Friday, April 16, 2021
Authorised and Regulated Broker
  • Berita

Yen Jepang Melemah Akibat Resiko Pertemuan Akhir Trump-Xi Jinping dan Peluang Perubahan Kebijakan BoJ

Must Read

AUDUSD Bearish Dibebani Risk Off dan Data Suram China

Pasangan mata uang AUDUSD bearish cukup dalam pada analisa hari ini dengan penurunan 0,33% menuju 0,7720. Mata...

Kekhawatiran Geopolitik dan Data Suram China Mengirimkan NZDUSD Menjauh Dari Puncak

Mata uang Dolar New Zealand melemah ketika berhadapan melawan Dolar AS di sesi Asia hari Jumat (16/4)....

Eropa Masih Diserang Pandemi, EURUSD Turun Dari Tertinggi Bersama Aliran Risk Off

Mata uang Euro bearish melawan Dolar AS dan mengirimkan pasangan terjun sampai ke sekitar nilai tukar 1,1955....

Hari ini perdagangan mata uang Dolar AS dengan Yen Jepang mengalami kenaikan sampai menuju ke level harga 110.65 untuk saat ini. Kenaikan pasangan mata uang USDJPY terjadi ketika perdagangan memasuki sesi kawasan Eropa hari Senin (25/2). Sebelumnya saat perdagangan sesi kawasan Asia, USDJPY mampu menanjak sampai ke level harga 110.85. Penguatan ini setelah terjadi sikap optimisme dan naiknya minta aset resiko karena pembicaraan negosiasi dagang AS-China yang cukup positif.

Kenaikan pasangan mata uang tersebut juga terus disokong dengan pernyataan dari penasehat ekonomi PM Abe. Ia mengatakan bahwa tidak mendukung mengenai penetapan target angka inflasi yang dilakukan oleh Bank of Japan. Cuitan akun twitter Donald Trump sangat membawah kenaikan aset resiko dan menurunkan Yen Jepang. Trump mengatakan bahwa  dirinya menyiapkan rencana penundaan kenaikan biaya impor terhadap barang-barang yang berasal dari China. Sontak membuat perdagangan mata uang USDJPY menanjak.

Tapi pada akhirnya kenaikan pasangan tersebut harus tertahan dan menurun kembali. Hal ini terjadi setelah para pelaku pasar dan investor kembali khawatir karena waktu pertemuan kedua pemimpin dari negara dengan ekonomi terkuat di dunia semakin dekat. Saat ini pasar tengah menunggu bagaimana kesepakatan akhir dari negosiasi dagang AS-China yang sempat penuh ketidakpastian.

Menurut Koichi Hamada seorang penasehat bidang ekonomi PM Abe Bank of Japan dapat memangkas target inflasi atau berusaha menggapai target tersebut jika pasar kerja lumayan kuat. Tapi Hamada masih enggan untuk menyapaikan sarannya tersebut kepada BoJ. Dari kabar ini membuat pasangan Dolar AS dengan Yen Jepang merosot ke level harga 110.58. Penyebabnya adalah adanya peluang BoJ untuk mengubah kebijakan dan juga resiko kesepakatan akhir dari pertemuan Trump dengan Jinping.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

AUDUSD Bearish Dibebani Risk Off dan Data Suram China

Pasangan mata uang AUDUSD bearish cukup dalam pada analisa hari ini dengan penurunan 0,33% menuju 0,7720. Mata...

Kekhawatiran Geopolitik dan Data Suram China Mengirimkan NZDUSD Menjauh Dari Puncak

Mata uang Dolar New Zealand melemah ketika berhadapan melawan Dolar AS di sesi Asia hari Jumat (16/4). Pelemahan ini telah memaksa pasangan...

Eropa Masih Diserang Pandemi, EURUSD Turun Dari Tertinggi Bersama Aliran Risk Off

Mata uang Euro bearish melawan Dolar AS dan mengirimkan pasangan terjun sampai ke sekitar nilai tukar 1,1955. Euro terus melemah mendekati pembukaan...

AXA Insurance Mulai Menerima Bitcoin sebagai Pembayaran

Perusahaan asuransi terbesar kedua di Eropa, AXA, telah menjadi perusahaan asuransi all-line pertama di Swiss yang menawarkan kepada pelanggannya opsi untuk membayar...

Société Générale Mengeluarkan Token Sekuritasnya di Tezos

Raksasa keuangan Eropa Société Générale telah mengeluarkan token sekuritasnya di blockchain Tezos. Menurut pengumuman pada hari Kamis, langkah tersebut...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -