Thursday, January 27, 2022
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Yen Jepang Melemah Akibat Resiko Pertemuan Akhir Trump-Xi Jinping dan Peluang Perubahan Kebijakan BoJ

Must Read

Minyak Jatuh Karena Aksi Ambil Untung Setelah Mencetak High Baru

Harga minyak turun pada hari Kamis karena investor menguangkan keuntungan dari kenaikan 2% di sesi sebelumnya setelah...

Dolar Naik Karena Dorongan Petunjuk Kenaikan Suku Bunga Fed

Dolar naik pada Kamis pagi di Asia, mencapai tertinggi multi-minggu. Mata uang safe-haven AS mendapat dorongan setelah...

Minyak Global Brent Mencapai $90 di Ukraina, Narasi OPEC

ika Anda berusaha cukup keras, Anda akan sampai di sana, kata pepatah. Tidak ada...

Hari ini perdagangan mata uang Dolar AS dengan Yen Jepang mengalami kenaikan sampai menuju ke level harga 110.65 untuk saat ini. Kenaikan pasangan mata uang USDJPY terjadi ketika perdagangan memasuki sesi kawasan Eropa hari Senin (25/2). Sebelumnya saat perdagangan sesi kawasan Asia, USDJPY mampu menanjak sampai ke level harga 110.85. Penguatan ini setelah terjadi sikap optimisme dan naiknya minta aset resiko karena pembicaraan negosiasi dagang AS-China yang cukup positif.

Kenaikan pasangan mata uang tersebut juga terus disokong dengan pernyataan dari penasehat ekonomi PM Abe. Ia mengatakan bahwa tidak mendukung mengenai penetapan target angka inflasi yang dilakukan oleh Bank of Japan. Cuitan akun twitter Donald Trump sangat membawah kenaikan aset resiko dan menurunkan Yen Jepang. Trump mengatakan bahwa  dirinya menyiapkan rencana penundaan kenaikan biaya impor terhadap barang-barang yang berasal dari China. Sontak membuat perdagangan mata uang USDJPY menanjak.

Tapi pada akhirnya kenaikan pasangan tersebut harus tertahan dan menurun kembali. Hal ini terjadi setelah para pelaku pasar dan investor kembali khawatir karena waktu pertemuan kedua pemimpin dari negara dengan ekonomi terkuat di dunia semakin dekat. Saat ini pasar tengah menunggu bagaimana kesepakatan akhir dari negosiasi dagang AS-China yang sempat penuh ketidakpastian.

Menurut Koichi Hamada seorang penasehat bidang ekonomi PM Abe Bank of Japan dapat memangkas target inflasi atau berusaha menggapai target tersebut jika pasar kerja lumayan kuat. Tapi Hamada masih enggan untuk menyapaikan sarannya tersebut kepada BoJ. Dari kabar ini membuat pasangan Dolar AS dengan Yen Jepang merosot ke level harga 110.58. Penyebabnya adalah adanya peluang BoJ untuk mengubah kebijakan dan juga resiko kesepakatan akhir dari pertemuan Trump dengan Jinping.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Minyak Jatuh Karena Aksi Ambil Untung Setelah Mencetak High Baru

Harga minyak turun pada hari Kamis karena investor menguangkan keuntungan dari kenaikan 2% di sesi sebelumnya setelah...

Dolar Naik Karena Dorongan Petunjuk Kenaikan Suku Bunga Fed

Dolar naik pada Kamis pagi di Asia, mencapai tertinggi multi-minggu. Mata uang safe-haven AS mendapat dorongan setelah ketua Federal Reserve AS Jerome...

Minyak Global Brent Mencapai $90 di Ukraina, Narasi OPEC

ika Anda berusaha cukup keras, Anda akan sampai di sana, kata pepatah. Tidak ada kata-kata yang lebih benar yang...

Dolar Sentuh Tertinggi 5-Minggu Pasca Keputusan Kebijakan Fed

Dolar naik ke level tertinggi lima minggu pada hari Rabu setelah Federal Reserve mengatakan kemungkinan akan menaikkan suku bunga AS pada bulan...

WTI OIL : Analisa Teknikal Harian 27 Januari 2022

Selamat Pagi pembaca, Hari ini, WTI OIL memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, komoditas ini tampak berada didalam pola yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -