Thursday, June 30, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

USDJPY Turun Meski Beberapa Aset Berisiko Mencetak Kenaikan

Must Read

Harga Minyak Kembali Naik Karena Kekhawatiran Pasokan

Harga minyak naik untuk sesi keempat berturut-turut pada hari Rabu dengan kekhawatiran pasokan yang ketat mengimbangi kekhawatiran...

Euro Pangkas Penurunan Terhadap Dolar Setelah Lonjakan Inflasi Spanyol

Euro stabil pada hari Rabu setelah jatuh ke level terendah enam hari, bereaksi terhadap rilis data inflasi...

Presiden Republik Afrika Tengah Luncurkan Inisiatif Kripto Setelah Adopsi Bitcoin

Faustin-Archange Touadéra, presiden Republik Afrika Tengah, telah mengumumkan bahwa pemerintah akan mendukung inisiatif yang berpusat pada pengembangan...

Pasangan mata uang USDJPY turun menuju ke nilai tukar 105.70 mencatatkan pelemahan sekitar 0,06% dalam pergerakan harian. Mata uang Yen Jepang mendapatkan dorongan untuk mencetak penguatan saat sesi awal Asia hari Selasa (6/10). Salah satu katalis penggerak pasangan USDJPY mungkin adalah arah berita mengenai kondisi Presiden Trump yang sangat beragam.

Kemudian beban terhadap sentimen risiko global juga datang dari berita mengenai hubungan AS dan China yang terbaru. China mengatakan bahwa keputusan pemerintah AS untuk memberlakukan pelarangan pada beberapa aplikasi merupakan sebuah pelanggaran atas aturan dari WTO. Masalah ini menyebabkan USDJPY turun meski sebenarnya China sedang merayakan Golden Week.

Sementara itu mengenai kondisi Presiden Trump, setelah keluar dari rumah sakit dia merilis sebuah video mengenai kesiapannya menjalani pemilihan Presiden. Namun meski sudah dinyatakan keluar dari rumah sakit, cara berbicara Trump tampak belum bisa normal.

Bersama dengan USDJPY turun saat ini, beberapa aset berisiko global justru mengalami kenaikan. Kontrak berjangka S&P 500 mampu mencetak kenaikan tipis 0,10% saat sesi Asia berlangsung. Sementara itu beberapa aset lain seperti Nikkei 225 mampu mengalami kenaikan yang sangat mengesankan sampai 0,45%.

Beban bagi mata uang Dolar AS mungkin datang dari posisi imbal hasil obligasi Treasury AS dalam 10 tahun. Posisi yield Treasury AS terus tertekan gagal mengambil nada risiko yang terlihat di pasar saham. Saat ini yield Treasury AS masih berada di sekitar 0,77%.

Untuk pergerakan USDJPY selanjutnya akan fokus pada pembaruan kondisi kesehatan Presiden Trump. Kemudian dinamika pembicaraan stimulus ekonomi AS juga akan sangat diperhatikan oleh para pelaku pasar dan investor. Ketua Fed Powell juga diberitakan berencana berpidato dan akan diperhatikan mengenai apa yang dia sampaikan.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Harga Minyak Kembali Naik Karena Kekhawatiran Pasokan

Harga minyak naik untuk sesi keempat berturut-turut pada hari Rabu dengan kekhawatiran pasokan yang ketat mengimbangi kekhawatiran...

Euro Pangkas Penurunan Terhadap Dolar Setelah Lonjakan Inflasi Spanyol

Euro stabil pada hari Rabu setelah jatuh ke level terendah enam hari, bereaksi terhadap rilis data inflasi yang saling bertentangan di Jerman...

Presiden Republik Afrika Tengah Luncurkan Inisiatif Kripto Setelah Adopsi Bitcoin

Faustin-Archange Touadéra, presiden Republik Afrika Tengah, telah mengumumkan bahwa pemerintah akan mendukung inisiatif yang berpusat pada pengembangan infrastruktur blockchain negara tersebut.

Harga Minyak Mengambil Jeda Setelah Reli Tiga Hari

Harga minyak turun pada hari Rabu setelah naik dalam tiga sesi sebelumnya tetapi kerugian terbatas pada pandangan bahwa pengetatan pasokan global akan...

Euro Ditekan Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga ECB

Dolar naik pada hari Selasa sementara euro tersendat setelah Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde tidak memberikan wawasan baru tentang prospek...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -