Sunday, March 7, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

USDJPY Turun Karena Dolar AS Terbebani Banyak Masalah

Must Read

Kenaikan Obligasi Membawa Euro Melemah, EURUSD Akan Fokus Ke Data

Mata uang Euro melemah saat mendekati pembukaan pasar kawasan Eropa hari Kamis (3/3) melawan Dolar AS. Pelemahan...

Berita Positif Gagal Membantu AUDUSD Untuk Bangkit Dari Penurunan

Saat sesi awal hari Jumat (5/3), tampak pasangan AUDUSD turun dengan nilai yang cukup besar. Pasangan telah...

Kenaikan Pasar Obligasi Memaksa Minyak Mentah Melemah Menghentikan Bullish 14 Bulan

Pergerakan harga minyak mentah global yang dilakukan di WTI AS hari Jumat (5/3) ini tampak mengalami perlambatan...

Di sesi Asia hari ini, pasangan mata uang USDJPY turun cukup signifikan menuju ke nilai tukar 103,63 di hari Rabu (13/1). Dominasi mata uang Yen Jepang ini sudah dilakukan sejak hari Selasa kemarin dengan aksi yang besar. Sehingga dengan ini pasangan menghentikan momentum bullish yang terjadi empat hari tanpa jeda.

Katalis penyebab USDJPY turun dihubungkan dengan posisi mata uang Dolar AS yang mengalami pelemahan di pasar global. Dolar AS terjun ketika politik AS masih sangat penuh ketidakpastian dan juga optimisme dana bantuan ekonomi AS. Namun pembaruan berita mengenai pandemi virus Corona di beberapa negara termasuk Jepang juga bisa menjadi katalis utama.

Dilaporkan bahwa kawasan Jepang mencatatkan penularan virus yang cukup tinggi. Pemerintah juga diprediksi akan meningkatkan kembali pembatasan aktivitas. Dilansir dari Kyodo News Jepang, PM Suga akan menambah sebanyak tujuh prefektur untuk ditetapkan dalam keadaan darurat.

Nikkei juga memberitakan sebuah saran revisi lebih rendah pada prediksi pertumbuhan PDB dari BoJ untuk fiskal 2020-2021 sampai Maret. BoJ memangkas prediksi PDB dari sebelumnya di -4,7% menuju ke -5,5%. Hal ini tampak akan menjadi beban bagi mata uang Yen Jepang.

Beban yang membawa USDJPY turun juga datang ketika ketua mayoritas DPR AS yaitu Steny Hamilton Hoyer, memberikan pernyataan mengenai pemakzulan terhadap Trump. Tentu ini dinilai akan menyebabkan politik AS menjadi sangat tidak stabil.

Walaupun Yen Jepang sebagai aset safe haven tradisional saat ini mendominasi, arah risiko tampak lebih ke sisi positif. Mengingat Nikkei 225 mampu naik 0,13% bersama dengan beberapa mata uang utama global seperti Dolar Kanada. Imbal hasil obligasi Treasury AS yang turun juga bisa menjadi beban tambahan bagi Dolar AS.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kenaikan Obligasi Membawa Euro Melemah, EURUSD Akan Fokus Ke Data

Mata uang Euro melemah saat mendekati pembukaan pasar kawasan Eropa hari Kamis (3/3) melawan Dolar AS. Pelemahan...

Berita Positif Gagal Membantu AUDUSD Untuk Bangkit Dari Penurunan

Saat sesi awal hari Jumat (5/3), tampak pasangan AUDUSD turun dengan nilai yang cukup besar. Pasangan telah kehilangan kenaikan sampai 0,37% menuju...

Kenaikan Pasar Obligasi Memaksa Minyak Mentah Melemah Menghentikan Bullish 14 Bulan

Pergerakan harga minyak mentah global yang dilakukan di WTI AS hari Jumat (5/3) ini tampak mengalami perlambatan aksi bullish. Minyak mentah melemah...

Penurunan Berusaha Dihapus, USDCAD Memanfaatkan Kenaikan Yield Obligasi AS

Saat sesi awal kawasan Eropa di hari Jumat (5/3) pasangan USDCAD naik dan berusaha menghapuskan bias bearish yang dicatatkan sebelumnya. Dolar AS...

Lonjakan Imbal Hasil Membawa USDJPY Bullish Meski Pasar Saham Juga Memerah

Pasangan mata uang USDJPY bullish lebih tinggi saat sesi pertengahan kawasan Eropa berlangsung hari Jumat (5/3). Dolar AS menerima banyak sekali dukungan...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -