaikan Kemarin, Arah Yield Treasury AS Menjadi Perhatian

Pasangan mata uang AUDUSD saat ini stabil bergerak di sekitar nilai tukar 0,7773 di sesi Asia hari Jumat (15/1). Pasangan AUDUSD hari...

GBPUSD Tertolak Dari 1,3700, Menunggu Katalis Utama Berikutnya

Mata uang Poundsterling hari ini gagal untuk meneruskan aksi bullish yang tercatatkan pada pergerakan hari Kamis kemarin. Kenaikan sebelumnya terjadi setelah mata...

USDJPY Turun Karena Dolar AS Terbebani Banyak Masalah

Di sesi Asia hari ini, pasangan mata uang USDJPY turun cukup signifikan menuju ke nilai tukar 103,63 di hari Rabu (13/1). Dominasi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -